Suroboyoan
- Seminar International Pen... pendidikan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 16:19 WIB
Ribuan Lubang Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan -
Rabu, 25/11/2009 14:41 WIB
Pelaku Pelindas Anak ke KA Divonis 10 Tahun Penjara -
Rabu, 25/11/2009 12:31 WIB
Landasan Pacu Lanud Berlubang
46 Hari Ditutup, Bandara Abdulrachman Saleh Dibuka -
Rabu, 25/11/2009 12:25 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
PSK 'Menghilang' Saat Razia Digelar -
Rabu, 25/11/2009 12:19 WIB
Dibacok Orang Tak Dikenal, Mulut Mandor Robek 15 Cm
Indeks Berita
Jumat, 03/07/2009 19:12 WIB
Korsleting, KA Komuter Keluar Percikan Api
Irawulan - detikSurabaya
Sidoarjo -
Sebuah kereta api komuter jurusan Surabaya ke Sidoarjo mengalami konsleting. Akibatnya muncul percikan api dari bawah kereta komuter. Meski begitu tidak ada korban jiwa.
Peristiwa itu terjadi pada pukul 18.20 WIB, Jumat (3/7/2009) di Stasiun Gedangan, Sidoarjo. Saat itu kereta berhenti menunggu kereta api dari arah Jember yaitu Sri Tanjung lewat.
"Kita dapat kabar kalau ada percikan api dari stasiun di Gedangan," kata Bagian Operation Center PT KA Daops VIII Surabaya, Lutfi kepada detiksurabaya.com.
Penyebab keluar percikan api dari bawah kereta dikarenakan adanya star motor yang putus. Star motor yang putus tersebut kemudian bersentuhan dengan bodi kereta dan mengeluarkan percikan.
"Penyebab star motor yang putus langsung konslet. Menyambungnya juga sebentar hanya lima menit saja," tuturnya.
Menurut Lutfi KA Komuter sudah bisa jalan menuju ke Stasiun Sidoarjo. Kereta Komuter tersebut berangkat pada Pukul 18.32 WIB. "Saat ini sudah jalan lagi," pungkasnya.
(wln/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Korsleting, KA Komuter Keluar Percikan Api
Irawulan - detikSurabaya
Peristiwa itu terjadi pada pukul 18.20 WIB, Jumat (3/7/2009) di Stasiun Gedangan, Sidoarjo. Saat itu kereta berhenti menunggu kereta api dari arah Jember yaitu Sri Tanjung lewat.
"Kita dapat kabar kalau ada percikan api dari stasiun di Gedangan," kata Bagian Operation Center PT KA Daops VIII Surabaya, Lutfi kepada detiksurabaya.com.
Penyebab keluar percikan api dari bawah kereta dikarenakan adanya star motor yang putus. Star motor yang putus tersebut kemudian bersentuhan dengan bodi kereta dan mengeluarkan percikan.
"Penyebab star motor yang putus langsung konslet. Menyambungnya juga sebentar hanya lima menit saja," tuturnya.
Menurut Lutfi KA Komuter sudah bisa jalan menuju ke Stasiun Sidoarjo. Kereta Komuter tersebut berangkat pada Pukul 18.32 WIB. "Saat ini sudah jalan lagi," pungkasnya.
(wln/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- KM Mandiri Nusantara Terbakar
Tulang Belulang Sudarto Dimakamkan Setelah Sebulan - Pangkalan Mitan di Jombang Dilalap si Jago Merah
- Pabrik Mebel di Singosari Ludes Terbakar
- Garasi Terbakar, 10 Truk Lolos dari Amukan Api
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




