Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Rabu, 16/05/2012 09:16

Fitness Atasi Hipertensi Turunan

Gb
Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi bisa menurun dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua yang mengidap penyakit ini, Anda harus pintar-pintar mengantisipasinya.

Kuliner

Selasa, 08/05/2012 12:16

Mie Ayam Rambut Setan, Dijamin Bakal Berkeringat!

Gb
Nama seram kini menjadi trend di dunia kuliner Indonesia, sebut saja misalnya Rawon setan. Di Lamongan, kini muncul kuliner lain dari yang lain yakni Mie Ayam Rambut Setan. Pedas dan jamur tiramnya terasa menggigit.

Pelajar

Rabu, 09/05/2012 13:42

Siswa SMK Racik Mesin Penggiling 4 in 1

Gb
Kabar menggembirakan datang dari generasi muda kita, Siswa Menengah Kejuruan di Surabaya. Setelah menyelesaikan UN, para anak didik ini menciptakan sebuah tugas akhir yang berbentuk mesin penggiling 4 in 1.
Blog SurabayaDaftar blog | Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini


Parikan

Arep Mbales PariKan? Klik di Sini
Jumat, 16/10/2009 11:15 WIB

Penyelundupan Satwa Liar

Bea Cukai Belum Tetapkan Tersangka

Zainal Effendi - detikSurabaya



Surabaya - Bea dan Cukai Tanjung Perak belum menetapkan tersangka kasus penyelundupan ribuan kilogram Tanaman Satwa Liar (TSL). Meski tiga perusahaan komoditi itu melanggar undang-undang maupun peraturan pemerintah yang berlaku.

"Untuk tersangka masih belum ada. Tapi sudah kita panggil untuk dimintai keterangan," jelas Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Bea dan Cukai, Thomas Sugijata kepada wartawan di Depo Peti Kemas PT Indra Semesta, Jalan Kalianak Barat 57 Surabaya, Jumat (16/10/2009).

Menurut Thomas, undang-undang dan peraturan yang dilanggar yakni pasal 53 UU No 17 tahun 2006 jo UU No 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan, Peraturan Pemerintah No 7 tahun 1999 tentang pengawetan tumbuhan satwa liar serta SK Menteri Kehutanan No 447/Kpts-II/2003 tentang tata usaha pengambilan atau pengepakan dan peredaran tanaman satwa liar.

"Kalau memang terbukti akan terancam hukuman 2 hingga 8 tahun penjara dengan denda Rp 100 juta hingga Rp 5 miliar," imbuhnya.

Thomas mengaku, usaha penyelundupan tanduk rusa merupakan kedua kalinya dilakukan setelah dilakukan 3 bulan lalu di Tanjung Priok. "Mungkin dia coba-coba setelah gagal di Jakarta. Tapi karena penjagaan kita yang ketat, upaya penyelundupan ini kembali gagal," imbuhnya.

Sedangkan untuk penyelundupan tokek dan ular, kata dia ,sudah sering dilakukan dengan berbagai modus. Bahkan sebulan lalu pihaknya sudah berhasil membuat kasus yang sama diputuskan oleh pengadilan.
(fat/fat)



Share

The GREATEST mailinglist in East-Java. Informations, Entertainment, lifestyle, and others article. You named it we got it! Join now, detiksurabaya-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto No. 17 A Surabaya
Telp/ Fax: 031 547 4465

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: event[at]detiksurabaya.com
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465