Suroboyoan
- Detiker berbagi untuk Pen... wongsemprul
- ANDA MENGALAMI EJEKULASI ... kangpendi41
- Free...!!! 10 Tips Langsi... merlion
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 18:03 WIB
Sempat Disandera, Bayi Meninggal di RS Dibawa Pulang -
Selasa, 09/02/2010 16:34 WIB
Peneliti Australia Teliti Hiu Tutul di Probolinggo -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Nelayan Madura Tangkap Dua Kapal Pukat Harimau -
Selasa, 09/02/2010 15:47 WIB
Suporter Persik Kediri Tawuran, 1 Orang Kritis -
Selasa, 09/02/2010 15:23 WIB
Wartawan di Banyuwangi Jadi Korban Perampokan
Indeks Berita
Kamis, 26/11/2009 20:09 WIB
Pencuri Satu Semangka Sempat Mengalami Penganiayaan
Samsul Hadi - detikSurabaya

Kholil Menunjukkan Giginya/Samsul H
Kediri -
Kemalangan yang dialami Basar (40) dan Kholil (51), terdakwa kasus pencurian 1 semangka tidak sebatas pada ketidakadilan hukum. Sebelum akhirnya dipolisikan dan diajukan ke meja hijau, keduanya sempat mengalami penganiyaan hingga meninggalkan bekas di sejumlah bagian tubuh.
Penganiayaan dialami Basar dan Kholil terjadi sesaat setelah keduanya dipergoki sedang membawa sebuah semangka di tengah kebun. Marwan, kerabat dari Darwati sebagai pemilik kebun, diakui sebagai pelaku penganiayaan tersebut.
"Sebelum dihajar saya juga sempat ditodong pistol. Saat itu kami diminta ngaku sebagai pencuri, karena nggak mau kami ditendang dan diinjak terus diseret ke mobil dan dibawa ke Polsek," ungkap Basar, saat ditemui wartawan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Kediri, tempatnya menjalani penahanan, Kamis (26/11/2009).
Terkait pistol yang dimiliki Marwan untuk menodongnya, Basar mengaku tidak tahu menahu asal muasalnya. "Tapi kata orang-orang dia memang polisi, makanya punya pistol. Tapi tugasnya dimana saya juga nggak tahu," imbuhnya.
Akibat penganiayaan tersebut, Basar mengalami luka lebam di bibir bagian bawah yang hingga saay ini masih membekas dalam bentuk bentolan.
Terjadinya penganiayaan juga dibenarkan oleh Kholil. Ditemui di tempat yang sama, lelaki renta tersebut bahkan menunjukkan bekas penganiyaan, berupa tanggalnya 3 gigi bagian atas.
"Lha niki lho mas bekase taksih wonten. Kulo mboten ngarang cerito supados dibebasne, tapi sinten mawon saget ningali yen kulo kalian Basar bener-bener diantemi. (Lha ini mas bekasnya masih ada. Saya tidak mengarang cerita supaya dibebaskan, tapi siapa saja bisa melihat alau saya dan Basar memang benar-benar dipukuli)," cerita Kholil sambil menunjukkan giginya yang tanggal.
Selain di bagian gigi, penganiayaan juga diakui oleh Kholil terjadi dalam bentuk tendangan ke bagian pelipis. Namun sayang karena hanya luka ringan, bekasnya saat ini sudah tidak dapat dilihat secara jelas.
Meski kedua terdakwa mengaku telah menjadi korban penganiayaan, aparat kepolisian membantahnya. Dasarnya, saat menjalani proses penyidikan di Polsek Mojoroto, keduanya dianggap dalam kondisi baik.
"Kalau saya pikir itu hanya membesar-besarkan saja. Keduanya disini dalam kondisi baik dan saya sendiri nggak melihat adanya bekas penganiayaan," ungkap Kapolsek Mojoroto AKP Budi Nariyanto, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya.
(bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pencuri Satu Semangka Sempat Mengalami Penganiayaan
Samsul Hadi - detikSurabaya

Kholil Menunjukkan Giginya/Samsul H
Penganiayaan dialami Basar dan Kholil terjadi sesaat setelah keduanya dipergoki sedang membawa sebuah semangka di tengah kebun. Marwan, kerabat dari Darwati sebagai pemilik kebun, diakui sebagai pelaku penganiayaan tersebut.
"Sebelum dihajar saya juga sempat ditodong pistol. Saat itu kami diminta ngaku sebagai pencuri, karena nggak mau kami ditendang dan diinjak terus diseret ke mobil dan dibawa ke Polsek," ungkap Basar, saat ditemui wartawan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Kediri, tempatnya menjalani penahanan, Kamis (26/11/2009).
Terkait pistol yang dimiliki Marwan untuk menodongnya, Basar mengaku tidak tahu menahu asal muasalnya. "Tapi kata orang-orang dia memang polisi, makanya punya pistol. Tapi tugasnya dimana saya juga nggak tahu," imbuhnya.
Akibat penganiayaan tersebut, Basar mengalami luka lebam di bibir bagian bawah yang hingga saay ini masih membekas dalam bentuk bentolan.
Terjadinya penganiayaan juga dibenarkan oleh Kholil. Ditemui di tempat yang sama, lelaki renta tersebut bahkan menunjukkan bekas penganiyaan, berupa tanggalnya 3 gigi bagian atas.
"Lha niki lho mas bekase taksih wonten. Kulo mboten ngarang cerito supados dibebasne, tapi sinten mawon saget ningali yen kulo kalian Basar bener-bener diantemi. (Lha ini mas bekasnya masih ada. Saya tidak mengarang cerita supaya dibebaskan, tapi siapa saja bisa melihat alau saya dan Basar memang benar-benar dipukuli)," cerita Kholil sambil menunjukkan giginya yang tanggal.
Selain di bagian gigi, penganiayaan juga diakui oleh Kholil terjadi dalam bentuk tendangan ke bagian pelipis. Namun sayang karena hanya luka ringan, bekasnya saat ini sudah tidak dapat dilihat secara jelas.
Meski kedua terdakwa mengaku telah menjadi korban penganiayaan, aparat kepolisian membantahnya. Dasarnya, saat menjalani proses penyidikan di Polsek Mojoroto, keduanya dianggap dalam kondisi baik.
"Kalau saya pikir itu hanya membesar-besarkan saja. Keduanya disini dalam kondisi baik dan saya sendiri nggak melihat adanya bekas penganiayaan," ungkap Kapolsek Mojoroto AKP Budi Nariyanto, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya.
(bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (54 Komentar)
Baca juga :
- Bapak Curi 1 Semangka
Polisi Klaim Berupaya Mendamaikan Korban dan Tersangka - Bapak Curi 1 Semangka
Anak dan Istri Basar Kini Harus Banting Tulang - Gara-gara Sebuah Semangka, Kholil dan Basar Terancam di Penjara
- Kejaksaan Negeri Blitar Dituding Longgarkan Markus
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


