Suroboyoan
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- salam kenal cak..:D... angelicavoc
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Sabtu, 21/11/2009 16:06 WIB
Kondisi Balita Gizi Buruk di RSD Soewandhi Membaik -
Sabtu, 21/11/2009 15:50 WIB
Pemuda Papua Galang Dana Pendidikan -
Sabtu, 21/11/2009 14:05 WIB
Arif Afandi: Pelajar Ujung Tombak Menghambat AIDS -
Sabtu, 21/11/2009 11:53 WIB
Pelajar SD Belajar Manfaat Ruang Hijau Terbuka -
Jumat, 20/11/2009 18:20 WIB
Bandar dan Pengepul Judi Togel di Beberapa Kota Dibekuk
Indeks Berita
Sabtu, 07/11/2009 15:55 WIB
Mahir Menari Membuat Tugu Berkeliling Dunia
Zainal Effendi - detikSurabaya

Foto: Zainal Effendi
Surabaya -
Berawal dari ketidaksengajaan belajar menari dari kedua orangtuanya, membuat Tugu Prima Riyanto (19) bisA terbang ke luar negeri mewakili Indonesia.
Banyak pengalaman yang didapat anak pertama dari tiga bersaudara ini seni tari yang
digelutinya sejak duduk di bangku SMP. Bisa menari tak membuatnya lebih bangga dan tidak minder meski di olok teman sebayanya dengan sebutan banci.
Anak pasangan Didit Riyanto dan Bhertan Kusmariyah mempunyai jurus untuk membuktikan jika dirinya bukanlah seorang yang lemah gemulai dengan mencintai olahraga basket dan menjawabnya dengan prestasi serta bisa menunjukkan budaya tradisional ke dunia luar.
"Saya punya banyak cerita dan kesan yang banyak dengan tari.Saya dua kali ke Belgia yakni pada tahun 2008 dalam rangka Indonesia Herritage dan tahun 2009 dalam rangka Bulan Promosi Indonesia," kata Tugu mahasiswa STIE Perbanas kepada detiksurabaya.com, Sabtu (7/11/2009).
Pengalaman yang tidak akan dilupakan pemuda asli Surabaya ini bukanlah pergi ke luar negeri mewakili Indonesia tapi saat dirinya tampil di Kongres Dokter Anak se-Asia Pasific yang digelar di Hotel JW Marriot Surabaya beberapa waktu lalu.
"Yang paling berkesan buat saya selama menari adalah tampil di depan ribuan dokter. Karena baru kali itu, saya tampil 3 hari berturut-turut menunjukkan tarian tardisional Indonesia," tandasnya.
Pemuda yang menguasai belasan tarian tradisional ini berharap laki-laki tidak minder jadi seorang penari tradisional. Tari tradisional adalah budaya bangsa yang harus dilestarikan. "Harapan saya kedepan, saya ingin mengajak para laki-laki mau menari tarian tradisional dan tidak menjadi malu," pungkasnya.
(ze/wln)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Mahir Menari Membuat Tugu Berkeliling Dunia
Zainal Effendi - detikSurabaya

Foto: Zainal Effendi
Banyak pengalaman yang didapat anak pertama dari tiga bersaudara ini seni tari yang
digelutinya sejak duduk di bangku SMP. Bisa menari tak membuatnya lebih bangga dan tidak minder meski di olok teman sebayanya dengan sebutan banci.
Anak pasangan Didit Riyanto dan Bhertan Kusmariyah mempunyai jurus untuk membuktikan jika dirinya bukanlah seorang yang lemah gemulai dengan mencintai olahraga basket dan menjawabnya dengan prestasi serta bisa menunjukkan budaya tradisional ke dunia luar.
"Saya punya banyak cerita dan kesan yang banyak dengan tari.Saya dua kali ke Belgia yakni pada tahun 2008 dalam rangka Indonesia Herritage dan tahun 2009 dalam rangka Bulan Promosi Indonesia," kata Tugu mahasiswa STIE Perbanas kepada detiksurabaya.com, Sabtu (7/11/2009).
Pengalaman yang tidak akan dilupakan pemuda asli Surabaya ini bukanlah pergi ke luar negeri mewakili Indonesia tapi saat dirinya tampil di Kongres Dokter Anak se-Asia Pasific yang digelar di Hotel JW Marriot Surabaya beberapa waktu lalu.
"Yang paling berkesan buat saya selama menari adalah tampil di depan ribuan dokter. Karena baru kali itu, saya tampil 3 hari berturut-turut menunjukkan tarian tardisional Indonesia," tandasnya.
Pemuda yang menguasai belasan tarian tradisional ini berharap laki-laki tidak minder jadi seorang penari tradisional. Tari tradisional adalah budaya bangsa yang harus dilestarikan. "Harapan saya kedepan, saya ingin mengajak para laki-laki mau menari tarian tradisional dan tidak menjadi malu," pungkasnya.
(ze/wln)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Tolak Kriminalisasi KPK Melalui Buku
- Mendiknas: Pembuat Soal Cabul Akan Dikenai Sanksi
- Guru Pembuat Soal Ujian Cabul Belum Diberi Sanksi
- Dinas Pendidikan Sidoarjo Siap Diperiksa Polisi Terkait Soal Ujian Cabul
Iklan Mini
Lowongan:Dicari Admin Pria/Wnt Min.20Th D1 Manajemen Pglmn 1Th Jl.Ngagel Rejo Utara 30
Lowongan:CR Supervisor+Sales Udah Perna Bkrj Keras Suka Tantangan,Ulet,Tanggung Jawab Lmr Lsg Ke Pergudangan Margomulyo Permai G-03
AC:FRESH COOL:Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
HP:VIESTA 03181505758 3230/6681(685)5200/W200(585)6600/K320/6080/6070/2630/2865/6235/6088/2505(485)3660/3650(400)N95.8gb(21)9300i/K810/O2atom(14)ValenciaGbsb(19)5610/K630/K800(11)K790/W850/K770/U700(950)9500/9300/w830/K550/W810/W700(825)
Mobil:KARIMUN GX'04 GOLD(L)KM Rendah Sangat Istimewa Hub:03171944400
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


