Suroboyoan
- Detiker berbagi untuk Pen... wongsemprul
- ANDA MENGALAMI EJEKULASI ... kangpendi41
- Free...!!! 10 Tips Langsi... merlion
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 18:03 WIB
Sempat Disandera, Bayi Meninggal di RS Dibawa Pulang -
Selasa, 09/02/2010 16:34 WIB
Peneliti Australia Teliti Hiu Tutul di Probolinggo -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Nelayan Madura Tangkap Dua Kapal Pukat Harimau -
Selasa, 09/02/2010 15:47 WIB
Suporter Persik Kediri Tawuran, 1 Orang Kritis -
Selasa, 09/02/2010 15:23 WIB
Wartawan di Banyuwangi Jadi Korban Perampokan
Indeks Berita
Sabtu, 14/11/2009 17:32 WIB
Yenny-Dhofir Gelar Resepsi di Probolinggo
Sugianto - detikSurabaya

Foto: Sugianto
Probolinggo -
Berbeda partai, bukan berarti harus berbeda segala-galanya. Itulah yang menjadi prinsip pasangan Dhofir Farisi dan Yenny Zanuba Chafsoh saat acara unduh mantu di gedung Islamic Center, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
"Perbedaan partai itu tidak ada masalah," tandas putri mantan Presiden Abdurahman Wahid kepada wartawan, Sabtu (14/11/2009).
Sebagai seorang istri, Yenny sudah tahu kalau sang suaminya sebagai anggota DPR RI dari Partai Gerinda. Namun perbedaan partai itu tidak menjadi kendala dalam merajut mahligai rumah tangganya.
"Latar belakang kita itu sama-sama dari NU. NU itu tidak akan kemana-mana. Dan ada dimana-mana," kata Yenny.
Saat ditanya wartawan, jika Yenny dikabarkan tidak bisa memasak, putri mantan Presiden Gus Dur itu langsung menimpali. "Ah, kata siapa saya tidak bisa memasak? Saya bisa memasak nasi goreng kok," kilahnya seraya melirik suaminya.
Setelah gelar acara undu mantu itu, Yenny mengaku akan langsung bekerja. Dia tak punya pikiran untuk pergi bulan madu dengan suaminya yang asli kelahiran Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. "Kita nggak punya pikiran kesitu. Besok Mas Faris langsung bekerja," ungkapnya.
Menurut dia, mas kawin berupa 10 ekor sapi yang diberikan oleh Dhofir Farisi terhadap dirinya itu merupakan sebuah konsep untuk menuju rumah tangga sejahtera yang mandiri. Bahkan, Yenny berjanji konsep itu nantinya akan dijadikan sebuah program dalam peningkatan kesejahteraan rakyat.
Sementara itu, acara pernikahan undu mantu Dhofir Farisi dengan Yenny Zanuba Chofsah itu benar-benar menjadi acara yang sakral. Sejumlah pejabat teras Pemkab Probolinggo dan para tokoh ulama dan para kiai turut hadir. Diantaranya, Ketua PWNU Jatim, KH Mutawakil Allah, Kiai Fuad Abu Hasan, Wakil Walikota Surabaya Arif Afandi dan Bupati Probolinggo Hasan Amunudin.
Bahjan, ribuan warga Kabupaten Probolinggo pun ikut menghadiri acara tersebut.
(bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Yenny-Dhofir Gelar Resepsi di Probolinggo
Sugianto - detikSurabaya

Foto: Sugianto
"Perbedaan partai itu tidak ada masalah," tandas putri mantan Presiden Abdurahman Wahid kepada wartawan, Sabtu (14/11/2009).
Sebagai seorang istri, Yenny sudah tahu kalau sang suaminya sebagai anggota DPR RI dari Partai Gerinda. Namun perbedaan partai itu tidak menjadi kendala dalam merajut mahligai rumah tangganya.
"Latar belakang kita itu sama-sama dari NU. NU itu tidak akan kemana-mana. Dan ada dimana-mana," kata Yenny.
Saat ditanya wartawan, jika Yenny dikabarkan tidak bisa memasak, putri mantan Presiden Gus Dur itu langsung menimpali. "Ah, kata siapa saya tidak bisa memasak? Saya bisa memasak nasi goreng kok," kilahnya seraya melirik suaminya.
Setelah gelar acara undu mantu itu, Yenny mengaku akan langsung bekerja. Dia tak punya pikiran untuk pergi bulan madu dengan suaminya yang asli kelahiran Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. "Kita nggak punya pikiran kesitu. Besok Mas Faris langsung bekerja," ungkapnya.
Menurut dia, mas kawin berupa 10 ekor sapi yang diberikan oleh Dhofir Farisi terhadap dirinya itu merupakan sebuah konsep untuk menuju rumah tangga sejahtera yang mandiri. Bahkan, Yenny berjanji konsep itu nantinya akan dijadikan sebuah program dalam peningkatan kesejahteraan rakyat.
Sementara itu, acara pernikahan undu mantu Dhofir Farisi dengan Yenny Zanuba Chofsah itu benar-benar menjadi acara yang sakral. Sejumlah pejabat teras Pemkab Probolinggo dan para tokoh ulama dan para kiai turut hadir. Diantaranya, Ketua PWNU Jatim, KH Mutawakil Allah, Kiai Fuad Abu Hasan, Wakil Walikota Surabaya Arif Afandi dan Bupati Probolinggo Hasan Amunudin.
Bahjan, ribuan warga Kabupaten Probolinggo pun ikut menghadiri acara tersebut.
(bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


