Suroboyoan
- Detiker berbagi untuk Pen... wongsemprul
- ANDA MENGALAMI EJEKULASI ... kangpendi41
- Free...!!! 10 Tips Langsi... merlion
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 20:38 WIB
Mie Instant Hasil Bajakan Diamankan -
Selasa, 09/02/2010 20:23 WIB
Pilwali Surabaya
Risma Makin Rajin 'Gerilya' di PDIP -
Selasa, 09/02/2010 17:56 WIB
Pilwali Surabaya
BM PAN Dukung Arif Afandi -
Selasa, 09/02/2010 17:45 WIB
Baksos DSC untuk Eka Putra
Dompet Amal Detikers Kumpulkan Rp 5,425 Juta -
Selasa, 09/02/2010 17:13 WIB
Sosialisasikan UU Lalin, Speaker Imbauan Dipasang di Perempatan Jalan
Indeks Berita
Senin, 23/11/2009 22:19 WIB
Gara-gara Bola Voli, Mahasiswa STIKES Tawuran dengan Warga
Steven Lenakoly - detikSurabaya

Foto: Mahasiswa babak belur/Tamam
Surabaya -
Gara-gara sebuah bola voli, sekelompok mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Surabaya dikeroyok warga Medokan Semampir. Akibatnya seorang mahasiswa babak belur dan barang bukti berupa sajam diamankan.
Peristiwa itu bermula saat sekelompok mahasiswa bermain voli di halaman Stikes, Jalan Raya Medokan Semampir Indah sekitar pukul 17.30 WIB, Senin (23/11/2009). Tiba-tiba saja bola voli itu terlempar ke jalan raya saat di tengah-tengah permainan.
Tanpa sengaja, bola itu terlindas sebuah mobil yang melintas. Melihat bolanya terlindas, sekelompok mahasiswa itu berusaha mengejar mobil tersebut. Pengejaran sekelompok mahasiswa itu dilakukan hingga sekitar 300 meter.
Rupanya aksi mahasiswa dilihat oleh warga sekitar. Namun saat mengetahui bahwa yang mengemudikan mobil seorang perempuan, maka mahasiswa itu batal meminta pertanggungjawaban.
Sayang, warga sudah tersulut emosinya tidak bisa mengontrolnya. Kedua belah pihak terlibat adu mulut hingga berujung pada pertengkaran. Dari pertengkaran itu, warga mengejar seorang mahasiswa Muchlis Riyadi (23) yang dianggap sebagai biang keladinya.
Mahasiswa semester 7 jurusan Keperawatan Stikes ini berusaha melindungi diri dengan masuk ke kamar kostnya di Jalan Medokan Semampir Indah Gang 4 No 2. Namun sialnya sebelum berhasil masuk ke dalam kamar kost, dia dikeroyok hingga warga hingga babak belur. Dia pun tidak bisa mengelak dan menjadi sasaran empuk warga.
Sementara dari pengakuan salah satu warga bernama Suyadi (36) bahwa warga marah dengan perbuatan mahasiswa itu. Menurutnya mahasiswa itu menggebrak mobil dan berteriak minta pertanggungjawaban pengemudi tersebut. Bahkan warga melihat jika ada mahasiswa yang membawa senjata tajam
Perbuatan itu membuat warga marah dan membantu pemilik mobil. Warga pun mengeroyok karena mahasiswa juga menunjukkan amarahnya. Namun kejadian itu tidak menyebabkan jatuh korban, karena polisi segera datang ke lokasi.
Polisi pun mengamankan Muchlis dan beberapa senjata tajam. Hingga pukul 22.00 WIB masih belum ada penetapan tersangka atas peristiwa ini. Kedua pihak dimintai keterangan oleh Polsek Sukolilo. (stv/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Gara-gara Bola Voli, Mahasiswa STIKES Tawuran dengan Warga
Steven Lenakoly - detikSurabaya

Foto: Mahasiswa babak belur/Tamam
Peristiwa itu bermula saat sekelompok mahasiswa bermain voli di halaman Stikes, Jalan Raya Medokan Semampir Indah sekitar pukul 17.30 WIB, Senin (23/11/2009). Tiba-tiba saja bola voli itu terlempar ke jalan raya saat di tengah-tengah permainan.
Tanpa sengaja, bola itu terlindas sebuah mobil yang melintas. Melihat bolanya terlindas, sekelompok mahasiswa itu berusaha mengejar mobil tersebut. Pengejaran sekelompok mahasiswa itu dilakukan hingga sekitar 300 meter.
Rupanya aksi mahasiswa dilihat oleh warga sekitar. Namun saat mengetahui bahwa yang mengemudikan mobil seorang perempuan, maka mahasiswa itu batal meminta pertanggungjawaban.
Sayang, warga sudah tersulut emosinya tidak bisa mengontrolnya. Kedua belah pihak terlibat adu mulut hingga berujung pada pertengkaran. Dari pertengkaran itu, warga mengejar seorang mahasiswa Muchlis Riyadi (23) yang dianggap sebagai biang keladinya.
Mahasiswa semester 7 jurusan Keperawatan Stikes ini berusaha melindungi diri dengan masuk ke kamar kostnya di Jalan Medokan Semampir Indah Gang 4 No 2. Namun sialnya sebelum berhasil masuk ke dalam kamar kost, dia dikeroyok hingga warga hingga babak belur. Dia pun tidak bisa mengelak dan menjadi sasaran empuk warga.
Sementara dari pengakuan salah satu warga bernama Suyadi (36) bahwa warga marah dengan perbuatan mahasiswa itu. Menurutnya mahasiswa itu menggebrak mobil dan berteriak minta pertanggungjawaban pengemudi tersebut. Bahkan warga melihat jika ada mahasiswa yang membawa senjata tajam
Perbuatan itu membuat warga marah dan membantu pemilik mobil. Warga pun mengeroyok karena mahasiswa juga menunjukkan amarahnya. Namun kejadian itu tidak menyebabkan jatuh korban, karena polisi segera datang ke lokasi.
Polisi pun mengamankan Muchlis dan beberapa senjata tajam. Hingga pukul 22.00 WIB masih belum ada penetapan tersangka atas peristiwa ini. Kedua pihak dimintai keterangan oleh Polsek Sukolilo. (stv/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (8 Komentar)
Baca juga :
- Gara-gara Bola Voli
Polisi Tidak Tetapkan Tersangka Tawuran - Terbelit Utang, Stanley Gadaikan Motor Teman
- Pemasok SS ke Pulau Madura Diringkus
- Asyik Berfoto, Kakak Beradik Jadi Korban Perampasan
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


