Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 16/05/2012 09:16

Fitness Atasi Hipertensi Turunan

Gb
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Kuliner

Selasa, 08/05/2012 12:16

Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!

Gb
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.

Pelajar

Rabu, 09/05/2012 13:42

Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1

Gb
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini


Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Rabu, 22/02/2012 19:46 WIB

6 PSK Lokalisasi Jarak Dipulangkan Paksa

Rois Jajeli - detikSurabaya


Surabaya - Pemkot Surabaya mulai mengambil kebijakan memulangkan PSK, diantaranya 6 PSK yang biasa mangkal di Lokalisasi Jarak, Kelurahan Putat Jaya. Mereka dipaksa pulang dan tidak diberi uang saku.

Kebijakan tersebut dikeluhkan Isa (26) salah satu dari 6 PSK yang harus dikeluarkan secara paksa dari Lokalisasi Jarak per hari ini.

"Keluhannya, saya dipulangkan secara paksa," kata Isa kepada wartawan di kawasan Putat Jaya, Rabu (22/2/2012).

Ia menceritakan, Selasa (21/2/2012) malam, petugas Kelurahan Putat Jaya menggelar operasi yustisi (kartu identitas penduduk). Kemudian, oleh petugas, KTP-nya disita dan didata kemudian diminta tidak boleh beroperasi lagi di Jarak.

"Katanya operasi KTP, ternyata kok dipulangkan di kelurahan itu. KTP-nya dibawa sama Pak Lurah, temen-temenku juga dibawa ke kelurahan dan diminta bikin surat pakai materai habis gitu disuruh pulang paksa tanpa toleransi," tuturnya.

Isa mengaku tidak terima diperlakukan seperti itu. Pasalnya, dirinya kelahiran Surabaya dan sudah beroperasi menjadi PSK di Jarak sejak tahun 2005.

"Ya dipulangkan secara paksa itu. Kita kan di Jarak sudah lama, terus dipulangkan tanpa diberi uang sama sekali. Kita juga nggak minta," jelasnya.

Untuk sementara ini, Isa bersama teman-temannya yang berasal dari Surabaya, Malang dan beberapa daerah di Jawa Timur lainnya, akan kos di kawasan Putat Jaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Eko Haryanto, mengaku belum mendapatkan kabar tentang pemulangan PSK dari lokalisasi Jarak.

"Saya belum mendengar, saya belum mendapatkan laporan," kata Eko.

Ketika ditanya lebih lanjut, apakah pemulangan paksa tanpa pemberian uang saku adalah kebijakan ddari Pemkot Surabaya, Eko mengatakan, pada prinsipnya pemkot membuat kebijakan tidak boleh ada penambahan jumlah PSK.

"Secara teknis, mau dipulangkan kemudian dikenakan sanksi ada kesepakatan di muspika dan ditunjang lembaga masyarakat ya RT RW. itu sudah komitmen," tuturnya.

Jika kesepakatan yang dibuat muspika dan lembaga masyarakat dilanggar oleh mucikari atau PSK-nya, mereka akan mendapatkan sanksi dan tidak akan mendapatkan uang saku seperti yang diterapkan Pemprov Jatim.

"Kalau ini pelanggaran, ya nggak dapat. Kalau pemprov (PSK mendapatkan uang saku untuk pulang ke kampung halamannya) kan hasil binaan," jelasnya.

(roi/fat)



Share

Belum ada komentar yang masuk
Komentar kosong
The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465