Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 16/05/2012 09:16

Fitness Atasi Hipertensi Turunan

Gb
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Kuliner

Selasa, 08/05/2012 12:16

Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!

Gb
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.

Pelajar

Rabu, 09/05/2012 13:42

Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1

Gb
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini


Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Rabu, 08/02/2012 10:01 WIB

Bayi Yang Dibunuh Suharlik Hasil Jual Diri

Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya


Surabaya - Perbuatan Suharlik yang tega membunuh bayinya sendiri memang tidak bisa dibenarkan. Apa yang dilakukan perempuan 31 tahun itu keterpaksaan yang dilakukan di tengah persoalan hidup yang membelitnya.

"Itu memang bayi tersangka, tetapi bukan hasil dari hubungan dengan suaminya," kata AKP Agung Pribadi saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (8/2/2012).

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya itu menjelaskan bahwa ayah bayi tersebut tidak jelas. Bayi itu merupakan hasil hubungannya dengan tiga orang warga Sukoharjo yakni Hasan, Dullah dan Pi'i. Suharlik terpaksa menjual diri ke tiga orang tersebut untuk mendapatkan uang. Untuk satu kali melayani, Suharlik menerima Rp 50 ribu.

Bukannya tanpa alasan, perempuan asal Jember itu terpaksa melakukan hal itu karena suaminya dipenjara. Suami Suharlik, Misnali, saat ini masih mendekam di LP Probolinggo setelah tertangkap polisi Lumajang karena mlakukan pencurian motor.

Hidup tanpa suami dan pekerjaan sementara ia juga harus menghidupi anaknya, terpaksa Suharlik berbuat seperti itu.

"Uang hasil menjual diri itu juga digunakan untuk membesuk suaminya," tambah Agung.

Mengetahui perbuatannya membunuh bayinya terendus polisi, Suharlik berencana kabur. Ia bersama seorang anaknya yang masih berusia 4 tahun pergi menuju Surabaya.

Di Terminal Purabaya (Bungurasih), ia berkenalan dengan seseorang bernama Suliha. Suliha-lah yang membawa Suharlik ke Jalan Tambak Asri yang terkenal dengan Lokalisasi Kremil-nya.

"Tersangka di Tambak Asri baru satu minggu, ikut seorang mucikari. Rencananya tersangka akan bekerja di sebuah warung dengan bayaran Rp 200 ribu," tandas Agung.

(iwd/fat)



Share

overheat 08/02/2012 11:52 WIB cari bapaknya harus tes DNA thumbs  ... » Selengkapnya
The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465