Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 16/05/2012 09:16

Fitness Atasi Hipertensi Turunan

Gb
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Kuliner

Selasa, 08/05/2012 12:16

Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!

Gb
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.

Pelajar

Rabu, 09/05/2012 13:42

Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1

Gb
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini


Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Sabtu, 27/03/2010 11:39 WIB

Mayat Wanita Dalam Karung Korban Pembunuhan 1 Keluarga

Samsul Hadi - detikSurabaya



Kediri - Polisi Kediri akhirnya bisa mengungkap pelaku dan motif yang mendasarinya pembunuhan seorang wanita yang dimasukan dalam karung. Korban dipastikan dibunuh oleh 3 orang yang masih satu keluarga, dengan dalih ingin menguasai harta.

3 Orang sekeluarga yantg ditetapkan sebagai tersangka adalah Rimayah (32), serta kedua anaknya masing-masing BH (14) dan RT (10). Ketiga pelaku diketahui memiliki hubungan keluarga dan tinggal bertetangga dengan korban.

"Ini hasil kerja keras penyidik selama sepekan terakhir, dimana dari alibi-alibi yang disampaikan ketiga pelaku akhirnya menggiring mereka pada penetapan status tersangka," ungkap Kapolres Kediri, AKBP H Benyamin, dalam gelar perkara di Mapolres, Sabtu (27/3/2010).

Benyamin, menjelaskan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, ketiga pelaku menghabisi nyawa korban Sofiatun (70), dengan cara dijerat lehernya terlebih dahulu. Setelah memastikan korbannya mati, untuk menghilangkan jejak ketiga pelaku memasukkannya dalam karung dan membuangnya ke sungai di Dusun Bulurejo, Desa/Kecamatan Badas.

"Disini yang menjadi eksekutor adalah Rumayah dan anaknya RT. Sementara BH berperan mengawasi lokasi dan ikut membuang jasad korban ke sungai bersama ibunya," jelas Benyamin.

Ketiga pelaku, masih menurut Benyamin, tega melakukan aksinya dengan 1 alasan yaitu ingin menguasai harta benda korban. Hal ini dikuatkan dengan adanya temuan seluruh perhiasan emas yang dikenakan korban raib saat jasadnya ditemukan.

"Keterangan sementara, ketiga korban langsung menjual seluruh perhiasan emas yang didapatkan dari korban. Tujuannya adalah untuk melunasi angsuran kredit sepeda motor," imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan polisi juga memastikan tindak pidana pembunuhan yang dilakukan ketiga pelaku sudah direncanakan sebelumnya.

Akibat perbuatannya Rumayah akan dikenakan ancaman hukuman berlapis, yaitu melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat 1, tentang tindak pidana pembunuhan berencana dan menyuruh seseorang untuk melakukan tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman seumur hidup. Sementara kedua anaknya akan dikenakan ancaman hukuman maksimal 25 tahun, karena bersedia diajak melakukan tindak pidana pembunuhan.

Sebelumnya, jasad Sofiatun ditemukan tetangganya terbungkus dalam karung bekas pembungkus pupuk di bawah jembatan sungai Dusun Bulurejo, Desa/Kecamatan Badas, Minggu (21/3/2010). Saat ditemukan, seluruh perhiasan emas yang diketahui dikenakan korban raib, dengan di sekujur tubuhnya ditemukan sejumlah luka lebam dan bekas jeratan di leher.

(bdh/bdh)



Share

The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465