Suroboyoan
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- salam kenal cak..:D... angelicavoc
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Senin, 23/11/2009 14:18 WIB
Seorang Bayi di Probolinggo Lahir dengan Usus Terburai -
Senin, 23/11/2009 11:37 WIB
Praktek Aborsi Berhasil Ditekan Dinkes Sumenep -
Senin, 23/11/2009 10:23 WIB
Praktek Aborsi di Madura Dipatok Hingga Rp 25 Ribu -
Senin, 23/11/2009 10:01 WIB
Longsor di Tulungagung
Takut Jadi Korban Susulan, Puluhan Warga Pilih Mengungsi -
Senin, 23/11/2009 09:22 WIB
Marak Praktek Aborsi di Desa-desa Madura
Indeks Berita
Kamis, 05/11/2009 17:16 WIB
Kepergok Selingkuh, Seorang PNS Diarak Keliling Kampung
Oto Nugraha Adi - detikSurabaya
Pacitan -
Seorang oknum PNS di lingkungan Pemkab Pacitan digerebek warga. Perempuan berinisial YY (43) digerebek puluhan warga Kelurahan Pucangsewu, Kecamatan Pacitan lantaran tertangkap basah berbuat mesum.
Dia keperhok mesum dengan pria yang bukan suaminya yakni KN (40). Keduanya pun diarak beramai-ramai keliling kampung.
"Rupanya warga kesal melihat perselingkuhan yang mereka lakukan. Selain sama-sama sudah berkeluarga, mereka juga melakukan seolah tanpa beban," ungkap Kepala Satpol PP Kabupaten Pacitan, Supomo kepada wartawan, Kamis (5/11/2009).
Supomo mengakui, Satpol PP memang sedikit terlambat menangani kasus itu. Pasalnya, warga yang mengetahui hubungan intim antara YY yang berlatar belakang PNS dengan KN yang berwiraswasta itu tidak segera melapor. Sebaliknya warga justru melakukan aksi penggerebekan sendiri.
"Kami baru dapat laporan setelah keduanya digelandang ke rumah RT setempat," kata Supomo.
Sebagai penegak disiplin di jajaran birokrasi, Supomo sangat menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi, salah satu pelaku berstatus ibu rumah tangga sekaligus PNS. "Seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat."
Keduanya pun akan diberi pembinaan. Bagi oknum PNS bersangkutan, akan dijatuhi sanksi khusus. Hanya saja, mengenai sanksi yang bakal diberikan akan disesuaikan tingkat pelanggaran yang telah dilakukan. Dengan mengacu PP 30 tahun 1980 tentang disiplin PNS.
Dijelaskan, sanksi atas pelanggaran disiplin pegawai biasanya ada tiga tahapan. Mulai sanksi ringan, sedang hingga berat dengan ancaman maksimal pemberhentian dengan hormat atau bahkan pemberhentian tidak dengan hormat. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kepergok Selingkuh, Seorang PNS Diarak Keliling Kampung
Oto Nugraha Adi - detikSurabaya
Dia keperhok mesum dengan pria yang bukan suaminya yakni KN (40). Keduanya pun diarak beramai-ramai keliling kampung.
"Rupanya warga kesal melihat perselingkuhan yang mereka lakukan. Selain sama-sama sudah berkeluarga, mereka juga melakukan seolah tanpa beban," ungkap Kepala Satpol PP Kabupaten Pacitan, Supomo kepada wartawan, Kamis (5/11/2009).
Supomo mengakui, Satpol PP memang sedikit terlambat menangani kasus itu. Pasalnya, warga yang mengetahui hubungan intim antara YY yang berlatar belakang PNS dengan KN yang berwiraswasta itu tidak segera melapor. Sebaliknya warga justru melakukan aksi penggerebekan sendiri.
"Kami baru dapat laporan setelah keduanya digelandang ke rumah RT setempat," kata Supomo.
Sebagai penegak disiplin di jajaran birokrasi, Supomo sangat menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi, salah satu pelaku berstatus ibu rumah tangga sekaligus PNS. "Seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat."
Keduanya pun akan diberi pembinaan. Bagi oknum PNS bersangkutan, akan dijatuhi sanksi khusus. Hanya saja, mengenai sanksi yang bakal diberikan akan disesuaikan tingkat pelanggaran yang telah dilakukan. Dengan mengacu PP 30 tahun 1980 tentang disiplin PNS.
Dijelaskan, sanksi atas pelanggaran disiplin pegawai biasanya ada tiga tahapan. Mulai sanksi ringan, sedang hingga berat dengan ancaman maksimal pemberhentian dengan hormat atau bahkan pemberhentian tidak dengan hormat. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Video 'Mesra di Kampus'
Polisi Masih Buru Perekam dan Pemeran - Video 'Mesra di Kampus'
Polisi Menduga Perekam Lebih dari Satu Orang - Polisi Temukan Titik Terang Pemeran Video 'Mesra di Kampus'
- Video 'Mesra di Kampus'
Kampus UMM akan Mencari Pemeran dan Perekam
Iklan Mini
Motor:GL MAX Neotex'96Lengkap Orsinil=5,6jt Nego Bratang Wetan 4/16A(081357292215)
Motor:MTR GEROBAK TERMURAH Cash/Kredit Bisa Grosir Ngagel Rejo Kidul 44 T03177852555
HP:"OC"03170232455;n97gX3mg(45)w980igbsb(17) 6500sg(1350)3660l/3650l(350/325)6600l(450)
Mobil:MANNA MOBIL KERTAJAYA 210 0315011571 H.STREAM 1.7 Manual'05(L)TgI Slv F.OrsCat
HP:Ciliwung 64 T.03170573369New100%PhilipsBat Standby 1Bulan2mp Bluetooth RadioMmc1Gb(8) PhilipsSpecialEditionDragon&Phoenix(11)tt
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com





