Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 16/05/2012 09:16

Fitness Atasi Hipertensi Turunan

Gb
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Kuliner

Selasa, 08/05/2012 12:16

Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!

Gb
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.

Pelajar

Rabu, 09/05/2012 13:42

Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1

Gb
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini


Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Selasa, 29/03/2011 09:50 WIB

Dewi, Bocah SD yang Cacat Fisik itu Ingin Menjadi Guru

Ardi Yuniar - detikSurabaya



Dewi saat mengikuti pelajaran/ Ardi Yuniar
Pamekasan - Meski kedua kakinya buntung dan kedua telapak tangannya tak sempurna, namun Dewi Sudarmi (6), siswi klas 1 SDN Kertagenah Laok 3 itu bercita-cita menjadi guru madrasah.

"Semula Dewi kepingin jadi perawat. Tapi setelah tahu jika perawat harus mondar-mandir memeriksa pasien, Dewi akhrinya berkeinginan jadi guru madrasah. Yang penting tugasnya membantu orang lain," kata Masihah, ibunya Dewi saat ditemui detiksurabaya.com, Selasa (29/3/2011).

Putri ketiga pasangan Ali Maki dan Masihah itu, memang cacat sejak lahir. Kaki kanannya buntung dari pangkal paha dan kaki kirinya buntung dari pangkal lutut. Cacat juga menimpa kedua telapak tanganya yang jemarinya tumbuh tak sempurna.

Meski cacat, semangat belajar Dewi tetap besar. Pagi sekali Dewi sudah bangun tidur, lalu minta disiapkan air mandi dan seragam sekolah. Dewi mandi sendiri dan mengenakan seragam sendiri.

Setelah sarapan, Dewi lalu digendong Masihah, ibunya, menuju sekolah yang berjarak 2 Km. Karena ibunya harus berjalan kaki dari rumahnya di Dusun Gunung Malang Desa Gagah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Dewi memilih bangun usai subuh agar tak menyusahkan ibunya.

Dewi yang digendong ibunya, lalu berjalan menerobos pematang sawah bersama Lilik Sufaidah (11), kakaknya yang juga satu sekolah.

"Setelah menggendong hingga ke bangku klasnya, saya langsung pulang meneruskan pekerjaan dapur. Jika waktu istirahat sekolah, Dewi digendong keluar oleh Lilik, kakaknya, untuk bermain di halaman sekolah" terang Masihah.

Menurut Amsatun, wali klas 1, Dewi termasuk anak yang cerdas. Meski usianya masih 6 tahun, Dewi tergolong bisa cepat menerima materi pelajaran. Bahkan, Dewi sudah bisa membaca dan menulis meski kidal.

Sekitar jam 10.00, Masihah akan menjemput Dewi. Sesampainya di rumah, Dewi bermain seperti anak-anak sebayanya. Selain bermain bola bekel.

Menurut orangtuanya, Dewi berkeinginan memiliki kaki palsu agar bisa bermain seperti teman-teman sebayanya. "Saya terharu bila dia menyampaikan cita-citanya. Sekali saya bangga dengan semangat anak saya ini," kata ibunya dengan mata meneteskan air mata.

Bagi yang ingin mengulurkan bantuan bisa melalui Detik Surabaya Community (DSC), klik di sini!

(gik/gik)



Share

Ajeng 29/03/2011 11:37 WIB terima kasih infonya, Insya Allah, Dewi akan diberikan kemudahan dalam... » Selengkapnya
panji 29/03/2011 10:14 WIB Dewi hebatt.....!!! May God bless Dewi... ... » Selengkapnya
kadek edi 29/03/2011 10:09 WIB ayo dewi semgt ,kejrlh cita2mu agr u jd mnusia yg brgun bgi org... » Selengkapnya
The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465