Suroboyoan
- Cinta Produk Indonesia ?... soptima14a
- ~~ game ~~... metagora
- ۩۞۩ [Un... thedarkcm
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Kamis, 26/11/2009 11:10 WIB
Diduga Korupsi, GRDK Minta Kejati Menahan Bupati Lumajang -
Kamis, 26/11/2009 10:31 WIB
Bayi Usia 1 Bulan Tewas
Korban KDRT Dapat Bantuan Hukum Gratis
-
Kamis, 26/11/2009 09:49 WIB
Pemprov Jatim Galakkan Gemar Ikan dan Minum Susu -
Kamis, 26/11/2009 09:34 WIB
Arus Toron Dermaga Ujung Turun Drastis -
Kamis, 26/11/2009 09:09 WIB
Korban Kekerasan di Surabaya Berusia 13-18 Tahun
Indeks Berita
Rabu, 04/11/2009 16:56 WIB
Berdalih Aniaya Adik, Yoyok Palak Pekerja Proyek
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya -
Apa pula kekuatan yang dimiliki Yoyok sehingga dia bisa melawan tujuh orang ini. Ke-7 orang yang berstatus sebagai pekerja proyek dengan takut menyerahkan dompet berikut isinya saat Yoyok memalaknya.
"Yoyok hanya mengancam saja namun ke tujuh korban ketakutan sehingga menyerahkan dompetnya," ujar Kanit Idik I Satreskrim Polwiltabes Surabaya, AKP Arbaridi Jumhur kepada wartawan di mapolwiltabes, Jalan Taman Sikatan, Rabu (4/11/2009).
Sayangnya Yoyok berhasil kabur saat diamankan, namun satu temannya, Faisal (26) yang ikut dalam aksi pemalakan dapat dibekuk. Jumhur menceritakan bahwa kejadian itu berawal saat 7 kuli bangunan dicegat oleh Yoyok dan Faisol di Jembatan Rolak Gunungsari. Mereka adalah Sokib (20), Suwinarno (18), Komarudin (20), Kholil Basori (19), Anshori, Yudi dan Agus.
Kepada mereka, Yoyok langsung menuduh bahwa mereka adalah yang menganiaya dan memukuli adiknya bahkan menyayatnya dengan silet. Tentu saja ke-7 orang itu mengelak, tetapi Yoyok tetap ngotot dan mulai meraba-raba baju para kuli itu seakan-akan mencari silet yang digunakan untuk menyayat adiknya.
Anehnya, mereka diam saja yang akhirnya dengan leluasa Yoyok dibantu Faisol melolosi dompet dan HP yang mereka bawa. Sungguh kasihan para kuli bangunan itu karena uang di dalam dompet mereka berisi upah mingguan yang baru saja mereka ambil.
"Total uang yang tersangka ambil ada Rp 8,4 juta dan beberapa HP," tambah Jumhur.
Berdalih hendak dipertemukan dengan adiknya, Suwinarno, lalu diajak berboncengan menuju arah Jalan Ketintang. Di jalan itu Suwinarno ternyata diturunkan dan ditinggal setelah sebelumnya HP nya juga ikut dirampas.
Faisol sendiri dapat ditangkap di kosnya di Jalan Sidoyoso. Sedangkan Yoyok masih menjadi buruan polisi. "Tersangka kami jerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan," tandas Jumhur. (iwd/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Berdalih Aniaya Adik, Yoyok Palak Pekerja Proyek
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Foto: Imam Wahyudiyanta
"Yoyok hanya mengancam saja namun ke tujuh korban ketakutan sehingga menyerahkan dompetnya," ujar Kanit Idik I Satreskrim Polwiltabes Surabaya, AKP Arbaridi Jumhur kepada wartawan di mapolwiltabes, Jalan Taman Sikatan, Rabu (4/11/2009).
Sayangnya Yoyok berhasil kabur saat diamankan, namun satu temannya, Faisal (26) yang ikut dalam aksi pemalakan dapat dibekuk. Jumhur menceritakan bahwa kejadian itu berawal saat 7 kuli bangunan dicegat oleh Yoyok dan Faisol di Jembatan Rolak Gunungsari. Mereka adalah Sokib (20), Suwinarno (18), Komarudin (20), Kholil Basori (19), Anshori, Yudi dan Agus.
Kepada mereka, Yoyok langsung menuduh bahwa mereka adalah yang menganiaya dan memukuli adiknya bahkan menyayatnya dengan silet. Tentu saja ke-7 orang itu mengelak, tetapi Yoyok tetap ngotot dan mulai meraba-raba baju para kuli itu seakan-akan mencari silet yang digunakan untuk menyayat adiknya.
Anehnya, mereka diam saja yang akhirnya dengan leluasa Yoyok dibantu Faisol melolosi dompet dan HP yang mereka bawa. Sungguh kasihan para kuli bangunan itu karena uang di dalam dompet mereka berisi upah mingguan yang baru saja mereka ambil.
"Total uang yang tersangka ambil ada Rp 8,4 juta dan beberapa HP," tambah Jumhur.
Berdalih hendak dipertemukan dengan adiknya, Suwinarno, lalu diajak berboncengan menuju arah Jalan Ketintang. Di jalan itu Suwinarno ternyata diturunkan dan ditinggal setelah sebelumnya HP nya juga ikut dirampas.
Faisol sendiri dapat ditangkap di kosnya di Jalan Sidoyoso. Sedangkan Yoyok masih menjadi buruan polisi. "Tersangka kami jerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan," tandas Jumhur. (iwd/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Ngaku Dosen ITS, Samsul Tipu Calon Mahasiswa Baru
- Pelaku Tewas Didor
Buronan Curanmor Komplotan Buang Diburu - Nyabu, Pecatan Polisi Dibekuk
- Pengusaha Butik Ditodong Pria Bergolok
Iklan Mini
Mobil:BMW 318i'2001 SILVER MULUS Wisata Bukit Mas C4-15
Mobil:LS'00 (L) Sangat Ist-Trwt Pajak Baru Hub: Manyar Kartika Timur 2/8 T:085852299988
Tanah:J.Tnh Industri dan Gudang Lok.Ry.Krian ByPass L.1Ha-5Ha dan 7Ha Ry.Wonoayu :081330330188
Mobil:MANNA MOBIL KERTAJAYA 210 0315011571 Hari Besar dan Hari Minggu Tetap Buka H.All NewCRV2.4Matic'07+All NewCRV 2.0'08 S.SX-Over MT'08(L)Silver Ors Antik Km22Rb
Mobil:S.KARIMUN GX'04 GOLD(L)KM63RB Hub:03177851665
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com



