Suroboyoan
- ۩۞۩ [Un... thedarkcm
- Seminar International Pen... pendidikan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 17:58 WIB
Pelajar Madrasah Aliyah Edarkan Ganja -
Rabu, 25/11/2009 16:19 WIB
Ribuan Lubang Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan -
Rabu, 25/11/2009 14:41 WIB
Pelaku Pelindas Anak ke KA Divonis 10 Tahun Penjara -
Rabu, 25/11/2009 12:31 WIB
Landasan Pacu Lanud Berlubang
46 Hari Ditutup, Bandara Abdulrachman Saleh Dibuka -
Rabu, 25/11/2009 12:25 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
PSK 'Menghilang' Saat Razia Digelar
Indeks Berita
Kamis, 02/07/2009 17:21 WIB
Seorang Bonek Ditemukan Tewas Tergeletak di Samping Rel
Tamam Mubarrok - detikSurabaya
Mojokerto -
Seorang bonek, suporter Persebaya ditemukan tewas di Stasiun KA Mojokerto, Kamis (2/7/2009). Hingga sore ini, mayat pemuda asal Gunung Anyar Surabaya itu, masih berada di kamar mayat RSUD Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto.
Dari SIM yang ada, suporter itu diketahui bernama Yonif Karansa (25), warga RT 3/RW V, Gunung Anyar, Rungkut, Surabaya. "Ditemukan tergeletak di samping rel sekitar pukul tiga dinihari," kata Kepala Stasiun KA Mojokerto, Fatoni kepada detiksurabaya.com di lokasi.
Menurut Fatoni, KA Pasundan merupakan kereta api terakhir yang melintas di Stasiun KA Mojokerto. Kereta api tersebut dipenuhi para suporter Persebaya, yang pulang dari menonton dan mendukung Persebaya di Bandung.
Saat ditemukan, mayat itu hanya memakai celana dalam saja. Tepat di ketiak mayat, terselip KTP dan SIM yang diduga sengaja diselipkan oleh orang tertentu. Setelah pagi menyingsing, penemuan mayat itu dilaporkan ke polisi dan dibawa ke RSUD.
Satuan Reskrim Polresta Mojokerto, memastikan Yonif merupakan salah satu suporter Persebaya yang pulang dari Bandung. "Kami sudah bertemu dengan keluarga korban tadi," kata Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP I Gede Suartika.
Menurut keterangan keluarga, tambah Suartika, Yonif berangkat bersama sejumlah temannya ke Bandung untuk mendukung Persebaya, Minggu (28/6/2009). "Keluarga sangat kaget, setelah tahu jika Yonif ditemukan tewas di Stasiun KA Mojokerto,: tambah Suartika.
Selain bertemu dengan keluarga, Satuan Reskrim Polresta Mojokerto juga sudah menghubungi Ketua Yayasan Suporter Surabaya, Wastomi Suheri. "Pak Wastomi bilang, jika bonek itu ada yang liar dan ada yang terkoordinasi," kata Suartika.
Meski diduga korban merupakan bonek yang tidak terdaftar, namun polisi tetap akan meminta keterangan ke sejumlah saksi. Di antaranya teman-teman korban yang ikut berangkat ke Bandung. "Kalau melihat lukanya, korban dibunuh di atas kereta api," jelas Suartika.
(bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Seorang Bonek Ditemukan Tewas Tergeletak di Samping Rel
Tamam Mubarrok - detikSurabaya
Dari SIM yang ada, suporter itu diketahui bernama Yonif Karansa (25), warga RT 3/RW V, Gunung Anyar, Rungkut, Surabaya. "Ditemukan tergeletak di samping rel sekitar pukul tiga dinihari," kata Kepala Stasiun KA Mojokerto, Fatoni kepada detiksurabaya.com di lokasi.
Menurut Fatoni, KA Pasundan merupakan kereta api terakhir yang melintas di Stasiun KA Mojokerto. Kereta api tersebut dipenuhi para suporter Persebaya, yang pulang dari menonton dan mendukung Persebaya di Bandung.
Saat ditemukan, mayat itu hanya memakai celana dalam saja. Tepat di ketiak mayat, terselip KTP dan SIM yang diduga sengaja diselipkan oleh orang tertentu. Setelah pagi menyingsing, penemuan mayat itu dilaporkan ke polisi dan dibawa ke RSUD.
Satuan Reskrim Polresta Mojokerto, memastikan Yonif merupakan salah satu suporter Persebaya yang pulang dari Bandung. "Kami sudah bertemu dengan keluarga korban tadi," kata Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP I Gede Suartika.
Menurut keterangan keluarga, tambah Suartika, Yonif berangkat bersama sejumlah temannya ke Bandung untuk mendukung Persebaya, Minggu (28/6/2009). "Keluarga sangat kaget, setelah tahu jika Yonif ditemukan tewas di Stasiun KA Mojokerto,: tambah Suartika.
Selain bertemu dengan keluarga, Satuan Reskrim Polresta Mojokerto juga sudah menghubungi Ketua Yayasan Suporter Surabaya, Wastomi Suheri. "Pak Wastomi bilang, jika bonek itu ada yang liar dan ada yang terkoordinasi," kata Suartika.
Meski diduga korban merupakan bonek yang tidak terdaftar, namun polisi tetap akan meminta keterangan ke sejumlah saksi. Di antaranya teman-teman korban yang ikut berangkat ke Bandung. "Kalau melihat lukanya, korban dibunuh di atas kereta api," jelas Suartika.
(bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Kecewa Bupati, 3 Suporter Deltras Sidoarjo Mogok Makan
- Sweeping Suporter Persebaya, LA Mania Ricuh dengan Bonek
- Amuk Bonek di Gresik
Saleh Curiga Ada Konspirasi Menghancurkan Persebaya - Bonek Ngamuk di Gresik, Bos Persebaya Minta Maaf
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




