Berita Lain
-
Selasa, 08/05/2012 15:33 WIB
Wayang Karikatur Hasil Karya SMKN 11
-
Jumat, 04/05/2012 10:22 WIB
Pelajar SMP Ingatkan Anggota Dewan Hemat Energi
-
Rabu, 04/04/2012 14:17 WIB
Pelajar SMA 15 Diajari Nyetir Moge Polisi
-
Rabu, 21/03/2012 20:29 WIB
Pelajar SDN Percobaan Gelar Wisata Sejarah
-
Minggu, 18/03/2012 17:48 WIB
Ratusan Warga Dupak Dapat Pengobatan Gratis
Indeks Berita
Gaya Hidup
Rabu, 16/05/2012 09:16
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.
Fitness Atasi Hipertensi Turunan
Kuliner
Selasa, 08/05/2012 12:16
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.
Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!
Pelajar
Rabu, 09/05/2012 13:42
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1
Blog Surabaya
-
Asyiknya berpetualang di Kebun Binatang
Ya, saat ditanya tempat wisata impian yang saya inginkan saya ingin ke sebuah tempat dimana banyak satwa-satwa langka, unik, cantik, dan lucu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,771.000
-
Rp 472.000
Parikan
Sabtu, 07/05/2011 09:53
cak pan kathok'e bolong , pas tuku endok strali
cak pan kathok'e bolong , pas tuku endok strali
komisi delapan koyok wong lahong , pas ndok australi
(caklim)
Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Suroboyoan
» Thread Pilihan

Kamis, 29/03/2012 18:08 WIB
Walah, Pendemo Pasang Kondom di Sepanjang Kawat Gedung Grahadi
Posted : juricho» Thread Terbaru
Selasa, 20/04/2010 15:37 WIB
Surabaya -
Sekitar 40 siswa SMP Al Muslim kelas VII dan VIII didampingi 4 guru Selasa (20/4) pukul 11.00 siang luruk kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sidoarjo di jalan raya Cemengkalang. Kedatangan mereka bukan untuk demo, melainkan untuk melihat melihat langsung bagaimana tugas KPUD menyiapkan Pilkada kabupaten Sidoarjo Juli Mendatang.
"Kunjungan tersebut sebagai bagian dari konsep studi lapangan terutama dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) untuk kelas 7 dan 8. Khusus untuk siswa kelas 7 berkaitan materi pelajaran 'kebebasan mengeluarkan pendapat", sedangkan materi pelajaran untuk kelas 8 berkaitan dengan 'demokrasi'", terang Siti Aisyah selaku ketua panitia acara kunjungan SMP Al Muslim ke KPUD Sidoarjo.
Kedatangan rombongan yang seluruhnya mengenakan pakaian bernuansa batik diterima langsung oleh petinggi KPUD Sidoarjo. Di antaranya M. Ansori selaku ketua KPUD berserta 2 anggota lain, M. Zainal Abidin dan Iswanto. Selanjutnya rombongan diajak ke ruang pertemuan guna menjelaskan fungsi dan tugas KPUD jelang pilkada.
Dalam sambutnya, Ansori memberikan aspirasi istimewa atas kedatangan para siswa SMP Al Muslim sebagai bagian dari pendidikan politik, meski umumnya mereka berusia di bawah 17 tahun dan belum berhak berpartisipasi dalam pilkada Sidoarjo dua bulan lagi.
"Semoga kehadiran adik-adik ke kantor KPUD menjadi pendidikan politik awal dalam menyampaikan hak dan kewajiban sebagai warga negara, khususnya saat ikut pemilu," sambut Ansori.
Siswa juga memanfaatkan kunjungan tersebut untuk sampaikan aspirasinya berkaitan dengan Figur Pemimpin Wanita. Diawali dengan menggelar aksi teatrikal bertema “Kartini di Ajang Pilkada” yang berlangsung sekitar satu jam.
Teatrikal ini dimaksudkan sebagai bentuk pernyataan pendapat dan kritisi tentang maraknya kandidat-kandidat wanita yang turut serta dalam proses Pilkada sebagai calon pemimpin daerah. Dengan background para calon pemimpin yang beranekaragam mulai dari artis, pegawai pemerintah, dan profesi-profesi lain, mereka memberanikan diri untuk maju sebagai kandidat dalam Pilkada.
Aksi mereka bertujuan utamanya untuk mengkritisi fenomena artis khususnya wanita yang calonkan diri dalam bursa pemilihan kepala daerah marak terjadi di tanah air dewasa ini. Puncaknya justru terjadi di beberapa pemilihan kepala daerah (pilkada) di Jawa Timur.
