Suroboyoan
- Detiker berbagi untuk Pen... wongsemprul
- ANDA MENGALAMI EJEKULASI ... kangpendi41
- Free...!!! 10 Tips Langsi... merlion
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 20:38 WIB
Mie Instant Hasil Bajakan Diamankan -
Selasa, 09/02/2010 20:23 WIB
Pilwali Surabaya
Risma Makin Rajin 'Gerilya' di PDIP -
Selasa, 09/02/2010 17:56 WIB
Pilwali Surabaya
BM PAN Dukung Arif Afandi -
Selasa, 09/02/2010 17:45 WIB
Baksos DSC untuk Eka Putra
Dompet Amal Detikers Kumpulkan Rp 5,425 Juta -
Selasa, 09/02/2010 17:13 WIB
Sosialisasikan UU Lalin, Speaker Imbauan Dipasang di Perempatan Jalan
Indeks Berita
Jumat, 03/07/2009 16:45 WIB
Dinilai Lecehkan Bugis
Andi Mallarangeng Dituntut Minta Maaf 2x24 Jam
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Surabaya -
Pernyataan Andi Mallarangeng yang dinilai berbau SARA dan menciderai hati orang Bugis terus menuai kecaman. Forum Solidaritas Bhinneka Tunggal Ika men-deadline Andi minta maaf 2 x 24 jam dan Presiden SBY memecatnya.
Melalui Ketuanya Lukman Ladjoni, forum tersebut meminta agar Presiden SBY mencopot Andi sebagai juru bicaranya dan pengurus DPP Partai Demokrat.
"Kepada Presiden kami meminta mempurnatugaskan Andi," tegas Lukman kepada wartawan di Cafe Pinisi Jalan Perak Barat 229, Surabaya, Jumat (3/7/2009).
Lukman mengatakan kapasitas Andi sebagai ilmuwan politik patut dipertanyakan dengan statementnya tersebut. Sebab kata Lukman, bangsa Indonesia saat ini akan memilih presiden bukan memilih kepala suku.
Dengan statementnya tersebut, Andi telah melecehkan dan melukai etnis tertentu. Pernyataan yang menyepelekan suku tertentu tersebut merupakan upaya memrovokasi untuk mencabik-cabik persatuan dan kesatuan Indonesia.
"Jangan dilihat dari sukunya tapi lihatlah dari integritasnya, intelektualnya,
dan pola pikirnya," tandas Lukman yang dikenal sebagai pengusaha di bidang transportasi laut ini.
Dengan pernyataan tersebut, imbuh Lukman, Andi sudah menimbulkan suasana yang tidak kondusif. Padahal saat ini situasi politik sudah kondusif dan aman.
Andi kata dia tidak tahu ada istiadat dengan melecehkan sukunya sendiri. Karena itu Forum Solidaritas Bhinneka Tunggal Ika menuntut pada Andi agar mencabut pernyataannya secara resmi, meminta maaf melalui media massa pada seluruh rakyat Indonesia.
"Kami beri waktu paling lambat 2 x 24 jam sebelum masa tenang. Jika tidak kami akan melangkah ke jalur hukum," tegasnya. (wln/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dinilai Lecehkan Bugis
Andi Mallarangeng Dituntut Minta Maaf 2x24 Jam
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Melalui Ketuanya Lukman Ladjoni, forum tersebut meminta agar Presiden SBY mencopot Andi sebagai juru bicaranya dan pengurus DPP Partai Demokrat.
"Kepada Presiden kami meminta mempurnatugaskan Andi," tegas Lukman kepada wartawan di Cafe Pinisi Jalan Perak Barat 229, Surabaya, Jumat (3/7/2009).
Lukman mengatakan kapasitas Andi sebagai ilmuwan politik patut dipertanyakan dengan statementnya tersebut. Sebab kata Lukman, bangsa Indonesia saat ini akan memilih presiden bukan memilih kepala suku.
Dengan statementnya tersebut, Andi telah melecehkan dan melukai etnis tertentu. Pernyataan yang menyepelekan suku tertentu tersebut merupakan upaya memrovokasi untuk mencabik-cabik persatuan dan kesatuan Indonesia.
"Jangan dilihat dari sukunya tapi lihatlah dari integritasnya, intelektualnya,
dan pola pikirnya," tandas Lukman yang dikenal sebagai pengusaha di bidang transportasi laut ini.
Dengan pernyataan tersebut, imbuh Lukman, Andi sudah menimbulkan suasana yang tidak kondusif. Padahal saat ini situasi politik sudah kondusif dan aman.
Andi kata dia tidak tahu ada istiadat dengan melecehkan sukunya sendiri. Karena itu Forum Solidaritas Bhinneka Tunggal Ika menuntut pada Andi agar mencabut pernyataannya secara resmi, meminta maaf melalui media massa pada seluruh rakyat Indonesia.
"Kami beri waktu paling lambat 2 x 24 jam sebelum masa tenang. Jika tidak kami akan melangkah ke jalur hukum," tegasnya. (wln/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- KPU Jatim Pastikan DPT Jatim Bersih
- Kampanye di Surabaya Sepi, Guruh Optimis Mega-Prabowo Menang
- Kampanye Mega-Prabowo
Guruh Minta Masyarakat Waspadai Kecurangan Pilpres - Spanduk Capres Ngawur
Giliran Panwaslu Salahkan Tim Sukses & KPU
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


