Suroboyoan
- Seminar International Pen... pendidikan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 16:19 WIB
Ribuan Lubang Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan -
Rabu, 25/11/2009 14:41 WIB
Pelaku Pelindas Anak ke KA Divonis 10 Tahun Penjara -
Rabu, 25/11/2009 12:31 WIB
Landasan Pacu Lanud Berlubang
46 Hari Ditutup, Bandara Abdulrachman Saleh Dibuka -
Rabu, 25/11/2009 12:25 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
PSK 'Menghilang' Saat Razia Digelar -
Rabu, 25/11/2009 12:19 WIB
Dibacok Orang Tak Dikenal, Mulut Mandor Robek 15 Cm
Indeks Berita
Sabtu, 04/07/2009 15:27 WIB
Pagar Peternakan Makan Korban, 1 Orang Tewas
Samsul Hadi - detikSurabaya
Kediri -
Niat berteduh dari guyuran hujan berujung petaka. Hal itu yang dialami buruh tani, Anton Muksin (42) dan Suliani (40), warga Desa Srikaton, Kecamatan Papar, Kediri.
Mereka justru tertimpa pagar peternakan yang mendadak roboh, hingga menyebabkan 1 orang tewas bernama Suliani. Korban tewas saat perjalanan dibawa ke rumah sakit. Sementara Anton Muksin mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki. Dia dirawat intensif di RSUD Pelem Pare.
Informasi detiksurabaya.com menyebutkan, peristiwa itu bermula saat keduanya memanen jagung yang tak jauh dari rumahnya, kemarin. Saat menjalankan aktivitasnya, cuaca mendadak hujan deras. Keduanya pun memilih berteduh di tepi pagar bangunan peternakan ayam.
Tanpa diketahui penyebabnya dinding pagar setinggi 3 meter yang dijadikan tempat berteduh roboh. Keduanya pun tak dapat menghindar.
"Kami tahu ada orang tertimpa pagar setelah mendengar suara gemuruh. Saat itu juga kami langsung menolong, tapi yang satu meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Harun, warga sekaligus saksi mata yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, Sabtu (4/7/2009).
Harun menduga, robohnya pagar itu karena posisinya belum sempurna dalam pengerjaannya.
"Nggak ada angin kencang saat itu. Perkiraan saya ini akibat pagar yang masih labil, karena memang baru kemarin selesai dibangun," ujarnya.
Secara terpisah Kanit Reskrim Polsek Papar Aiptu Suyatno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Menurutnya, pihaknya menyimpulkan kejadian tersebut murni kecelakaan.
"Olah TKP dan usaha memintai keterangan ke sejumlah saksi sudah kami lakukan dan hasilnya kami menyimpulkan kejadian itu murni kecelakaan," jelas Suyatno. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pagar Peternakan Makan Korban, 1 Orang Tewas
Samsul Hadi - detikSurabaya
Mereka justru tertimpa pagar peternakan yang mendadak roboh, hingga menyebabkan 1 orang tewas bernama Suliani. Korban tewas saat perjalanan dibawa ke rumah sakit. Sementara Anton Muksin mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki. Dia dirawat intensif di RSUD Pelem Pare.
Informasi detiksurabaya.com menyebutkan, peristiwa itu bermula saat keduanya memanen jagung yang tak jauh dari rumahnya, kemarin. Saat menjalankan aktivitasnya, cuaca mendadak hujan deras. Keduanya pun memilih berteduh di tepi pagar bangunan peternakan ayam.
Tanpa diketahui penyebabnya dinding pagar setinggi 3 meter yang dijadikan tempat berteduh roboh. Keduanya pun tak dapat menghindar.
"Kami tahu ada orang tertimpa pagar setelah mendengar suara gemuruh. Saat itu juga kami langsung menolong, tapi yang satu meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Harun, warga sekaligus saksi mata yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, Sabtu (4/7/2009).
Harun menduga, robohnya pagar itu karena posisinya belum sempurna dalam pengerjaannya.
"Nggak ada angin kencang saat itu. Perkiraan saya ini akibat pagar yang masih labil, karena memang baru kemarin selesai dibangun," ujarnya.
Secara terpisah Kanit Reskrim Polsek Papar Aiptu Suyatno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Menurutnya, pihaknya menyimpulkan kejadian tersebut murni kecelakaan.
"Olah TKP dan usaha memintai keterangan ke sejumlah saksi sudah kami lakukan dan hasilnya kami menyimpulkan kejadian itu murni kecelakaan," jelas Suyatno. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Pesta Miras Hajatan Berujung Maut, 1 Orang Tewas
- Batita Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Anggota TNI
- Pelaku Penusukan Saat Nonton Kuda Lumping Digulung
- Ditinggal Keluarga Ngerumpi, Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




