Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 16/05/2012 09:16

Fitness Atasi Hipertensi Turunan

Gb
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Kuliner

Selasa, 08/05/2012 12:16

Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!

Gb
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.

Pelajar

Rabu, 09/05/2012 13:42

Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1

Gb
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini


Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Kamis, 09/06/2011 11:40 WIB

Contekan Massal SDN Gadel

Pakar Pendidikan: Warga 'Sakit', Tuntutannya Tak Bisa Dituruti

Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya



Surabaya - Pakar pendidikan, Daniel M Rosyid, menyesalkan tindakan warga Gadel terkait kasus contekan massal saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SDN Gadel II. Mantan Ketua Dewan Pendidikan Jatim itu sedih melihat warga justru akan mengusir keluarga AL.

"Tuntutan warga untuk mengusir keluarga AL tidak masuk akal. Itu tidak bisa dituruti," kata Daniel kepada wartawan di Balai RW VI, Jalan Gadel Tengah, Kamis (9/6/2011).

Daniel menilai tuntutan warga tersebut sudah tidak rasional. Perbuatan yang benar yang dilakukan ibu AL, Siami, dinilai warga justru malah salah. Tindakan mencontek rupanya sudah mengakar dan menjadi kebiasaan bahkan budaya di masyarakat.

"Warga ternyata sakit," tambah Daniel yang dipercaya walikota sebagai tim investigasi kasus itu.

Apakah tuntutan warga akan dipenuhi ? Daniel dengan tegas mengatakan tidak. AL dan keluarganya akan tetap tinggal di Gadel. Dan masyarakat harus diberi pengertian dan pemahaman tentang kasus tersebut.

Lagi pula Kepala Sekolah Sukatman dan dua guru, Fatkhur Rohman dan Prayitno, sudah legowo dan menerima keputusan sanksi yang diberikan.

"Jangan sampai ada orang jujur malah ajur," tegas pria lulusan ITS tersebut.

Daniel menambahkan bahwa sekolah haruslah mendidik dan mencerdaskan masyarakat, bukan melayani keinginan masyarakat. Jika sekolah selalu melayani keinginan masyarakat, apa artinya sebuah sekolah.

Sebelumnya, diduga ada contekan massal saat pelaksanaan Ujian Massal (UN) di SDN Gadel II/577. Wali murid AL pun melapor ke sekolah dan diteruskan ke dinas pendidikan. Akibat kasus ini, kepala sekolah dan 2 guru mendapat sanksi penurunan pangkat selama 1 -3 tahun dan tidak menjabat sebagai kasek maupun guru.


(iwd/fat)



Share

Usul 15/06/2011 12:51 WIB Dukung Siami jadi anggota DPR! ... » Selengkapnya
anonim 14/06/2011 15:15 WIB Menakutkan,tatanan moral masyarakat terkecil saja sdh ancur kayak,apa... » Selengkapnya
castle 12/06/2011 10:34 WIB Menyedihkan. Melakukan pelanggaran hukum secara terang-terangan dan... » Selengkapnya
The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465