Berita Lain

Indeks Berita

Minggu, 29/11/2009 20:03 WIB
Alasan Ekonomi Pas-pasan, Tukang Becak Jualan Togel
Zainal Effendi - detikSurabaya


Surabaya - Lagi-lagi faktor ekonomi dijadikan alasan untuk berjualan toto gelap (togel). Bapak empat anak yang kesehariannya bekerja sebagai penarik becak itu meringkuk di sel setelah tertangkap tangan berjualan togel.

Dari hasil pekerjaan yang melawan hukum ini, Natun (48) yang berasal dari Jember ini mendapatkan uang tambahan sebesar Rp 50-75 ribu tiap kali putaran. Sedangkan penghasilannya sebagai tukang becak hanya Rp 25 ribu dalam sehari.

Penagkapan tersangka ini berawal dari informasi masyarakat yang mengaku resah di kawasan Tales marak judi togel.

"Dari penangkapan yang sama sekali tidak disadari oleh tersangka karena petugas melakukan penyamaran. Kita mendapatkan barang bukti uang tunai sebesar Rp 25 ribu plus satu bendel kertas rekapan," jelas Kapolsek Wonocolo, AKP Esti Setija Oetami di Mapolsek Wonocolo, Jalan Sidosermo Indah Barat, Minggu (29/11/2009).

Sementara, dari pengakun tersangka, dia sudah menjalankan bisnis togel selama 1 tahun. Pekerjaan sambilan yang diakuinya ini untuk menutupi ekonominya yang pas-pasan dari menarik becak.

"Kalau tidak seperti ini, 4 anak dan istri saya di desa mau makan apa mas. Wong untuk bertahan di sini saja uang yang saya peroleh sudah habis untuk makan," katanya dengan mata sembab.

(ze/bdh)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca juga :

DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya

Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465

Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com