Suroboyoan
- Detiker berbagi untuk Pen... wongsemprul
- ANDA MENGALAMI EJEKULASI ... kangpendi41
- Free...!!! 10 Tips Langsi... merlion
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 20:38 WIB
Mie Instant Hasil Bajakan Diamankan -
Selasa, 09/02/2010 20:23 WIB
Pilwali Surabaya
Risma Makin Rajin 'Gerilya' di PDIP -
Selasa, 09/02/2010 17:56 WIB
Pilwali Surabaya
BM PAN Dukung Arif Afandi -
Selasa, 09/02/2010 17:45 WIB
Baksos DSC untuk Eka Putra
Dompet Amal Detikers Kumpulkan Rp 5,425 Juta -
Selasa, 09/02/2010 17:13 WIB
Sosialisasikan UU Lalin, Speaker Imbauan Dipasang di Perempatan Jalan
Indeks Berita
Senin, 30/11/2009 18:12 WIB
Tak Bayar PSK Usai Kencan, Rohman Dikeroyok Preman
Rois Jajeli - detikSurabaya

Foto: Rois Jajeli
Surabaya -
Hati-hati bila mengencani PSK, bila tak ada uang jangan coba-coba melakukannya. Gara-gara tidak membayar usai berkencan, Rohman (27) dihajar preman Stasiun Wonokromo.
Akibatnya, warga Sedati, Sidoarjo ini babak belur akibat pukulan, tendangan dan lemparan batu dari warga dan preman di sekitar lokasi dan dilarikan ke RSI Wonokromo.
Anggota Polsek Wonokromo yang mendengar kejadian itu langsung tiba di lokasi dan mengamankan 2 orang yakni Sunarto Priatmin alias Pak Min (55) warga Tambak Asri dan Syahril (45) warga Pulo Wonokromo, di rumahnya masing-masing.
"Keduanya kita tangkap karena diduga ikut melakukan pengeroyokan terhadap korban," kata Kapolsek Wonokromo AKP Kadarisman kepada wartawan di mapolsek, Jalan Joyoboyo, Senin (30/11/2009).
Kadarisman mengaku sampai saat ini, pihaknya masih mengejar beberapa orang yang diduga memukuli korban. Salah satunya Hasan alias Gondrong.
"Ya ada sekitar 3-4 orang lagi yang diduga melakukan pengeroyokan masih kita kejar," tuturnya.
Sementara Pak Min mengaku melakukan pengeroyokan karena mendengar teriakan PSK. "Ada yang teriak, Pak Min iki gak gelem mbayar (Pak Min, orang ini tidak mau membayar)," ujar pria yang biasa menjaga istrinya bekerja sebagai PSK di sekitar Stasiun Wonokromo.
Rupanya kedatangan Pak Min membuat korban marah dan berteriak. "Katanya belum puas. Saya ngomong, Kalau mau puas di Dolly sana. Tapi dia malah menantang, Apa kamu. Kamu keamanan sini ta," tuturnya.
Tiba-tiba Hasan alias Gondrong dan rekan-rekannya yang dikenal sebagai preman Wonokromo langsung mengeroyoknya. Pak Min yang sebelumnya takut karena melihat korban berbadan besar, langsung ikut memukuli. Sedangkan Syahril ikut melempari dengan batu yang diambil di sekitar warung kopi. (roi/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tak Bayar PSK Usai Kencan, Rohman Dikeroyok Preman
Rois Jajeli - detikSurabaya

Foto: Rois Jajeli
Akibatnya, warga Sedati, Sidoarjo ini babak belur akibat pukulan, tendangan dan lemparan batu dari warga dan preman di sekitar lokasi dan dilarikan ke RSI Wonokromo.
Anggota Polsek Wonokromo yang mendengar kejadian itu langsung tiba di lokasi dan mengamankan 2 orang yakni Sunarto Priatmin alias Pak Min (55) warga Tambak Asri dan Syahril (45) warga Pulo Wonokromo, di rumahnya masing-masing.
"Keduanya kita tangkap karena diduga ikut melakukan pengeroyokan terhadap korban," kata Kapolsek Wonokromo AKP Kadarisman kepada wartawan di mapolsek, Jalan Joyoboyo, Senin (30/11/2009).
Kadarisman mengaku sampai saat ini, pihaknya masih mengejar beberapa orang yang diduga memukuli korban. Salah satunya Hasan alias Gondrong.
"Ya ada sekitar 3-4 orang lagi yang diduga melakukan pengeroyokan masih kita kejar," tuturnya.
Sementara Pak Min mengaku melakukan pengeroyokan karena mendengar teriakan PSK. "Ada yang teriak, Pak Min iki gak gelem mbayar (Pak Min, orang ini tidak mau membayar)," ujar pria yang biasa menjaga istrinya bekerja sebagai PSK di sekitar Stasiun Wonokromo.
Rupanya kedatangan Pak Min membuat korban marah dan berteriak. "Katanya belum puas. Saya ngomong, Kalau mau puas di Dolly sana. Tapi dia malah menantang, Apa kamu. Kamu keamanan sini ta," tuturnya.
Tiba-tiba Hasan alias Gondrong dan rekan-rekannya yang dikenal sebagai preman Wonokromo langsung mengeroyoknya. Pak Min yang sebelumnya takut karena melihat korban berbadan besar, langsung ikut memukuli. Sedangkan Syahril ikut melempari dengan batu yang diambil di sekitar warung kopi. (roi/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- Simpan Ganja, Mahasiswa Surabaya Dibui
- Supervisor Marketing Gelapkan Uang Ratusan Juta Rupiah
- Butuh Modal, Mat Nur Gasak Sepeda Angin
- Jalani Pembebasan Bersyarat, Polisi Jual Narkoba Lagi
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


