Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 16/05/2012 09:16

Fitness Atasi Hipertensi Turunan

Gb
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Kuliner

Selasa, 08/05/2012 12:16

Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!

Gb
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.

Pelajar

Rabu, 09/05/2012 13:42

Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1

Gb
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini


Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Senin, 12/04/2010 16:18 WIB

Cukai Rokok Naik, Buruh Ancam Jadi Pelacur

Muhammad Aminudin - detikSurabaya


Malang - Ratusan buruh Pabrik Rokok Batu Karang di Jalan Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menggelar aksi karena perusahaan terancam tutup akibat kenaikan harga cukai.

Para buruh siap jadi pelacur jika perusahaan memproduksi rokok kretek merk 153 ini ditutup. Sejumlah buruh mayoritas perempuan ini sempat histeris ketika menyuarakan aspirasinya agar perusahaan tidak ditutup. Bahkan, para buruh menjerit dan menangis saat aksi berlangsung. Aksi mereka lakukan di depan perusahaan.

"Kami akan jadi apa jika pabrik ini ditutup. Untuk jadi pelacur kami siap," kata Jumiati (40), salah satu buruh dalam orasinya, Senin (12/4/2010).

Secara terpisah Kepala Umum PR Batu Karang, Direk mengatakan, sejak Desember 2009 lalu perusahaan melakukan pengurangan produksi. Dari 150 karton per hari menjadi 60 sampai 70 karton per hari. Dengan penurunan itu perusahaan mengurangi jam kerja buruh hingga berdampak pada gaji buruh.

"Rata-rata para buruh dapat memproduksi 3 ribu batang per hari dengan upah 45 ribu. Tapi sekarang hanya bisa memproduksi seribu batang dengan gaji 15 ribu," ungkapnya.

Direk mengaku pengurangan jumlah produksi karena ketidakmampuan perusahaan untuk membayar harga cukai yang mahal. "Ini dampak dari PMK 181 tentang kenaikan harga cukai," ujarnya.

(wln/wln)



Share

mikirdong 01/01/1970 07:00 WIB memangnya cukup baguskah tubuh dan wajah kalian... kalau tidak, paling... » Selengkapnya
dutdut 01/01/1970 07:00 WIB silakan dadi pelacur kalau tidak malu, yg penting jangan racuni dunia... » Selengkapnya
cymoth 01/01/1970 07:00 WIB ngomong kok yah gak dipikir dulu, gak malu sama anak n suami juga... » Selengkapnya
The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465