Suroboyoan
- Situs belajar mandarin... bemo88
- [pagi]Bantuin pilih desai... geraimaya
- "sandal dgn namamu&q... fif10
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 16/03/2010 17:58 WIB
Remaja Pelaku Pencurian di 10 Lokasi Diringkus -
Selasa, 16/03/2010 14:13 WIB
Polisi Gerebek Toko Sex Toys Ilegal -
Selasa, 16/03/2010 12:42 WIB
Pilwali Surabaya
DPC PKB Ngotot Usung BF Sutadi-Mazlan Mansyur -
Selasa, 16/03/2010 12:31 WIB
Pilwali Surabaya
Daftar ke KPU, Sutadi Yakin Menang Satu Putaran -
Selasa, 16/03/2010 12:15 WIB
Umat Hindu di Surabaya Memilih Rayakan Nyepi di Pura
Indeks Berita
Kamis, 05/11/2009 18:52 WIB
Ibu Ajak Anak Bunuh Diri di DTC
Sang Suami Berharap Polisi Hentikan Penyidikan
Rois Jajeli - detikSurabaya

Lokasi Bunuh Diri/Rois
Surabaya -
Suami dari Anita (35) ibu yang mengajak anaknya bunuh diri di Darmo Trade center (DTC) Wonokromo berharap polisi tidak memperpanjang masalah dan meminta istrinya tidak diproses.
"Saya berharap polisi tidak melanjutkan kasus ini dan tidak memproses istri atau anak-anak saya," kata Adrin Afianto kepada wartawan di rumahnya di Siwalankerto, Kamis (5/11/2009).
Adrin mengaku, keluarganya sudah mengikhlaskan kepergian Andika anak bungsunya yang tewas setelah dilemparkan ibunya dari lantai IV DTC. Dia mengakui beberapa hari terakhir ini, Andika anak bungsunya selalu menangis dan rewel ketika digendong ibunya.
Sebelum kejadian itu, istrinya juga sempat meminta uang Rp 100 ribu dan dirinya memberikan dan tidak menanyakan untuk apa uang itu digunakan. "Ya bagaiamana lagi, nasi sudah menjadi bubur. Mungkin umur Andhika sampai disini," tuturnya.
Adrin mengungkapkan akhir-akhir ini, dirinya sering cekcok dengan istrinya. Namun, dirinya mengelak, jika permasalahan keluarganya karena ada pihak ketiga.
"Ya biasa,kehidupan rumah tangga pasti ada kembang-kembangnya. Saya percaya sama istri saya dan tak mungkin istri saya selingkuh. Saya mengenalnya sejak 13 tahun lalu. Kalau saya nggak mungkin selingkuh. Saya masih mencintai istri saya," ujarnya.
Ia mengaku juga masih mencintainya dan keluarganya juga masih menerima kehadiran istrinya. "Tapi yang saya sayangkan, kenapa masalah orang tua kok melibatkan anak-anak," sesalnya.
Sebelumnya, Anita mengajak anak ketiga bernama Andika untuk bunuh diri. Sebelum melompat dari lantai IV DTC, Anita terlebih dahulu melempar anaknya Andika, Rabu (4/11/2009). Andika dilempar seperti melempar tas dan jatuh ke arena permainan anak-anak. Andika tewas di lokasi kejadian sedangkan Anita masih hidup.
(roi/wln)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ibu Ajak Anak Bunuh Diri di DTC
Sang Suami Berharap Polisi Hentikan Penyidikan
Rois Jajeli - detikSurabaya

Lokasi Bunuh Diri/Rois
"Saya berharap polisi tidak melanjutkan kasus ini dan tidak memproses istri atau anak-anak saya," kata Adrin Afianto kepada wartawan di rumahnya di Siwalankerto, Kamis (5/11/2009).
Adrin mengaku, keluarganya sudah mengikhlaskan kepergian Andika anak bungsunya yang tewas setelah dilemparkan ibunya dari lantai IV DTC. Dia mengakui beberapa hari terakhir ini, Andika anak bungsunya selalu menangis dan rewel ketika digendong ibunya.
Sebelum kejadian itu, istrinya juga sempat meminta uang Rp 100 ribu dan dirinya memberikan dan tidak menanyakan untuk apa uang itu digunakan. "Ya bagaiamana lagi, nasi sudah menjadi bubur. Mungkin umur Andhika sampai disini," tuturnya.
Adrin mengungkapkan akhir-akhir ini, dirinya sering cekcok dengan istrinya. Namun, dirinya mengelak, jika permasalahan keluarganya karena ada pihak ketiga.
"Ya biasa,kehidupan rumah tangga pasti ada kembang-kembangnya. Saya percaya sama istri saya dan tak mungkin istri saya selingkuh. Saya mengenalnya sejak 13 tahun lalu. Kalau saya nggak mungkin selingkuh. Saya masih mencintai istri saya," ujarnya.
Ia mengaku juga masih mencintainya dan keluarganya juga masih menerima kehadiran istrinya. "Tapi yang saya sayangkan, kenapa masalah orang tua kok melibatkan anak-anak," sesalnya.
Sebelumnya, Anita mengajak anak ketiga bernama Andika untuk bunuh diri. Sebelum melompat dari lantai IV DTC, Anita terlebih dahulu melempar anaknya Andika, Rabu (4/11/2009). Andika dilempar seperti melempar tas dan jatuh ke arena permainan anak-anak. Andika tewas di lokasi kejadian sedangkan Anita masih hidup.
(roi/wln)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Ibu Ajak Anak Bunuh Diri di DTC
Rumah Anita di Menur Pumpungan Sepi - Ibu Ajak Anak Bunuh Diri di DTC
Pasca Operasi, Kondisi Anita Masih Kritis - Ibu Ajak Anak Bunuh Diri di DTC
Psikiater: Perilaku Itu Tak Kuat Menahan Depresi - Ibu Ajak Anak Bunuh Diri di DTC
Motifnya Diduga Persoalan Rumah Tangga
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


