Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:17 WIB
Spesialis Pembobol Vila Wisata Pacet Ditangkap
-
Rabu, 16/05/2012 14:49 WIB
Dituduh 'Curi' Roti, Lima Siswa SMKN Dikeluarkan dari Sekolah
-
Rabu, 16/05/2012 14:24 WIB
Sopir Mabuk, Tronton 'Cium' Pohon Asam
-
Rabu, 16/05/2012 12:25 WIB
Pemkab Pasuruan Bagikan 4 Fortuner ke Anggota Forum Pimpinan Daerah
-
Rabu, 16/05/2012 12:15 WIB
Dugaan Korupsi Dana PUAP Rp 60 Juta
Kepala Dinas PU Diperiksa Kejari Lamongan Sebagai Tersangka
Indeks Berita
Gaya Hidup
Rabu, 16/05/2012 09:16
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.
Fitness Atasi Hipertensi Turunan
Kuliner
Selasa, 08/05/2012 12:16
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.
Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!
Pelajar
Rabu, 09/05/2012 13:42
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1
Blog Surabaya
-
Asyiknya berpetualang di Kebun Binatang
Ya, saat ditanya tempat wisata impian yang saya inginkan saya ingin ke sebuah tempat dimana banyak satwa-satwa langka, unik, cantik, dan lucu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Parikan
Sabtu, 07/05/2011 09:53
cak pan kathok'e bolong , pas tuku endok strali
cak pan kathok'e bolong , pas tuku endok strali
komisi delapan koyok wong lahong , pas ndok australi
(caklim)
Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Suroboyoan
» Thread Pilihan

Kamis, 29/03/2012 18:08 WIB
Walah, Pendemo Pasang Kondom di Sepanjang Kawat Gedung Grahadi
Posted : juricho» Thread Terbaru
Selasa, 17/11/2009 15:30 WIB
2012 (Sony Pictures)
Kediri -
Penentangan peredaran film 2012 terus meluas. Setelah direaksi MUI Kabupaten Malang, kali ini datang dari Pimpinan Cabang Nahdhltaul Ulama (PCNU) Kota Kediri, yang menganggap sinema layar lebar dengan bintang Jhon Chusack tersebut mendiskreditkan Islam.
Hal ini disampaikan Penasehat PCNU Kota Kediri KH.Anwar Iskandar atau akrab disapa Gus War. Meski belum melihat secara langsung film 2012, Gus War menganggap film tersebut tidak patut dipertontonkan, karena dikhawatirkan akan merusak pola fikir manusia, khususnya umat Islam.
Terlebih, dijelaskan oleh Gus War, dalam salah satu adegan film 2012 terdapat sebuah penyataan yang menyebut seluruh manusia akan meninggal saat kiamat datang, kecuali bagi mereka yang memilih menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam gereja.
"Kalau memang informasi yang saya dapat ini benar, cerita film itu kan sangat mendiskreditkan Islam. Bahkan sangat mungkin bukan hanya Islam yang tersakiti, karena disana disebutkan mereka akan mati kalau tidak masuk gereja," jelas Gus War, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Selasa (17/11/2009).
Meski demikian, saat ditanya apakah dirinya menentang film 2012 untuk diputar di Kota Kediri dan sekitarnya, Gus War mengaku tidak memiliki wewenang untuk melakukannya.
"Kami ulama hanya menganggap cerita film itu salah. Tapi kalau tanya menolak diputar dan lain sebagainya, itu wewenang pemerintah untuk memutuskannya," terangnya.
Secara terpisah MUI Kota Kediri, dikonfirmasi mengenai beredarnya film 2012 juga memberikan penilaian yang sama dengan PNCU. Sesuai dengan keputusan MUI Pusat, pemimpin cabang di Kota Kediri juga menentang film tersebut untuk diedarkan.
"Kami di daerah tentunya patuh dengan apa yang diputuskan pimpinan pusat. Kalau memang sudah ada larangannya, kami juga akan menjalankannya," ungkap Plt Ketua MUI Kota Kediri, KH Khafabihi Mahrus.
Terkait upaya menolak pemutarannya di Kota Kediri, Kiai Kafa, sapaan akrab KH Khafabihi Mahrus mengaku siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kediri. (bdh/bdh)
PCNU Kediri: Film 2012 Mendiskreditkan Islam
Samsul Hadi - detikSurabaya
2012 (Sony Pictures)
Hal ini disampaikan Penasehat PCNU Kota Kediri KH.Anwar Iskandar atau akrab disapa Gus War. Meski belum melihat secara langsung film 2012, Gus War menganggap film tersebut tidak patut dipertontonkan, karena dikhawatirkan akan merusak pola fikir manusia, khususnya umat Islam.
Terlebih, dijelaskan oleh Gus War, dalam salah satu adegan film 2012 terdapat sebuah penyataan yang menyebut seluruh manusia akan meninggal saat kiamat datang, kecuali bagi mereka yang memilih menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam gereja.
"Kalau memang informasi yang saya dapat ini benar, cerita film itu kan sangat mendiskreditkan Islam. Bahkan sangat mungkin bukan hanya Islam yang tersakiti, karena disana disebutkan mereka akan mati kalau tidak masuk gereja," jelas Gus War, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Selasa (17/11/2009).
Meski demikian, saat ditanya apakah dirinya menentang film 2012 untuk diputar di Kota Kediri dan sekitarnya, Gus War mengaku tidak memiliki wewenang untuk melakukannya.
"Kami ulama hanya menganggap cerita film itu salah. Tapi kalau tanya menolak diputar dan lain sebagainya, itu wewenang pemerintah untuk memutuskannya," terangnya.
Secara terpisah MUI Kota Kediri, dikonfirmasi mengenai beredarnya film 2012 juga memberikan penilaian yang sama dengan PNCU. Sesuai dengan keputusan MUI Pusat, pemimpin cabang di Kota Kediri juga menentang film tersebut untuk diedarkan.
"Kami di daerah tentunya patuh dengan apa yang diputuskan pimpinan pusat. Kalau memang sudah ada larangannya, kami juga akan menjalankannya," ungkap Plt Ketua MUI Kota Kediri, KH Khafabihi Mahrus.
Terkait upaya menolak pemutarannya di Kota Kediri, Kiai Kafa, sapaan akrab KH Khafabihi Mahrus mengaku siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kediri. (bdh/bdh)
Baca Juga:
Berita Terpopuler
- Selasa, 15/05/2012 15:14 WIB
Upaya Penculikan Wanita di Parkir Tunjungan Plaza Digagalkan - Rabu, 16/05/2012 20:06 WIB
Pelaku Penganiayaan Perempuan di Parkir TP Dibekuk - Rabu, 16/05/2012 10:08 WIB
Avanza Hajar Taksi di Depan Makam Ngagel - Rabu, 16/05/2012 15:22 WIB
Hindari Mobil Jenazah, Truk Trailer Nyaris Timpa Rumah
Komentar Terpopuler
- Minggu, 13/05/2012 16:35 WIB
Ratusan Pendekar di Madiun Bentrok, Delapan Orang Terluka - Jumat, 11/05/2012 12:19 WIB
Curi Sebatang Kayu Jati, Buruh Tani Ditangkap Polisi - Senin, 14/05/2012 20:57 WIB
Ketua DPRD & Bupati Sampang Laporkan Media ke Dewan Pers - Selasa, 15/05/2012 19:59 WIB
Aksi Korban Lumpur Lapindo Tuntut Sertifikat Dibubarkan Paksa
The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465



Sending your message


