Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 23/05/2012 08:33

Plus Minus Melakukan Phone Sex dengan Pasangan

Gb
Berkat teknologi, pasangan yang tinggal berjauhan takkan pernah merasa kesepian karena bisa lakukan aktivitas bernama phone sex.

Kuliner

Selasa, 22/05/2012 09:59

Resep Seafood: Bola-bola Udang

Gb
Bakso udang yang satu ini bukan hanya aromanya yang gurih wangi tetapi rasa gurihnya sangat menggoda. Santap selagi hangat dengan saus favorit Anda!

Pelajar

Senin, 21/05/2012 12:56

Tiga Siswa SMP Temukan Insektisida Alami Melawan Ulat

Gb
Tiga siswa SMPN 3 Lamongan menjadi juara 1 menciptakan pembasmi insektisida alami melawan ulat yang sering menyerang daun sawi. Mereka pun mendapat penghargaan.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Info Promosi Travel

Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Sabtu, 25/02/2012 17:21 WIB

Pasca Pencabutan Moratorium, Menakertrans Bentuk Joint Task Force

Zainal Effendi - detikSurabaya


Surabaya - Guna mengawasi pengiriman kembali TKI sektor domestik ke Malaysia pasca pencabutan moraturium, Kemenakertrans membentuk Join Task Force sebagai pengawas.

Join Task Force itu terdiri dari kemenakertrans, kemenkes, BNP2TKI dan perwakilan Malaysia yang ada di Indonesia. "Tugas mereka melakukan pengawasan di lapangan jika ada penyalahan MoU yang sudah disepakati kedua negara," kata Sekjen Kemenakertrans, Muchtar Lutfi usai menghadiri Seminar Nasional di Untag surabaya, Sabtu (25/2/2012).

Muchtar menjelaskan dalam MoU dengan Malaysia disepakati TKI akan mendapatkan jaminan seperti tenaga kerja formal yakni mendapatkan hari libur sehari dalam seminggu, mendapatkan perlindungan sosial hingga hak administratif.

"Bahkan boleh tidak libur dianggap lembur sehingga harus ada perhitungannya maupun paspor dipegang oleh TKI. Boleh tidak dipegang tapi diperlukan bisa diminta sehingga bisa bebas tidak terkekang dan semuanya ada didalam kontrak kerja," ungkapnya.

Selain itu, jika TKI yang bekerja dirasa tidak memenuhi kualifikasi atau tidak memuaskan bahkan sakit maupun melarikan diri. Maka, lanjut Muchtar, pihaknya akan memberikan penggantinya dalam kurun waktu 2 minggu.

"Dan semua ini sudah disetujui oleh Malaysia," imbuhnya,

Dalam seminar yang bertema Kebijakan Bagi TKI Pasca Moraturium yang juga dihadiri Menakertrans, Muhaimin Iskandar mengatakan jika moraturium memiliki sisi negatif dan positif.

"Moratorium juga berbahaya, karena akan semakin tinggi permintaan tenaga kerja dan akan semakin membuat nekat TKI kita untuk berangkat. Sedangkan positifnya, tenaga kerja kita nantinya akan lebih manusiawi diberlakukan untuk mendapatkan haknya," tandasnya.

(bdh/bdh)



Share

Belum ada komentar yang masuk
Komentar kosong
The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465