Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 16/05/2012 09:16

Fitness Atasi Hipertensi Turunan

Gb
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Kuliner

Selasa, 08/05/2012 12:16

Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!

Gb
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.

Pelajar

Rabu, 09/05/2012 13:42

Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1

Gb
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini


Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Selasa, 14/02/2012 14:47 WIB

Pemburuan Kera yang Teror Sidoarjo Harus Libatkan Penembak Jitu

Budi Sugiharto - detikSurabaya



1 kera yang tertangkap
Surabaya - Untuk melumpuhkan kera yang meneror warga di sejumlah desa di Sidoarjo dengan senjata bius jenis laras panjang asal Jerman, tidaklah mudah. Apalagi jarak sasaran yang jauh, sehingga diperlukan seorang penembak jitu.

Demikian disampaikan Direktur Taman Safari Indonesia (TSI) Toni Sumampau dalam bincang-bincangnya dengan detiksurabaya.com, Selasa (14/2/2012).

Namun, Toni yang juga Ketua Tim Pengelola Sementara (TPS) Kebun Binatang Surabaya itu sudah koordinasi dengan Polri maupun Departemen Kehutanan untuk menyiapkan penembak jitunya.

"Saya sudah koordinasi dengan polisi kehutanan dan Polri. Sebab jarak tembak nantinya harus jauh agar kera yang diburu itu tidak lari," kata Toni melalui sambungan telepon.

Toni mengungkapkan senjata canggih asal Jerman itu mampu menembakan bius hingga radius lebih 75 meter dari sasaran yang dibidik. "Kalau jarak segitu kan harus benar-benar jitu. Karena idealnya bius harus mengenai kaki atau tangan sasarannya," terang Toni.

Senjata bius yang diklaim di Indonesia hanya dimiliki TSI itu kata Toni akan digunakan dalam perburuan kera di Kecamatan Taman dalam waktu dekat ini. "Besok sudah dikirim. Mudah-mudahan penembak jitunya sudah ada," kata Toni.

Diharapkan tim dari BBKSDA dan Kebun Binatang Surabaya yang diturunkan sejak sepekan lalu untuk melumpuhkan kera mendapatkan hasil agar warga tak lagi resah menyusul banyaknya korban luka akibat serangan kera yang diduga jumlahnya lebih satu ekor tersebut.


(gik/gik)



Share

Belum ada komentar yang masuk
Komentar kosong
The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465