Suroboyoan
- Detiker berbagi untuk Pen... wongsemprul
- ANDA MENGALAMI EJEKULASI ... kangpendi41
- Free...!!! 10 Tips Langsi... merlion
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 18:03 WIB
Sempat Disandera, Bayi Meninggal di RS Dibawa Pulang -
Selasa, 09/02/2010 16:34 WIB
Peneliti Australia Teliti Hiu Tutul di Probolinggo -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Nelayan Madura Tangkap Dua Kapal Pukat Harimau -
Selasa, 09/02/2010 15:47 WIB
Suporter Persik Kediri Tawuran, 1 Orang Kritis -
Selasa, 09/02/2010 15:23 WIB
Wartawan di Banyuwangi Jadi Korban Perampokan
Indeks Berita
Rabu, 07/10/2009 14:22 WIB
Isu Gempa di Jawa Timur
Ibu Guru Asal Padang di Sidoarjo Menangis Histeris
Budi Sugiharto - detikSurabaya

Sidoarjo -
Seorang guru SDN Kemiri, Ny Dirwati (55) langsung syok mendapat kabar gempa akan terjadi di Sidoarjo. Dia masih trauma dengan gempa yang telah mengoyak kampung halamannya.
Guru kelas II ini bersama anak didiknya pulang lebih awal setelah mendapat pemberitahuan dari dinas pendidikan. Di rumahnya, di kawasan BUkit Kismadani, Bluru Sidoarjo, ibu asli Painan Padang ini hanya bisa menangis sambil mendekap cucunya.
"Ibu saya menangis histeris karena sangat takut. Trauma dengan gempa di tanah kelahirannya akan terulang di sini," kata Rina, salah satu anaknya yang menghubungi detiksurabaya.com.
Tak hanya ibunya, namun para tetangganya juga cemas dan memilih berada di luar rumah karena ketakutan gempa terjadi sewaktu-waktu.
"Sampai sekarang warga masih di luar rumah," kata Rina, pukul 14.00 Wib. Rina sendiri juga berusaha mencari kepastian mengenai kabar itu. Dia akhirnya lega, jika gempa hanya isu belaka. "Saya akan kabarkan ke ibu jika itu hanya isu," kata seorang karyawati perusahaan percetakaan di kawasan Gedangan ini.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui situs resminya sudah membantah adanya gempa.
"Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan bahwa isu akan terjadi gempabumi dengan skala besar adalah isu belaka. Masyarakat diharapkan tidak percaya akan isu tersebut. Sampai saat ini, belum ada teknologi yang mampu mendeteksi kapan, dimana serta kekuatan gempabumi akan terjadi".
Bahwa prediksi gempa bumi seperti dilansir BMKG masih dalam taraf penelitian. Parameter prediksi adalah lokasi, besarnya dan waktunya. Perkiraan lokasi dan besarnya gempa dapat saja dilakukan, namun tantangan yang paling sulit adalah menjawab kapan gempa tersebut terjadi.
Gubernur Soekarwo juga telah menyatakan jika Jawa Timur aman. Namun warga tetap diimbau berhati-hati dan tidak termakan isu.
(gik/gik)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Isu Gempa di Jawa Timur
Ibu Guru Asal Padang di Sidoarjo Menangis Histeris
Budi Sugiharto - detikSurabaya

Video Terkait
Guru kelas II ini bersama anak didiknya pulang lebih awal setelah mendapat pemberitahuan dari dinas pendidikan. Di rumahnya, di kawasan BUkit Kismadani, Bluru Sidoarjo, ibu asli Painan Padang ini hanya bisa menangis sambil mendekap cucunya.
"Ibu saya menangis histeris karena sangat takut. Trauma dengan gempa di tanah kelahirannya akan terulang di sini," kata Rina, salah satu anaknya yang menghubungi detiksurabaya.com.
Tak hanya ibunya, namun para tetangganya juga cemas dan memilih berada di luar rumah karena ketakutan gempa terjadi sewaktu-waktu.
"Sampai sekarang warga masih di luar rumah," kata Rina, pukul 14.00 Wib. Rina sendiri juga berusaha mencari kepastian mengenai kabar itu. Dia akhirnya lega, jika gempa hanya isu belaka. "Saya akan kabarkan ke ibu jika itu hanya isu," kata seorang karyawati perusahaan percetakaan di kawasan Gedangan ini.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui situs resminya sudah membantah adanya gempa.
"Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan bahwa isu akan terjadi gempabumi dengan skala besar adalah isu belaka. Masyarakat diharapkan tidak percaya akan isu tersebut. Sampai saat ini, belum ada teknologi yang mampu mendeteksi kapan, dimana serta kekuatan gempabumi akan terjadi".
Bahwa prediksi gempa bumi seperti dilansir BMKG masih dalam taraf penelitian. Parameter prediksi adalah lokasi, besarnya dan waktunya. Perkiraan lokasi dan besarnya gempa dapat saja dilakukan, namun tantangan yang paling sulit adalah menjawab kapan gempa tersebut terjadi.
Gubernur Soekarwo juga telah menyatakan jika Jawa Timur aman. Namun warga tetap diimbau berhati-hati dan tidak termakan isu.
(gik/gik)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Isu Gempa Bumi Merembet Hingga Kediri
- Termakan Isu Gempa, Warga Pacitan Tidur di Luar Rumah
- Isu Gempa di Jawa Timur
Panik, Warga Malang Ramai-ramai Telepon BMKG - Kabar Gempa dari Dinas Pendidikan Picu Ketegangan di Sekolah
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


