Suroboyoan
- Detiker berbagi untuk Pen... wongsemprul
- ANDA MENGALAMI EJEKULASI ... kangpendi41
- Free...!!! 10 Tips Langsi... merlion
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 18:03 WIB
Sempat Disandera, Bayi Meninggal di RS Dibawa Pulang -
Selasa, 09/02/2010 16:34 WIB
Peneliti Australia Teliti Hiu Tutul di Probolinggo -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Nelayan Madura Tangkap Dua Kapal Pukat Harimau -
Selasa, 09/02/2010 15:47 WIB
Suporter Persik Kediri Tawuran, 1 Orang Kritis -
Selasa, 09/02/2010 15:23 WIB
Wartawan di Banyuwangi Jadi Korban Perampokan
Indeks Berita
Senin, 23/11/2009 14:18 WIB
Seorang Bayi di Probolinggo Lahir dengan Usus Terburai
Sugianto - detikSurabaya

Perut Bayi Ditutupi Handuk/Sugianto
Probolinggo -
Seorang bayi di Probolinggo, Jatim terlahir dengan usus terburai. Tak ayal, lahirnya bayi buah hati pasangan suami istri Sodik (27) dan Ny Anis (17), warga Dusun Kapongan, Desa Bringin Anom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo itu membuat kedua orangtuanya pasrah.
Melihat kondisi anaknya yang lahir dengan mengalami kelainan dan tidak seperti biasanya itu, Ny Anis hanya bisa menangis. Dia terlihat sedih dan mengaku tidak tahu mengapa anak pertamanya itu lahir dengan kondisi usus terburai keluar.
"Saya tidak tahu kenapa anak saya bisa lahir seperti itu," ungkapnya saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya, Senin (23/11/2009).
Menurut suami Sodik, ayah bayi malang ini, istrinya melahirkan di rumah seorang dukun desa, Minggu (22/11/2009) sekitar pukul 04.15 WIB. "Mau melahirkan di rumah bidan, kita tidak punya biaya. Ya, terpaksa melahirkan di rumah dukun," terang Sodik dengan nada sedih.
Melihat kondisi bayi yang belum diberi nama itu yang kian memprihatinkan, pihak keluarga pasutri itu kemudian membawanya ke puskesmas setempat. Namun, karena peralatan medis kurang memadai, bayi itu kemudian dirujuk ke RSUD dr Muhammad Saleh Kota Probolinggo.
Sodik mengaku, jika untuk membiaya perawatan anaknya di RSUD itu, dia menggunakan kartu Jamkesmas. "Ya ini saya sekarang masih mengurus surat-suratnya," tambahnya.
Sementara, salah seorang perawat RSUD dr Muhammad Saleh Kota Probolinggo menjelaskan, bayi anak pasangan Sodik dan Ny Anis itu mengalami kelainan tanpa dinding perut.
"Dia mengalami kelainan tanpa dinding perut, sehingga usus keluarnya," kata perawat itu yang tak mau menyebutkan namanya saat ditemui detiksurabaya.com di RSUD setempat. (bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Seorang Bayi di Probolinggo Lahir dengan Usus Terburai
Sugianto - detikSurabaya

Perut Bayi Ditutupi Handuk/Sugianto
Melihat kondisi anaknya yang lahir dengan mengalami kelainan dan tidak seperti biasanya itu, Ny Anis hanya bisa menangis. Dia terlihat sedih dan mengaku tidak tahu mengapa anak pertamanya itu lahir dengan kondisi usus terburai keluar.
"Saya tidak tahu kenapa anak saya bisa lahir seperti itu," ungkapnya saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya, Senin (23/11/2009).
Menurut suami Sodik, ayah bayi malang ini, istrinya melahirkan di rumah seorang dukun desa, Minggu (22/11/2009) sekitar pukul 04.15 WIB. "Mau melahirkan di rumah bidan, kita tidak punya biaya. Ya, terpaksa melahirkan di rumah dukun," terang Sodik dengan nada sedih.
Melihat kondisi bayi yang belum diberi nama itu yang kian memprihatinkan, pihak keluarga pasutri itu kemudian membawanya ke puskesmas setempat. Namun, karena peralatan medis kurang memadai, bayi itu kemudian dirujuk ke RSUD dr Muhammad Saleh Kota Probolinggo.
Sodik mengaku, jika untuk membiaya perawatan anaknya di RSUD itu, dia menggunakan kartu Jamkesmas. "Ya ini saya sekarang masih mengurus surat-suratnya," tambahnya.
Sementara, salah seorang perawat RSUD dr Muhammad Saleh Kota Probolinggo menjelaskan, bayi anak pasangan Sodik dan Ny Anis itu mengalami kelainan tanpa dinding perut.
"Dia mengalami kelainan tanpa dinding perut, sehingga usus keluarnya," kata perawat itu yang tak mau menyebutkan namanya saat ditemui detiksurabaya.com di RSUD setempat. (bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Praktek Aborsi di Madura Dipatok Hingga Rp 25 Ribu
- Marak Praktek Aborsi di Desa-desa Madura
- Bayi Dalam Kardus Ditemukan di Gresik
- Bayi Mungil Lengkap Air Ketuban Ditemukan di Jalan Raya Madiun
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


