Suroboyoan
- Cinta Produk Indonesia ?... soptima14a
- ~~ game ~~... metagora
- ۩۞۩ [Un... thedarkcm
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Kamis, 26/11/2009 12:34 WIB
Posyandu Jadi Salah Satu Faktor Gizi Buruk -
Kamis, 26/11/2009 11:25 WIB
Bayi Usia 1 Bulan Tewas
Linda Diusir Anak Pemilik Kost -
Kamis, 26/11/2009 11:10 WIB
Diduga Korupsi, GRDK Minta Kejati Menahan Bupati Lumajang -
Kamis, 26/11/2009 10:31 WIB
Bayi Usia 1 Bulan Tewas
Korban KDRT Dapat Bantuan Hukum Gratis
-
Kamis, 26/11/2009 09:49 WIB
Pemprov Jatim Galakkan Gemar Ikan dan Minum Susu
Indeks Berita
Jumat, 06/11/2009 16:32 WIB
Surakarta Tak Kalah Seru dengan Playstation
Zainal Effendi - detikSurabaya

Foto: Zainal Effendi
Surabaya -
Pernah mendengar permainan tradisional mirip catur yang biasa disebut Surakarta? Tentu permainan ini kalah pamor dengan permainan modern seperti playstation.
Untuk membuatnya menarik dan bisa dilestarikan, mahasiswa Univeristas Surabaya, Dwi Purnomo Adi menciptakan aplikasi game Surakarta. Mahasiswa jurusan Teknik Informatika semester VIII menggunakan algoritma alpha beta pruning yang bertujuan mengenalkan kembali permainan yang mampu mengasah otak.
Pria yang berhasil meraih nilai IPK cumlaude 3,5 ini saat membuat tentu mengalami kesulitan. Dia membutuhkan waktu 2 bulan dari total 3 bulan untuk menyelesaikan targetnya.
"Kesulitannya saat membuat gerak komputer saat dimainkan satu orang alias otak komputer," jelasnya kepada detiksurabaya.com di Ubaya Jalan Ngagel Jaya Selatan, Jumat (6/11/2009).
Dwi pun membentuk aplikasi game tradisonal yang rencananya akan dipublikasikan ke dunia maya berbentuk seperti Jalan Tol Semanggi. Dengan total 12 bidak untuk masing-masing pemain, game itu memiliki 24 bidak. Cara memainkan cukup mudah yakni tinggal klik bidak lalu arahkan kemana saja (Jalannya seperti jalannya bidak raja di permainan catur).
"Cara yang sangat mudah, tinggal arahkan kursor mouse komputer ke salah satu bidak, lalu klik titik agar bidak kita jalan. Setelah komputer atau lawan kita jalan baru kita bisa memakan dengan cara berada di jalur lingkaran. Atau makan musuh harus berputar setengah lingkaran yang ada di papan permainan," jelasnya.
Untuk mengetahui pemenangnya cukup dengan siapa dulu bidaknya yang habis terlebih dulu. "Oh ya, tiap kali giliran kita akan diberi waktu 30 detik," imbuhnya.
Dia pun berharap dengan diciptakan aplikasi game tradisional ini dapat membuat permainan asal Jawa Tengah ini kembali populer dan dikenal berbagai golongan dan usia.
Berminat ingin mencoba permainan tradisonal ini, tunggu saja di dunia maya atau langsung hubungi sang pembuat aplikasi melalui kampusnya. (ze/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Surakarta Tak Kalah Seru dengan Playstation
Zainal Effendi - detikSurabaya

Foto: Zainal Effendi
Untuk membuatnya menarik dan bisa dilestarikan, mahasiswa Univeristas Surabaya, Dwi Purnomo Adi menciptakan aplikasi game Surakarta. Mahasiswa jurusan Teknik Informatika semester VIII menggunakan algoritma alpha beta pruning yang bertujuan mengenalkan kembali permainan yang mampu mengasah otak.
Pria yang berhasil meraih nilai IPK cumlaude 3,5 ini saat membuat tentu mengalami kesulitan. Dia membutuhkan waktu 2 bulan dari total 3 bulan untuk menyelesaikan targetnya.
"Kesulitannya saat membuat gerak komputer saat dimainkan satu orang alias otak komputer," jelasnya kepada detiksurabaya.com di Ubaya Jalan Ngagel Jaya Selatan, Jumat (6/11/2009).
Dwi pun membentuk aplikasi game tradisonal yang rencananya akan dipublikasikan ke dunia maya berbentuk seperti Jalan Tol Semanggi. Dengan total 12 bidak untuk masing-masing pemain, game itu memiliki 24 bidak. Cara memainkan cukup mudah yakni tinggal klik bidak lalu arahkan kemana saja (Jalannya seperti jalannya bidak raja di permainan catur).
"Cara yang sangat mudah, tinggal arahkan kursor mouse komputer ke salah satu bidak, lalu klik titik agar bidak kita jalan. Setelah komputer atau lawan kita jalan baru kita bisa memakan dengan cara berada di jalur lingkaran. Atau makan musuh harus berputar setengah lingkaran yang ada di papan permainan," jelasnya.
Untuk mengetahui pemenangnya cukup dengan siapa dulu bidaknya yang habis terlebih dulu. "Oh ya, tiap kali giliran kita akan diberi waktu 30 detik," imbuhnya.
Dia pun berharap dengan diciptakan aplikasi game tradisional ini dapat membuat permainan asal Jawa Tengah ini kembali populer dan dikenal berbagai golongan dan usia.
Berminat ingin mencoba permainan tradisonal ini, tunggu saja di dunia maya atau langsung hubungi sang pembuat aplikasi melalui kampusnya. (ze/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Mendiknas: Pembuat Soal Cabul Akan Dikenai Sanksi
- Guru Pembuat Soal Ujian Cabul Belum Diberi Sanksi
- Dinas Pendidikan Sidoarjo Siap Diperiksa Polisi Terkait Soal Ujian Cabul
- Soal Ujian Cabul Tak Alami Proses Editing
Iklan Mini
Mobil:BMW 318i'2001 SILVER MULUS Wisata Bukit Mas C4-15
Mobil:LS'00 (L) Sangat Ist-Trwt Pajak Baru Hub: Manyar Kartika Timur 2/8 T:085852299988
Tanah:J.Tnh Industri dan Gudang Lok.Ry.Krian ByPass L.1Ha-5Ha dan 7Ha Ry.Wonoayu :081330330188
Mobil:MANNA MOBIL KERTAJAYA 210 0315011571 Hari Besar dan Hari Minggu Tetap Buka H.All NewCRV2.4Matic'07+All NewCRV 2.0'08 S.SX-Over MT'08(L)Silver Ors Antik Km22Rb
Mobil:S.KARIMUN GX'04 GOLD(L)KM63RB Hub:03177851665
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com



