Suroboyoan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 09:58 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
Rumah Sempat Dibakar Tapi Tak Membuat Jera -
Rabu, 25/11/2009 09:05 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep Mulai Rambah Perkampungan -
Rabu, 25/11/2009 06:22 WIB
Bayi 'Disandera' Puskesmas
Karena Sempat Disandera, Diberi Nama Dewi Novita Sandra -
Selasa, 24/11/2009 18:48 WIB
Gara-gara Sebuah Semangka, Kholil dan Basar Terancam di Penjara -
Selasa, 24/11/2009 18:16 WIB
Bayi 'Disandera' Puskesmas
Dengan Uang Pinjaman, Ibu dan Bayi Diizinkan Pulang
Indeks Berita
Minggu, 08/11/2009 16:30 WIB
Putus Cinta Naik Tower
Heri Diamankan Hindari Amuk Massa
Tamam Mubarrok - detikSurabaya

Pria gundul saat dievakuasi/Tamam Mubarrok
Jakarta -
Pemuda stres, Suheri alias Heri (21), yang naik di atas tower Sutet dengan ketinggian sekitar 50 meter, diamankan polisi untuk menghindari amuk massa. Sebab saat evakuasi berlangsung, di lokasi terdapat ratusan warga yang sudah jengkel dengan ulah Heri.
"Dibawa ke Polsek Bangsal untuk diamankan saja," kata Kapolres Mojokerto AKBP Onto Cahyono usai evakuasi paksa yang dilakukan petugas PLN dibantu keluarga di Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Minggu (8/11/2009).
Dalam pantauan detiksurabaya.com, Suheri berada di Polsek Bangsal untuk menjalani pemeriksaan. Setelah usai pemeriksaan, pemuda dengan kepala gundul dan berkulit hitam itu akan dikembalikan ke keluarganya.
"Kami khawatir Heri malah ditahan. Sebab dia benar-benar stres bahkan boleh dikata gila. Masak polisi akan menahan orang gila," kata Bogel (29), kerabat Heri, yang merasa lega sekaligus khawatir setelah Heri dibawa ke kantor Polsek Bangsal.
Menurut Bogel, Heri berada di Mojokerto untuk menjalani terapi alternatif orang gila di Desa Kauman, Kecamatan Bangsal, sejak Sabtu (7/11/2009) sore. Namun ternyata Heri malah kabur dan ditemukan berada di atas tower Sutet tersebut.
Perilaku Heri berubah sejak bekerja di pabrik. Saat itu Heri mengenal dan mencintai wanita bernama Likha (Sebelumnya disebut Lisa). Namun cinta Heri tak kesampaian. Niatan Heri untuk memiliki motor agar bisa berkencan dengan Likha tak kesampaian.
Alih-alih punya motor, Likha malah berpacaran dengan pria lain. Peristiwa yang terjadi pertengahan tahun 2008 itu membuat Heri stres. Setelah sempat dibawa ke RSJ Porong, pemuda asal Dusun Kedung Kampil, Desa Kedung Solo, Kecamatan Porong, Sidoarjo itu mengalami gangguan kejiwaan.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Putus Cinta Naik Tower
Heri Diamankan Hindari Amuk Massa
Tamam Mubarrok - detikSurabaya

Pria gundul saat dievakuasi/Tamam Mubarrok
Video Terkait
"Dibawa ke Polsek Bangsal untuk diamankan saja," kata Kapolres Mojokerto AKBP Onto Cahyono usai evakuasi paksa yang dilakukan petugas PLN dibantu keluarga di Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Minggu (8/11/2009).
Dalam pantauan detiksurabaya.com, Suheri berada di Polsek Bangsal untuk menjalani pemeriksaan. Setelah usai pemeriksaan, pemuda dengan kepala gundul dan berkulit hitam itu akan dikembalikan ke keluarganya.
"Kami khawatir Heri malah ditahan. Sebab dia benar-benar stres bahkan boleh dikata gila. Masak polisi akan menahan orang gila," kata Bogel (29), kerabat Heri, yang merasa lega sekaligus khawatir setelah Heri dibawa ke kantor Polsek Bangsal.
Menurut Bogel, Heri berada di Mojokerto untuk menjalani terapi alternatif orang gila di Desa Kauman, Kecamatan Bangsal, sejak Sabtu (7/11/2009) sore. Namun ternyata Heri malah kabur dan ditemukan berada di atas tower Sutet tersebut.
Perilaku Heri berubah sejak bekerja di pabrik. Saat itu Heri mengenal dan mencintai wanita bernama Likha (Sebelumnya disebut Lisa). Namun cinta Heri tak kesampaian. Niatan Heri untuk memiliki motor agar bisa berkencan dengan Likha tak kesampaian.
Alih-alih punya motor, Likha malah berpacaran dengan pria lain. Peristiwa yang terjadi pertengahan tahun 2008 itu membuat Heri stres. Setelah sempat dibawa ke RSJ Porong, pemuda asal Dusun Kedung Kampil, Desa Kedung Solo, Kecamatan Porong, Sidoarjo itu mengalami gangguan kejiwaan.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Putus Cinta Naik Tower
5 Jam di Atas Tower, Heri Malah Asyik Merokok - Putus Cinta Naik Tower
Dievakuasi, Heri Ancam Kencingi Petugas PLN - Diduga Putus Cinta, Suheri Nekat Panjat Tower Sutet
- Sakit Tak Kunjung Sembuh, Nenek 80 Tahun Gantung Diri
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