Sebut saja Julia Perez (Jupe) akan berlaga di Pilkada kabupaten Pacitan, Inul Daratista di Pilkada kabupaten Malang, Vena Melinda di Pilkada Kabupaten Blitar, Emilia Contesa dalam Pilkada kabupaten Banyuwangi. Hingga yang paling fenomenal merebak isu pencalonan Maria Eva dalam Pilkada kabupaten Sidoarjo.
Seiring dengan perayaan Hari Kartini yang kerap dimaknai sebagai momentum kebangkitan kaum wanita Indonesia. Apakah fenomena maraknya artis wanita ikut Pilkada dipandang selaras dengan perjuangan Kartini yang mencita-citakan persamaan hak dan emansipasi wanita Indonesia? Karenanya dalam kegiatan ini mereka mengusung tema: 'Jadikan momentum hari Kartini untuk mewujudkan wanita cerdas dalam Pilkada'.
Saat ditanya apa pendapat siswa tentang figur Kartini dan Kartini saat ini yang pantas menjadi pempimpin pemerintah. Firda, salah satu siswa kelas 7, menjelaskan bahwa Kartini merupakan anak bangsa yang berpikiran maju yang membuka pintu kesederajatan dan emansipasi wanita Indonesia hingga hari ini.
"Kartini adalah wanita pribumi dan berotak eropa yang modernis. Ia membuka pintu agar wanita Indonesia bisa maju dan bisa berperan di berbagai bidang termasuk sebagai pemimpin daerah. Khusus di ajang pilkada harusnya memunculkan figur 'kartini-kartini modern' yang berkualitas, cerdas, merakyat dan amanah," aku Firda.
Usai mempertontonkan aksi teatrikal. Mereka selanjutnya bersama-sama menulis surat dan coretan gambar tentang figur pemimpin wanita menurut mereka yang ditujukan kepada KPU. Surat ini bertujuan sebagai jembatan aspirasi siswa dalam menyampaikan pendapat tentang sosok pemimpin harapan para siswa. Parade ini berupa gambar-gambar dan tulisan-tulisan di media kertas A3 yang telah dibuat oleh siswa sebagai wujud kreatifitas mereka dalam menggambarkan bagaimana Kartini-kartini modern menjadi sosok pemimpin menurut persepsi siswa.
Acara diakhiri dengan memberikan bunga untuk pegawai wanita di kantor KPUD Sidoarjo sebagai tanda ucapan selamat Hari Kartini. Melalui kunjungan langsung ke KPUD Sidoarjo, siswa diharapkan dapat menambah pengetahuannya tentang fungsi dan peranan KPUD secara umum dan proses apa saja yang dilakukan sebelum, selama, dan sesudah Pilkada.
(bdh/bdh)
Puluhan Siswa SMP Gelar Teatrikal 'Kartini di Ajang Pilkada'
Pengirim: Siti Aisyah - detikSurabaya
"Kunjungan tersebut sebagai bagian dari konsep studi lapangan terutama dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) untuk kelas 7 dan 8. Khusus untuk siswa kelas 7 berkaitan materi pelajaran 'kebebasan mengeluarkan pendapat", sedangkan materi pelajaran untuk kelas 8 berkaitan dengan 'demokrasi'", terang Siti Aisyah selaku ketua panitia acara kunjungan SMP Al Muslim ke KPUD Sidoarjo.
Kedatangan rombongan yang seluruhnya mengenakan pakaian bernuansa batik diterima langsung oleh petinggi KPUD Sidoarjo. Di antaranya M. Ansori selaku ketua KPUD berserta 2 anggota lain, M. Zainal Abidin dan Iswanto. Selanjutnya rombongan diajak ke ruang pertemuan guna menjelaskan fungsi dan tugas KPUD jelang pilkada.
Dalam sambutnya, Ansori memberikan aspirasi istimewa atas kedatangan para siswa SMP Al Muslim sebagai bagian dari pendidikan politik, meski umumnya mereka berusia di bawah 17 tahun dan belum berhak berpartisipasi dalam pilkada Sidoarjo dua bulan lagi.
"Semoga kehadiran adik-adik ke kantor KPUD menjadi pendidikan politik awal dalam menyampaikan hak dan kewajiban sebagai warga negara, khususnya saat ikut pemilu," sambut Ansori.
Siswa juga memanfaatkan kunjungan tersebut untuk sampaikan aspirasinya berkaitan dengan Figur Pemimpin Wanita. Diawali dengan menggelar aksi teatrikal bertema “Kartini di Ajang Pilkada” yang berlangsung sekitar satu jam.
