Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 16/05/2012 09:16

Fitness Atasi Hipertensi Turunan

Gb
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Kuliner

Selasa, 08/05/2012 12:16

Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!

Gb
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.

Pelajar

Rabu, 09/05/2012 13:42

Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1

Gb
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini


Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Rabu, 08/02/2012 10:23 WIB

1 Dari 5 Perempuan Lebih Sering Alami Kekerasan Lisan

Norma Anggara - detikSurabaya


Surabaya - 1 Dari 5 perempuan pernah mengalami verbal abuse atau kekerasan lisan di masyarakat. Bahkan, perempuan yang beraktivitas di lingkungan ekonomi rendah lebih sering menerima olokan.

Hal ini pun tak menutup kemungkinan perempuan yang tinggal di lingkungan ekonomi tinggi ikut menjadi korban. Hanya saja, kekerasan verbal di lingkungan elit dikemas dalam bahasa yang lebih halus.

Inilah yang diungkapkan salah satu Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair, Sri Adiningsih. Ia menambahkan, perempuan yang pernah mengalami verbal abuse ini tak mampu membalas dan hanya mampu merasakan kekecewaan dan malu sehingga memutuskan untuk menarik diri dari masyarakat.

"Karena verbal abuse ini mudah untuk dilontarkan, sementara perempuan (sebagai korban) hanya mampu kecewa dan menangis," kata Sri Adiningsih saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Rabu (8/2/2012).

Selama ini, lanjut dia, belum ada upaya pembalasan yang terdeteksi. Bahkan, untuk melaporkan ke pihak berwenang, si korban pun harus berpikir berulang kali. Selain karena tak ada bukti, kekerasan semacam ini belum ada proses hukum yang jelas.

Lain halnya bila si korban sempat merekam dalam recorder audio suara olokan terhadap dirinya. Namun, hal semacam ini sangat jarang terjadi. Biasanya si korban hanya bisa menyerah dan cenderung pasif.

Verbal abuse atau tindakan lisan yang membawa efek kekerasan ini ditimbulkan dari banyak hal. Salah satunya yakni adanya kecemburuan dan persaingan di masyarakat.

Yang sering melakukan verbal abuse terhadap perempuan bukan hanya lelaki, tetapi juga perempuan lainnya. Seringkali, persaingan karier, kecantikan dan keseksian menjadi sumbu menyala adanya dorongan verbal abuse.

"Terutama persaingan bentuk badan dan wajah yang bisa menimbulkan rasa cemburu di kalangan perempuan," tuturnya.

Maka itu, pihaknya ingin mengimbau terhadap masyarakat untuk memberikan edukasi yang baik sejak dini. Supaya tak menjadi budaya dadakan yang berkepanjangan, sejak kecil anak-anak baik laki-laki maupun perempuan harus dibiasakan haknya tidak dibeda-bedakan hanya karena jenis kelamin.

(nrm/fat)



Share

Belum ada komentar yang masuk
Komentar kosong
The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465