Suroboyoan
- Cinta Produk Indonesia ?... soptima14a
- ~~ game ~~... metagora
- ۩۞۩ [Un... thedarkcm
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Kamis, 26/11/2009 11:37 WIB
Malang Menggugat Desak SBY Copot Kapolri Dan Kejagung -
Kamis, 26/11/2009 10:54 WIB
Ibu dan Anak Tersambar KA Logawa -
Kamis, 26/11/2009 00:01 WIB
Persik Keluhkan Buruknya Kepemimpinan Wasit -
Rabu, 25/11/2009 21:06 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
Forum Kiai Muda Ancam Razia dan Tutup Paksa Lokalisasi -
Rabu, 25/11/2009 17:58 WIB
Pelajar Madrasah Aliyah Edarkan Ganja
Indeks Berita
Kamis, 05/11/2009 17:16 WIB
Kepergok Selingkuh, Seorang PNS Diarak Keliling Kampung
Oto Nugraha Adi - detikSurabaya
Pacitan -
Seorang oknum PNS di lingkungan Pemkab Pacitan digerebek warga. Perempuan berinisial YY (43) digerebek puluhan warga Kelurahan Pucangsewu, Kecamatan Pacitan lantaran tertangkap basah berbuat mesum.
Dia keperhok mesum dengan pria yang bukan suaminya yakni KN (40). Keduanya pun diarak beramai-ramai keliling kampung.
"Rupanya warga kesal melihat perselingkuhan yang mereka lakukan. Selain sama-sama sudah berkeluarga, mereka juga melakukan seolah tanpa beban," ungkap Kepala Satpol PP Kabupaten Pacitan, Supomo kepada wartawan, Kamis (5/11/2009).
Supomo mengakui, Satpol PP memang sedikit terlambat menangani kasus itu. Pasalnya, warga yang mengetahui hubungan intim antara YY yang berlatar belakang PNS dengan KN yang berwiraswasta itu tidak segera melapor. Sebaliknya warga justru melakukan aksi penggerebekan sendiri.
"Kami baru dapat laporan setelah keduanya digelandang ke rumah RT setempat," kata Supomo.
Sebagai penegak disiplin di jajaran birokrasi, Supomo sangat menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi, salah satu pelaku berstatus ibu rumah tangga sekaligus PNS. "Seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat."
Keduanya pun akan diberi pembinaan. Bagi oknum PNS bersangkutan, akan dijatuhi sanksi khusus. Hanya saja, mengenai sanksi yang bakal diberikan akan disesuaikan tingkat pelanggaran yang telah dilakukan. Dengan mengacu PP 30 tahun 1980 tentang disiplin PNS.
Dijelaskan, sanksi atas pelanggaran disiplin pegawai biasanya ada tiga tahapan. Mulai sanksi ringan, sedang hingga berat dengan ancaman maksimal pemberhentian dengan hormat atau bahkan pemberhentian tidak dengan hormat. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kepergok Selingkuh, Seorang PNS Diarak Keliling Kampung
Oto Nugraha Adi - detikSurabaya
Dia keperhok mesum dengan pria yang bukan suaminya yakni KN (40). Keduanya pun diarak beramai-ramai keliling kampung.
"Rupanya warga kesal melihat perselingkuhan yang mereka lakukan. Selain sama-sama sudah berkeluarga, mereka juga melakukan seolah tanpa beban," ungkap Kepala Satpol PP Kabupaten Pacitan, Supomo kepada wartawan, Kamis (5/11/2009).
Supomo mengakui, Satpol PP memang sedikit terlambat menangani kasus itu. Pasalnya, warga yang mengetahui hubungan intim antara YY yang berlatar belakang PNS dengan KN yang berwiraswasta itu tidak segera melapor. Sebaliknya warga justru melakukan aksi penggerebekan sendiri.
"Kami baru dapat laporan setelah keduanya digelandang ke rumah RT setempat," kata Supomo.
Sebagai penegak disiplin di jajaran birokrasi, Supomo sangat menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi, salah satu pelaku berstatus ibu rumah tangga sekaligus PNS. "Seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat."
Keduanya pun akan diberi pembinaan. Bagi oknum PNS bersangkutan, akan dijatuhi sanksi khusus. Hanya saja, mengenai sanksi yang bakal diberikan akan disesuaikan tingkat pelanggaran yang telah dilakukan. Dengan mengacu PP 30 tahun 1980 tentang disiplin PNS.
Dijelaskan, sanksi atas pelanggaran disiplin pegawai biasanya ada tiga tahapan. Mulai sanksi ringan, sedang hingga berat dengan ancaman maksimal pemberhentian dengan hormat atau bahkan pemberhentian tidak dengan hormat. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Video 'Mesra di Kampus'
Polisi Masih Buru Perekam dan Pemeran - Video 'Mesra di Kampus'
Polisi Menduga Perekam Lebih dari Satu Orang - Polisi Temukan Titik Terang Pemeran Video 'Mesra di Kampus'
- Video 'Mesra di Kampus'
Kampus UMM akan Mencari Pemeran dan Perekam
Iklan Mini
Mobil:BMW 318i'2001 SILVER MULUS Wisata Bukit Mas C4-15
Mobil:LS'00 (L) Sangat Ist-Trwt Pajak Baru Hub: Manyar Kartika Timur 2/8 T:085852299988
Tanah:J.Tnh Industri dan Gudang Lok.Ry.Krian ByPass L.1Ha-5Ha dan 7Ha Ry.Wonoayu :081330330188
Mobil:MANNA MOBIL KERTAJAYA 210 0315011571 Hari Besar dan Hari Minggu Tetap Buka H.All NewCRV2.4Matic'07+All NewCRV 2.0'08 S.SX-Over MT'08(L)Silver Ors Antik Km22Rb
Mobil:S.KARIMUN GX'04 GOLD(L)KM63RB Hub:03177851665
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com



