Forum Surabaya
- Gath yuk...... josephkosin
- Yang Suka Ke TP ... Mampi... erwin_pikko
- Alun-alun sidoarjo... Rizky
- Royal Plaza... Rizky
- Cafe Atoz... Rizky
- Lapangan Kodam Brawijaya... delila
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 17:40 WIB
Lulus ITS Usai Meneliti Angin di Suramadu -
Senin, 15/03/2010 15:40 WIB
Prajurit Marinir Siap Latihan Pemantapan Terpadu -
Jumat, 12/03/2010 15:34 WIB
KRI Dewaruci Akan Taklukan Benua Eropa -
Rabu, 10/03/2010 13:34 WIB
Baret Ungu untuk 99 Prajurit Baru Marinir -
Selasa, 09/03/2010 14:59 WIB
TNI AL Tangkap Kapal Muat Pupuk
Indeks Berita
Senin, 05/10/2009 14:05 WIB
3 Kapal Perang Tangkap 3 Kapal Tanpa Dokumen Lengkap
Pengirim: Dispen Armatim - detikSurabaya

File: detiksurabaya.com
Surabaya -
Satu minggu terakhir ini Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) adalah hari yang sibuk. Dalam satu pekan ini tiga kapal ditangkap.
Kapal pertama yang ditangkap adalah kapal layar motor KLM Sinas Jaya-04 di Perairan Teluk Tolo, Sulawesi Tengah pada Jumat, 2 Oktober. KLM Sinas Jaya-04 ditangkap KRI Kakap-811 yang dikomandani Mayor Laut (P) Tunggul. Kapal berusaha melarikan diri ketika hendak diperiksa.
Dari hasil pemeriksaan awal, nahkoda kapal yang bernama Samsyu tidak bisa menunjukkan surat maupun dokumen kapal secara lengkap. Kapal kemudian dibawa Pangkalan TNI AL di Kendari.
KRI Tjiptadi-881 di Perairan Samarinda, Kalimantan Timur menangkap kapal LCT Sentosa-10 pada Sabtu 3 Oktober.
Menurut Komandan KRI Tjiptadi-881 Letkol Laut (P) I Putu Darjatna, pada saat dilakukan pemeriksaan kapal itu tidak diawaki seorang nahkoda tapi diganti seorang juru mudi.
"Jelas kapal itu melakukan pelanggaran pelayaran. Dengan tidak adanya seorang nahkoda, kapal itu bisa membahayakan ABK dan kapal lainnya yang sedang berlayar," kata I Putu Darjatna dalam rilisnya yang dikirim ke detiksurabaya.com, Senin (5/10/2009).
Kapal itu berbobot 62 GT (gros ton) dengan 4 orang anak buah kapal (ABK). Kesemuanya warga negara Indonesia. Pada saat dilakukan pemeriksaan, muatan
kapal dalam keadaan kosong.
Di Perairan Karang Jamuang APBS pada Senin 3 Oktober KRI Tedung Naga (TDN)-819 mengamankan kapal LCT Amanda-01. Kapal itu tidak mempunyai dokumen yang lengkap. Bahkan satu ABK tidak memiliki buku pelaut. Dua ABK tidak terdaftar dalam
crew list serta tidak mempunyai surat izin radio.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata tidak diawaki seorang nahkoda. Pelanggaran lainnya tidak memiliki surat izin radio dan fotocopy SIUPAL tidak ada," ungkap Komandan KRI Tedung Naga-819 Kapten Laut (P) Kusumo Atmaja.
Kapal itu berbobot 200 GT dengan 8 orang ABK yang kesemuanya warga negara Indonesia dan bermuatan satu crane 26,3 ton.
Untuk penyidikan dan proses hukum kapal dan ABK beserta barang bukti lainnya dikawal menuju Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut V Surabaya.
(wln/wln)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
3 Kapal Perang Tangkap 3 Kapal Tanpa Dokumen Lengkap
Pengirim: Dispen Armatim - detikSurabaya

File: detiksurabaya.com
Kapal pertama yang ditangkap adalah kapal layar motor KLM Sinas Jaya-04 di Perairan Teluk Tolo, Sulawesi Tengah pada Jumat, 2 Oktober. KLM Sinas Jaya-04 ditangkap KRI Kakap-811 yang dikomandani Mayor Laut (P) Tunggul. Kapal berusaha melarikan diri ketika hendak diperiksa.
Dari hasil pemeriksaan awal, nahkoda kapal yang bernama Samsyu tidak bisa menunjukkan surat maupun dokumen kapal secara lengkap. Kapal kemudian dibawa Pangkalan TNI AL di Kendari.
KRI Tjiptadi-881 di Perairan Samarinda, Kalimantan Timur menangkap kapal LCT Sentosa-10 pada Sabtu 3 Oktober.
Menurut Komandan KRI Tjiptadi-881 Letkol Laut (P) I Putu Darjatna, pada saat dilakukan pemeriksaan kapal itu tidak diawaki seorang nahkoda tapi diganti seorang juru mudi.
"Jelas kapal itu melakukan pelanggaran pelayaran. Dengan tidak adanya seorang nahkoda, kapal itu bisa membahayakan ABK dan kapal lainnya yang sedang berlayar," kata I Putu Darjatna dalam rilisnya yang dikirim ke detiksurabaya.com, Senin (5/10/2009).
Kapal itu berbobot 62 GT (gros ton) dengan 4 orang anak buah kapal (ABK). Kesemuanya warga negara Indonesia. Pada saat dilakukan pemeriksaan, muatan
kapal dalam keadaan kosong.
Di Perairan Karang Jamuang APBS pada Senin 3 Oktober KRI Tedung Naga (TDN)-819 mengamankan kapal LCT Amanda-01. Kapal itu tidak mempunyai dokumen yang lengkap. Bahkan satu ABK tidak memiliki buku pelaut. Dua ABK tidak terdaftar dalam
crew list serta tidak mempunyai surat izin radio.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata tidak diawaki seorang nahkoda. Pelanggaran lainnya tidak memiliki surat izin radio dan fotocopy SIUPAL tidak ada," ungkap Komandan KRI Tedung Naga-819 Kapten Laut (P) Kusumo Atmaja.
Kapal itu berbobot 200 GT dengan 8 orang ABK yang kesemuanya warga negara Indonesia dan bermuatan satu crane 26,3 ton.
Untuk penyidikan dan proses hukum kapal dan ABK beserta barang bukti lainnya dikawal menuju Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut V Surabaya.
(wln/wln)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Koarmatim Peringati Nuzulul Quran
- KRI Badik Tangkap Kapal Ikan Berbendera Indonesia
- Kapal Muat Kulit Mutiara Ditangkap di Perairan Bali
- TNI AL Tangkap Dua Kapal Ikan Berbendera Filipina
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


