Berita Lain

Indeks Berita

Jumat, 03/07/2009 17:19 WIB
Pengusiran Penambang Oleh Warga Berakhir Bentrok
Samsul Hadi - detikSurabaya


Kediri - Keberadaan penambang pasir mekanaik di aliran Sungai Brantas, Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, membuat warga yang tinggal di sekitarnya gerah.
Puluhan warga berusaha mengusir paksa hingga berujung terjadinya bentrokan, Jumat (3/7/2009).

Bentrokan antara warga dan penambang pasir mekanik bermula saat aksi unjuk rasa minta aktivitas penambangan dihentikan. Namun aksi itu tidak mendapat tanggapan. Malah sejumlah penambang justru meninggalkan lokasi kerjanya dan tetap membiarkan mesin diesel pengeruk pasir tetap hidup.

Kondisi tersebut membuat warga marah dan berusaha memutus rantai pengikat diesel dan dihanyutkan bersama aliran sungai. Hal ini memancing kemarahan sejumlah penambang pasir dan berusaha memberi perlawanan, hingga aksi saling lempar batu dan adu mulut tak dapat dihindarkan.

Beruntung hal tersebut secepatnya dilerai oleh perwakilan masing-masing pihak, dengan keputusan akhir penambang pasir dipaksa mengalah dengan menarik diesel pengeruk pasirnya.

Keterangan yang berhasil dihimpun dari sejumlah warga menyebutkan, kemarahan warga memuncak setelah sekian kali dilakukan pembicaraan baik-baik tidak dicapai kata sepakat. Terlebih, akibat keberadaan tambang pasir mekanik tersebut sejumlah kerusakan telah terjadi.

"Sampeyan bisa lihat sendiri, tadi perjalanan ke sini ada 1 rumah warga amblas dan 2 lainnya retak-retak. Coba kalau dibiarkan terus, bisa habis rumah satu kampung ini," kata Agus Prasetyo (26), salah satu warga yang ikut dalam aksi.

Selain karena alasan rusaknya rumah sejumlah warga, kemarahan juga dipicu tidak diberikannya kopensasi kerusakan sesuai dengan perjanjian.

"Pakdhe saya ini salah satu contohnya. Tanahnya tergerus ada 15 meter dan dijanjikan ganti rugi 800 ribu seminggu, tapi yang ada hanya 200 ribu yang diberikan," imbuh Agus dengan nada tinggi.

Warga masyarakat mengaku akan melakukan aksi yang lebih besar, dengan mengerahkan massa yang lebih banyak apabila aksi penambangan pasir mekanik tersebut tetap dilanjutkan.

"Pokoknya kami akan terus lanjut, karena biasanya sekali diusir besok sudah kembali lagi. Selama pemerintah tidak bisa menghentikan mereka, kami yang akan bergerak sendiri," tegas Agus.
(fat/fat)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca juga :

Iklan Mini

Komputer:ALL SERVICE PC,Mon,Print,Laptop Infus Ready P3/P4 TT/Kredit H:0315910356 Datang
Motor:MEGA PRO 2008 ISTIMEWA JL.Kencanasari Timur XV/15 T.03171637988
Mobil:NISSAN X-Trail ST'04 Silver Ist Orscat Vkool Manyar Kertoarjo I/60 T.03160611028
Mobil:KIJANG PU'03(L)Diesel AC/TP 100% Ors cat Babatan Pratama 27/UU-74 T.03191078280 Anj Tekel dan Mini Pincher STB-Non STB Hub:71555525/5044984
Catering:Eco Catering sedia paket utk karyawan dan Ibu rumah tangga di SDA dan SBY dgn hrg standar.Menu terdiri dari masakan khas jawa yang dijamin keunggulan rasanya.Info dilihat di http://www.ecocatering.blogdetik.com

Selengkapnya

DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya

Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465

Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com