Suroboyoan
- Cinta Produk Indonesia ?... soptima14a
- ~~ game ~~... metagora
- ۩۞۩ [Un... thedarkcm
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Kamis, 26/11/2009 11:37 WIB
Malang Menggugat Desak SBY Copot Kapolri Dan Kejagung -
Kamis, 26/11/2009 10:54 WIB
Ibu dan Anak Tersambar KA Logawa -
Kamis, 26/11/2009 00:01 WIB
Persik Keluhkan Buruknya Kepemimpinan Wasit -
Rabu, 25/11/2009 21:06 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
Forum Kiai Muda Ancam Razia dan Tutup Paksa Lokalisasi -
Rabu, 25/11/2009 17:58 WIB
Pelajar Madrasah Aliyah Edarkan Ganja
Indeks Berita
Rabu, 04/11/2009 17:09 WIB
Demi Biaya Persalinan, Ibu Dua Anak Gasak Motor
Muhammad Aminudin - detikSurabaya
Malang -
Bingung mencari biaya untuk menebus anaknya yang baru dilahirkan, seorang ibu nekat gasak motor. Namun aksi pelaku, Siti Wahyuni (19) asal Jalan Sakuran, Desa Srebet Kidul, Kota Batu kepergok dan digiring ke polisi.
Aksi nekat Siti yang sehari-hari menjadi ibu rumah tangga ini dilakukan untuk menebus biaya persalinan anak keduanya yang baru berumur 3 minggu.
Kejadian itu bermula saat 3 minggu lalu, ibu dua anak ini melahirkan di rumah warga Desa Sempol, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Rumah saudara salah satu temannya di Surabaya itu sengaja digunakan persalinan karena dirinya tak mampu melahirkan di rumah sakit.
"Saya tertangkap kemarin sore setelah bertemu dengan Pak Azhari. Pak Azhari sendiri tahu keberadaan saya bersalin karena pernah mendengar cerita saya. Kemudian saya langsung dibawa ke Polresta Malang hingga menjalani pemeriksaan sampai hari ini," kata Siti kepada wartawan di mapolres, Rabu (4/11/2009).
Pencurian itu bermula saat korban mengenal pelaku di wartel miliknya di kawasan Terminal Gadang, Kota Malang. Selang 2 hari, korban kembali menghampiri korban dan meminta pertolongan mengantar ke Stasiun Besar Malang, Minggu (1/11/2009). Stasiun itu berjarak sekitar 1 Km dari wartel korban.
Dengan alasan menjemput temannya dari Surabaya, pelaku merencanakan aksinya dengan meminta kunci motor Suzuki Smash N 3535 EZ milik korban.
"Sambil menunggu kereta, saya keluar dengan alasan membeli minuman. Kemudian saya bawa kabur motor tersebut menuju rumah suami saya di Lumajang," aku Siti selesai menjalani pemeriksaan di UPPA Polresta Malang, Rabu (4/11/2009) sore.
Rencananya, motor itu akan dijual ke Lumajang dan uangnya segera menebus anaknya yang berada di rumah saudara temannya.
"Saya memang meminta bantuan suami untuk menjual motor, meski sejak saya hamil tujuh bulan ditinggal menikah lagi. Karena saya butuh uang," tegasnya.
Secara terpisah Kanit UPPA Polresta Malang Iptu Elizabeth menuturkan, dalam pemeriksaan akan dikembangkan keterlibatan suami pelaku. "Kami akan kembangkan keterlibatan suami pelaku," katanya.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Demi Biaya Persalinan, Ibu Dua Anak Gasak Motor
Muhammad Aminudin - detikSurabaya
Aksi nekat Siti yang sehari-hari menjadi ibu rumah tangga ini dilakukan untuk menebus biaya persalinan anak keduanya yang baru berumur 3 minggu.
Kejadian itu bermula saat 3 minggu lalu, ibu dua anak ini melahirkan di rumah warga Desa Sempol, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Rumah saudara salah satu temannya di Surabaya itu sengaja digunakan persalinan karena dirinya tak mampu melahirkan di rumah sakit.
"Saya tertangkap kemarin sore setelah bertemu dengan Pak Azhari. Pak Azhari sendiri tahu keberadaan saya bersalin karena pernah mendengar cerita saya. Kemudian saya langsung dibawa ke Polresta Malang hingga menjalani pemeriksaan sampai hari ini," kata Siti kepada wartawan di mapolres, Rabu (4/11/2009).
Pencurian itu bermula saat korban mengenal pelaku di wartel miliknya di kawasan Terminal Gadang, Kota Malang. Selang 2 hari, korban kembali menghampiri korban dan meminta pertolongan mengantar ke Stasiun Besar Malang, Minggu (1/11/2009). Stasiun itu berjarak sekitar 1 Km dari wartel korban.
Dengan alasan menjemput temannya dari Surabaya, pelaku merencanakan aksinya dengan meminta kunci motor Suzuki Smash N 3535 EZ milik korban.
"Sambil menunggu kereta, saya keluar dengan alasan membeli minuman. Kemudian saya bawa kabur motor tersebut menuju rumah suami saya di Lumajang," aku Siti selesai menjalani pemeriksaan di UPPA Polresta Malang, Rabu (4/11/2009) sore.
Rencananya, motor itu akan dijual ke Lumajang dan uangnya segera menebus anaknya yang berada di rumah saudara temannya.
"Saya memang meminta bantuan suami untuk menjual motor, meski sejak saya hamil tujuh bulan ditinggal menikah lagi. Karena saya butuh uang," tegasnya.
Secara terpisah Kanit UPPA Polresta Malang Iptu Elizabeth menuturkan, dalam pemeriksaan akan dikembangkan keterlibatan suami pelaku. "Kami akan kembangkan keterlibatan suami pelaku," katanya.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Demi Penampilan, Tiga Mahasiswa Bobol Toko Kelontong
- Mahasiswa Digendam, Rp 16 Juta Melayang
- Kalah Bersaing Jadi Tukang Pijat, Khalim Bacok Teman
- Geram Menantu Dihamili, Sutiha Bacok Tetangga
Iklan Mini
Mobil:BMW 318i'2001 SILVER MULUS Wisata Bukit Mas C4-15
Mobil:LS'00 (L) Sangat Ist-Trwt Pajak Baru Hub: Manyar Kartika Timur 2/8 T:085852299988
Tanah:J.Tnh Industri dan Gudang Lok.Ry.Krian ByPass L.1Ha-5Ha dan 7Ha Ry.Wonoayu :081330330188
Mobil:MANNA MOBIL KERTAJAYA 210 0315011571 Hari Besar dan Hari Minggu Tetap Buka H.All NewCRV2.4Matic'07+All NewCRV 2.0'08 S.SX-Over MT'08(L)Silver Ors Antik Km22Rb
Mobil:S.KARIMUN GX'04 GOLD(L)KM63RB Hub:03177851665
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com



