Suroboyoan
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- salam kenal cak..:D... angelicavoc
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Sabtu, 21/11/2009 17:44 WIB
Gudang Penampungan Garam Kalianget Diterjang Puting Beliung -
Sabtu, 21/11/2009 16:22 WIB
Wartawan Probolinggo Tolak Kriminalisasi Pers -
Sabtu, 21/11/2009 13:52 WIB
Rekomendasi Tim 8
Mahfud MD: Hormati Apapun Keputusan Presiden -
Sabtu, 21/11/2009 13:31 WIB
Sumenep Diguyur Hujan, Petani Garam Rugi Ratusan Juta -
Sabtu, 21/11/2009 12:47 WIB
Kabupaten Malang Rawan Teserang Penyakit Kaki Gajah
Indeks Berita
Minggu, 08/11/2009 18:22 WIB
Pesawat Polri Jatuh di Puncak Jaya
Jenazah Briptu Kuswanto Disambut Isak Tangis
Sugeng Harianto - detikSurabaya

Foto: Sugeng Harianto
Magetan -
Jenazah salah satu korban tewas pesawat Polri jenis Sky Truck yang jatuh di Papua, Puncak Jaya Briptu Kuswanto hari ini tiba di rumah duka Desa Tanjung Sepreh, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.
Saat ambulance memasuki rumah duka, jenazah langsung disambut isak tangis oleh keluarga korban bahkan sebagian keluarga pingsan.
"Kok, cepat sekali mas meninggalkan kita," teriak Yanti, adik korban saat jenazah datang, Minggu (8/11/2009).
Kepada wartawan Yanti mengaku keluarga tidak menyangka akan pergi secepat ini dengan tragis. Kabar hilangnya pesawat kakaknya diterima dari Jakarta, Senin (2/11/2009) lalu.
Setelah itu, perwakilan keluarga Magetan langsung berangkat ke Jakarta untuk mendapat kepastian keadaan pesawat Kuswanto beserta rekannya yang sempat hilang beberapa hari. "Saya sama sekali tidak menyangka," jelas Yanti singkat.
Istri korban Retno Widyastut(30) berusaha tabah melepas kepergian suaminya. Ibu satu anak ini terlihat tidak banyak memberikan komentar apapun kepada wartawan.
"Almarhum belum pernah pulang selama tugas di Papua. Rencananya dia akan tugas di Polda Papua selama 1 bulan. Almarhum baru menyelesaikan tugasnya selama tiga minggu," kata Retno.
Sementara jenazah tiba di Dusun Winong, Desa Tanjung Sepreh, Magetan sekitar pukul 12.00 WIB setelah melalui perjalanan melalui udara dari Jakarta dan sebelumnya transit di Yogyakarta dan mendarat di Lanud Iswahyudi, Madiun.
Jenazah Kuswanto terlebih dahulu disemayamkan di rumah duka dan disalatkan dan di makamkan di TPU desa setempat sekitar pukul 13.30 WIB.
Sementara Kasi Fasilitas, Dit Pol Udara, AKBP Saronto yang ikut mengantarkan jenazah, mengatakan, korban mendapat penghargaan dari negara berupa pemakaman secara kedinasan, karena telah gugur saat menjalankan tugas negara.
"Tugas perbantuan tersebut merupakan tugas rutin di Polda Papua. Setiap dua bulan sekali, personel yang bertugas akan diganti, seperti tugas yang diemban oleh korban selama tiga minggu terakhir," kata Saronto.
Saronto menambahkan, hingga kini tim terkait masih bekerja keras menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Polri jenis Sky Truck yang menewaskan empat anggota polisi di Papua.
Pihaknya menegaskan, pesawat yang jatuh tersebut dalam keadaan laik terbang karena masih tergolong baru. Diketahui pesawat Sky Truck milik Polri yang mengalami kecelakaan hilang kontak dalam penerbangan bandara Sentani menuju Mulia, Senin (2/11/2009) dengan mengangkut 8 drum BBM jenis bensin dan solar. Selain itu membawa bahan makanan untuk anggota Brimob Polda Papua yang bertugas di kawasan itu.
Pesawat itu sendiri dikemudikan AKP Yunus dan co-pilot Benedictus, sementara Briptu Kuswanto berperan sebagai teknisi beserta rekannya Syaiful. Diperkirakan pesawat naas itu jatuh di ketinggian sekitar 10.000 kaki di kawasan Pegunungan Dorman, pedalaman Papua, setelah hilang kontak.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pesawat Polri Jatuh di Puncak Jaya
Jenazah Briptu Kuswanto Disambut Isak Tangis
Sugeng Harianto - detikSurabaya

Foto: Sugeng Harianto
Saat ambulance memasuki rumah duka, jenazah langsung disambut isak tangis oleh keluarga korban bahkan sebagian keluarga pingsan.