Teatrikal ini dimaksudkan sebagai bentuk pernyataan pendapat dan kritisi tentang maraknya kandidat-kandidat wanita yang turut serta dalam proses Pilkada sebagai calon pemimpin daerah. Dengan background para calon pemimpin yang beranekaragam mulai dari artis, pegawai pemerintah, dan profesi-profesi lain, mereka memberanikan diri untuk maju sebagai kandidat dalam Pilkada.
Aksi mereka bertujuan utamanya untuk mengkritisi fenomena artis khususnya wanita yang calonkan diri dalam bursa pemilihan kepala daerah marak terjadi di tanah air dewasa ini. Puncaknya justru terjadi di beberapa pemilihan kepala daerah (pilkada) di Jawa Timur.
Sebut saja Julia Perez (Jupe) akan berlaga di Pilkada kabupaten Pacitan, Inul Daratista di Pilkada kabupaten Malang, Vena Melinda di Pilkada Kabupaten Blitar, Emilia Contesa dalam Pilkada kabupaten Banyuwangi. Hingga yang paling fenomenal merebak isu pencalonan Maria Eva dalam Pilkada kabupaten Sidoarjo.
Seiring dengan perayaan Hari Kartini yang kerap dimaknai sebagai momentum kebangkitan kaum wanita Indonesia. Apakah fenomena maraknya artis wanita ikut Pilkada dipandang selaras dengan perjuangan Kartini yang mencita-citakan persamaan hak dan emansipasi wanita Indonesia? Karenanya dalam kegiatan ini mereka mengusung tema: 'Jadikan momentum hari Kartini untuk mewujudkan wanita cerdas dalam Pilkada'.
Saat ditanya apa pendapat siswa tentang figur Kartini dan Kartini saat ini yang pantas menjadi pempimpin pemerintah. Firda, salah satu siswa kelas 7, menjelaskan bahwa Kartini merupakan anak bangsa yang berpikiran maju yang membuka pintu kesederajatan dan emansipasi wanita Indonesia hingga hari ini.
"Kartini adalah wanita pribumi dan berotak eropa yang modernis. Ia membuka pintu agar wanita Indonesia bisa maju dan bisa berperan di berbagai bidang termasuk sebagai pemimpin daerah. Khusus di ajang pilkada harusnya memunculkan figur 'kartini-kartini modern' yang berkualitas, cerdas, merakyat dan amanah," aku Firda.
Usai mempertontonkan aksi teatrikal. Mereka selanjutnya bersama-sama menulis surat dan coretan gambar tentang figur pemimpin wanita menurut mereka yang ditujukan kepada KPU. Surat ini bertujuan sebagai jembatan aspirasi siswa dalam menyampaikan pendapat tentang sosok pemimpin harapan para siswa. Parade ini berupa gambar-gambar dan tulisan-tulisan di media kertas A3 yang telah dibuat oleh siswa sebagai wujud kreatifitas mereka dalam menggambarkan bagaimana Kartini-kartini modern menjadi sosok pemimpin menurut persepsi siswa.
Acara diakhiri dengan memberikan bunga untuk pegawai wanita di kantor KPUD Sidoarjo sebagai tanda ucapan selamat Hari Kartini. Melalui kunjungan langsung ke KPUD Sidoarjo, siswa diharapkan dapat menambah pengetahuannya tentang fungsi dan peranan KPUD secara umum dan proses apa saja yang dilakukan sebelum, selama, dan sesudah Pilkada.
(bdh/bdh)
Baca Juga:
Belum ada komentar yang masuk
Komentar kosong
Berita Terpopuler
- Selasa, 15/05/2012 15:14 WIB
Upaya Penculikan Wanita di Parkir Tunjungan Plaza Digagalkan - Rabu, 16/05/2012 20:06 WIB
Pelaku Penganiayaan Perempuan di Parkir TP Dibekuk - Rabu, 16/05/2012 10:08 WIB
Avanza Hajar Taksi di Depan Makam Ngagel - Rabu, 16/05/2012 15:22 WIB
Hindari Mobil Jenazah, Truk Trailer Nyaris Timpa Rumah
Komentar Terpopuler
- Minggu, 13/05/2012 16:35 WIB
Ratusan Pendekar di Madiun Bentrok, Delapan Orang Terluka - Jumat, 11/05/2012 12:19 WIB
Curi Sebatang Kayu Jati, Buruh Tani Ditangkap Polisi - Senin, 14/05/2012 20:57 WIB
Ketua DPRD & Bupati Sampang Laporkan Media ke Dewan Pers - Selasa, 15/05/2012 19:59 WIB
Aksi Korban Lumpur Lapindo Tuntut Sertifikat Dibubarkan Paksa
The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465



Sending your message



