Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 05/11/2009 19:35 WIB
Penyelundupan SS di Juanda
Polisi Curigai Warga Indonesia Terlibat
Rois Jajeli - detikSurabaya



Foto: Zainal Effendi
Surabaya - Empat pelaku Warga Negara Iran yang membawa shabu-shabu ke Indonesia ternyata tidak bekerja sendiri. Mereka ternyata masuk dalam jaringan internasional. Bahkan terdapat Warga Negara Indonesia.

Kasat II Ditreskoba Polda Jatim AKBP Sudirman mengungkapkan jaringan mereka termasuk yang akan menerima dan mengedarkan SS berada di Jakarta. Diduga, jaringan mereka ada Warga Negara Indonesia dan juga ada WNA dari Timur Tengah maupun
dari Asia Tenggara.

"Dari hasil analisa kita ada orang yang mengambil dari Jakarta. Berhubung ini sudah diekspos, sehingga mereka bersembunyi. Tapi kita tetap akan berusaha untuk mengungkpa jaringannya, termasuk melaporkan penemuan ini dan bekerja sama dengan interpol," tuturnya.

Polisi saat ini kata Sudirman mengejar siapa pelaku yang akan menerima dan mengedarkan narkoba impor dari Iran. "Kita akan kejar barang ini untuk siapa. Apakah orang Indonesia atau warganegara asing lainnya, ini masih kita selidiki," ungkapnya.

Pihaknya kata dia sudah mengantongi nama-nama jaringan mereka. Salah satu bos dari tersangka Mamali alias M. Reza yang memiliki nomor operator dari Indonesia. "Sepertinya bosnya sering ke Indonesia. Mungkin dia ke Indonesia mensurvei pangsa pasar di sini," katanya.

Selain bosnya, Mamali juga sering ke Indonesia sebagai perantara menerima barang impor yang dibawa para pelaku dan diserahkan ke bosnya. Bahkan, Mamali juga berhubungan dengan wanita Indonesia yang dijadikan pacar."Jadi diatasnya masih ada bosnya. Sedangkan 2 tersangka yang ditangkap di Juanda itu anak buahnya (Mamali)," jelasnya.

Sebelumnya dua tersangka WN Iran berjenis kelamin perempuan Mozhgan Shourjeh Morat dan temannya Moh Kahanlari Asgahar ditangkap petugas Kantor Bea dan cukai Tipe A1 Juanda. Petugs juga nmengamankan barang bukti 3 tas yang didalamnya terdapat 4 helai handuk yang bercampur SS cair dan dibungkus plastik satu persatu.

Setelah dikembangkan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim, polisi menangkap 2 tersangka WN Iran lainnya yakni Mehdi di Hotel Inna Simpang dan Mamali alias M Reza di kawasan Tunjungan Plaza.

Polisi juga menemukan barang bukti lagi 1 tas di apartemen Graha Residence di Sukomanunggal tempat menginap Mamali, polisi mengamankan 1 tas berisikan 6 helai handuk yang bercampur SS cair dan dibungkuas plastik satu per satu.

(roi/wln)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Iklan Mini

Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699

Selengkapnya

DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya

Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465

Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com