"Kok, cepat sekali mas meninggalkan kita," teriak Yanti, adik korban saat jenazah datang, Minggu (8/11/2009).
Kepada wartawan Yanti mengaku keluarga tidak menyangka akan pergi secepat ini dengan tragis. Kabar hilangnya pesawat kakaknya diterima dari Jakarta, Senin (2/11/2009) lalu.
Setelah itu, perwakilan keluarga Magetan langsung berangkat ke Jakarta untuk mendapat kepastian keadaan pesawat Kuswanto beserta rekannya yang sempat hilang beberapa hari. "Saya sama sekali tidak menyangka," jelas Yanti singkat.
Istri korban Retno Widyastut(30) berusaha tabah melepas kepergian suaminya. Ibu satu anak ini terlihat tidak banyak memberikan komentar apapun kepada wartawan.
"Almarhum belum pernah pulang selama tugas di Papua. Rencananya dia akan tugas di Polda Papua selama 1 bulan. Almarhum baru menyelesaikan tugasnya selama tiga minggu," kata Retno.
Sementara jenazah tiba di Dusun Winong, Desa Tanjung Sepreh, Magetan sekitar pukul 12.00 WIB setelah melalui perjalanan melalui udara dari Jakarta dan sebelumnya transit di Yogyakarta dan mendarat di Lanud Iswahyudi, Madiun.
Jenazah Kuswanto terlebih dahulu disemayamkan di rumah duka dan disalatkan dan di makamkan di TPU desa setempat sekitar pukul 13.30 WIB.
Sementara Kasi Fasilitas, Dit Pol Udara, AKBP Saronto yang ikut mengantarkan jenazah, mengatakan, korban mendapat penghargaan dari negara berupa pemakaman secara kedinasan, karena telah gugur saat menjalankan tugas negara.
"Tugas perbantuan tersebut merupakan tugas rutin di Polda Papua. Setiap dua bulan sekali, personel yang bertugas akan diganti, seperti tugas yang diemban oleh korban selama tiga minggu terakhir," kata Saronto.
Saronto menambahkan, hingga kini tim terkait masih bekerja keras menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Polri jenis Sky Truck yang menewaskan empat anggota polisi di Papua.
Pihaknya menegaskan, pesawat yang jatuh tersebut dalam keadaan laik terbang karena masih tergolong baru. Diketahui pesawat Sky Truck milik Polri yang mengalami kecelakaan hilang kontak dalam penerbangan bandara Sentani menuju Mulia, Senin (2/11/2009) dengan mengangkut 8 drum BBM jenis bensin dan solar. Selain itu membawa bahan makanan untuk anggota Brimob Polda Papua yang bertugas di kawasan itu.
Pesawat itu sendiri dikemudikan AKP Yunus dan co-pilot Benedictus, sementara Briptu Kuswanto berperan sebagai teknisi beserta rekannya Syaiful. Diperkirakan pesawat naas itu jatuh di ketinggian sekitar 10.000 kaki di kawasan Pegunungan Dorman, pedalaman Papua, setelah hilang kontak.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Airbus Jatuh ke Laut
Beri Santunan, Bupati Magetan Kunjungi Rumah Richa - Pesawat Airbus Jatuh ke Laut
Keluarga Richa Gelar Doa Bersama - Korban Airbus Jatuh di Laut
Ibunda Tak Tahu Rika Jadi Pramugari - Korban Airbus Jatuh di Laut
Sebelum Musibah, Rika Berniat Mudik ke Magetan
Iklan Mini
Lowongan:Dicari Admin Pria/Wnt Min.20Th D1 Manajemen Pglmn 1Th Jl.Ngagel Rejo Utara 30
Lowongan:CR Supervisor+Sales Udah Perna Bkrj Keras Suka Tantangan,Ulet,Tanggung Jawab Lmr Lsg Ke Pergudangan Margomulyo Permai G-03
AC:FRESH COOL:Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
HP:VIESTA 03181505758 3230/6681(685)5200/W200(585)6600/K320/6080/6070/2630/2865/6235/6088/2505(485)3660/3650(400)N95.8gb(21)9300i/K810/O2atom(14)ValenciaGbsb(19)5610/K630/K800(11)K790/W850/K770/U700(950)9500/9300/w830/K550/W810/W700(825)
Mobil:KARIMUN GX'04 GOLD(L)KM Rendah Sangat Istimewa Hub:03171944400
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


