Suroboyoan
- Cinta Produk Indonesia ?... soptima14a
- ~~ game ~~... metagora
- ۩۞۩ [Un... thedarkcm
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 21:06 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
Forum Kiai Muda Ancam Razia dan Tutup Paksa Lokalisasi -
Rabu, 25/11/2009 17:58 WIB
Pelajar Madrasah Aliyah Edarkan Ganja -
Rabu, 25/11/2009 16:19 WIB
Ribuan Lubang Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan -
Rabu, 25/11/2009 14:41 WIB
Pelaku Pelindas Anak ke KA Divonis 10 Tahun Penjara -
Rabu, 25/11/2009 12:31 WIB
Landasan Pacu Lanud Berlubang
46 Hari Ditutup, Bandara Abdulrachman Saleh Dibuka
Indeks Berita
Rabu, 04/11/2009 17:59 WIB
Dianggap Bandel, Pengamen Hajar Pacar Hingga Babak Belur
TB Utama - detikSurabaya
Tuban -
Dianggap bandel dan tak menuruti kemauannya, Sugiyem (40), pengamen asal Desa Plandirejo, Kecamatan Plumpang, Tuban dihajar hingga babak belur oleh pacarnya, M.Aliamsyah (45) saat mengamen di kawasan Jalan palima Sudirman-Tuban, Rabu (4/11/2009).
Kini pacar korban asal Jalan Kalibutuh Barat, Kelurahan Tembok Butuh, Bubutan, Surabaya, diperiksa di Polsekta Tuban untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, amarah Aliamsyah menjadi tontonan warga sepanjang jalan di Jalan Panglima Sudirman-Tuban. Warga tak tega melihat pengamen perempuan dipukuli dan ditendang oleh pasangannya.
Bahkan korban yang sempat tersungkur dan bangun lagi, sang pria tetap saja menganiaya pasangannya. Pemukulan baru berhenti saat masuk rumah warga dan dilanjutkan berkali-kali.
"Kami tak tega melihat perempuan pengamen itu diperlakukan semena-mena, makanya langsung kami laporkan ke Polsekta Tuban," kata Ny Ira, saksi mata kepada detiksurabaya.com di kawasan Jalan Panglima Sudirman-Tuban, Rabu (4/11/2009).
Sementara petugas Polsekta Tuban yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi. Mereka langsung menciduk sepasang kekasih yang berprofesi sebagai pengamen. Mereka langsung diangkut ke Mapolsekta Tuban di Jalan Agus Salim-Tuban.
"Saya dipukuli dan ditendangi pacar saya pak," kata Sugiyem saat ditemui di Mapolsekta Tuban. Ia pun menunjukkan luka lebam di wajah, lengan dan pahanya.
Sedangkan Aliamsyah mengaku, pemukulan dilakukan karena jengkel ulah sang pacar yang kerap menyakitkan hati. Di samping itu sang pacar sangat bandel tak menurut kemauannya.
"Saya kan jadi marah, sudah saya belikan nasi tidak dimakan. Memang
dia sulit dibilangi,"tambahnya.
Pelaku mengakui menjalin hubungan dengan kekasihnya sekitar 1 tahun lalu. Mereka sama-sama berprofesi sebagai pengamen jalanan. "Hubungan kami sebatas pacar saja," jelas Aliamsyah dengan wajah tertunduk.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dianggap Bandel, Pengamen Hajar Pacar Hingga Babak Belur
TB Utama - detikSurabaya
Kini pacar korban asal Jalan Kalibutuh Barat, Kelurahan Tembok Butuh, Bubutan, Surabaya, diperiksa di Polsekta Tuban untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, amarah Aliamsyah menjadi tontonan warga sepanjang jalan di Jalan Panglima Sudirman-Tuban. Warga tak tega melihat pengamen perempuan dipukuli dan ditendang oleh pasangannya.
Bahkan korban yang sempat tersungkur dan bangun lagi, sang pria tetap saja menganiaya pasangannya. Pemukulan baru berhenti saat masuk rumah warga dan dilanjutkan berkali-kali.
"Kami tak tega melihat perempuan pengamen itu diperlakukan semena-mena, makanya langsung kami laporkan ke Polsekta Tuban," kata Ny Ira, saksi mata kepada detiksurabaya.com di kawasan Jalan Panglima Sudirman-Tuban, Rabu (4/11/2009).
Sementara petugas Polsekta Tuban yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi. Mereka langsung menciduk sepasang kekasih yang berprofesi sebagai pengamen. Mereka langsung diangkut ke Mapolsekta Tuban di Jalan Agus Salim-Tuban.
"Saya dipukuli dan ditendangi pacar saya pak," kata Sugiyem saat ditemui di Mapolsekta Tuban. Ia pun menunjukkan luka lebam di wajah, lengan dan pahanya.
Sedangkan Aliamsyah mengaku, pemukulan dilakukan karena jengkel ulah sang pacar yang kerap menyakitkan hati. Di samping itu sang pacar sangat bandel tak menurut kemauannya.
"Saya kan jadi marah, sudah saya belikan nasi tidak dimakan. Memang
dia sulit dibilangi,"tambahnya.
Pelaku mengakui menjalin hubungan dengan kekasihnya sekitar 1 tahun lalu. Mereka sama-sama berprofesi sebagai pengamen jalanan. "Hubungan kami sebatas pacar saja," jelas Aliamsyah dengan wajah tertunduk.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Demi Biaya Persalinan, Ibu Dua Anak Gasak Motor
- Demi Penampilan, Tiga Mahasiswa Bobol Toko Kelontong
- Mahasiswa Digendam, Rp 16 Juta Melayang
- Kalah Bersaing Jadi Tukang Pijat, Khalim Bacok Teman
Iklan Mini
Mobil:BMW 318i'2001 SILVER MULUS Wisata Bukit Mas C4-15
Mobil:LS'00 (L) Sangat Ist-Trwt Pajak Baru Hub: Manyar Kartika Timur 2/8 T:085852299988
Tanah:J.Tnh Industri dan Gudang Lok.Ry.Krian ByPass L.1Ha-5Ha dan 7Ha Ry.Wonoayu :081330330188
Mobil:MANNA MOBIL KERTAJAYA 210 0315011571 Hari Besar dan Hari Minggu Tetap Buka H.All NewCRV2.4Matic'07+All NewCRV 2.0'08 S.SX-Over MT'08(L)Silver Ors Antik Km22Rb
Mobil:S.KARIMUN GX'04 GOLD(L)KM63RB Hub:03177851665
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com



