Suroboyoan
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- salam kenal cak..:D... angelicavoc
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 24/11/2009 09:09 WIB
Gara-gara Bola Voli
Polisi Tidak Tetapkan Tersangka Tawuran -
Selasa, 24/11/2009 08:34 WIB
2009, Pelaku Curat Anak-anak Capai 133 Orang -
Senin, 23/11/2009 22:19 WIB
Gara-gara Bola Voli, Mahasiswa STIKES Tawuran dengan Warga -
Senin, 23/11/2009 18:26 WIB
Askes Imbau RS Pemerintah Ikut Program PJKMU -
Senin, 23/11/2009 18:20 WIB
Tidur-tiduran, Tukang Becak Bablas ke Akhirat
Indeks Berita
Kamis, 02/07/2009 17:07 WIB
Pelaku Penggelapan Mobil Rental Diduga Melibatkan Oknum TNI
Rois Jajeli - detikSurabaya

Ilustrasi
Surabaya -
Kasus penggelapan mobil rental yang dilakukan mahasiswa FISIP salah satu perguruan tinggi di Surabaya diduga melibatkan oknum TNI dan Polri. Untuk itu, korban pemilik rental meminta polisi segera mengungkap dan menangkap oknum TNI dan Polri tersebut.
"Kami sudah memberikan informasi siapa jaringan penggelapan mobil yang dilakukan tersangka Hendrikus. Tapi sampai saat ini masih belum ada kabar pelaku dari oknum yang diduga terlibat belum tertangkap," kata Wisnu, salah satu pemilik rental mobil kepada wartawan, saat menggelar jumpa pers di sebuah restoran di Jalan Darmo Permai Selatan, Surabaya, Kamis (2/7/2009) siang.
Wisnu, pemilik rent car di kawasan Dukuh Kupang Timur Surabaya ini mengatakan, mobil yang digelapkan tersangka sebanyak 100 unit dari beberapa rental. Untuk mobil miliknya, yang digelapkan mahasiswa semester V itu sebanyak 22 unit terdiri dari berbagai jenis seperti Xenia, Terios, Swift Vios dan
beberapa jenis mobil lainnya.
Jika ditaksir kerugiannya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2 Miliar. "Kerugian itu dihitung dari nilai mobil dan uang biaya sewa sebesar Rp 3 - 4 juta," tuturnya.
Ia mengatakan, tersangka menyewa mobil sejak Awal Juni 2008 dengan modus mengaku sebagai karyawan salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia. Tersangka menyodorkan proposal kerjasama dengan Wisnu tentang sewa mobil.
Awalnya Wisnu percaya dengan ulah tersangka. Namun Wisnu mulai curiga karena sejak akhir Februari tersangka menghilang dan tidak membayar sewa mobil. Wisnu juga kaget, karena setelah dicek tersangka bukan karyawan perusahaan rokok tersebut.
"Kami menurunkan tim sendiri dan menemukan 12 mobil dari 22 mobil yang digelapkan. Sekarang ini kami juga berusaha untuk mencari sisa mobil yang belum ditemukan," tuturnya.
Diduga penggelapan mobil itu melibatkan oknum TNI AL, AD dan AU. Pihaknya menyangkan polisi tidak memberikan surat tembusan ke polisi militer masing-masing TNI. Bahkan ada oknum TNI AL yang berpangkat Letnan Kolonel (Letkol).
"Kenapa pihak Polwiltabes Surabaya tidak membuatkan surat tembusan kepada instasi militer yang sudah jelas anggotanya terlibat dalam masalah ini. Kenapa pihak kepolisian yang suda kita berikan informasi mengenai sindikat jaringan dan orang-orang yang menggelapkan mobil tidak segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Tersangka Hendrikus Eka saat ini mendekam di tahanan Sat Reskrim Polwiltabes Surabaya sejak 16 Mei 2009 lalu.
Sedangkan siswa mobil yang sampai saat ini diduga berada ditangan oknum TNI maupun warga sipil yakni Xenia warna hitam Nopol L 1760 CF. Terios warna silver L 1558 DF. Swift warna hitam L 1776 GQ. Xenia hitam L 1694 GM. Yaris warna silver L 1576 FQ. Xenia warna hitam L 1517 MD. Xenia hitam L 1861 GO. Vios silver L 1265 BC. Xenia warna biru W 1595 NE dan Xenia warna Aqua Blue L 1504 HB.
(roi/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pelaku Penggelapan Mobil Rental Diduga Melibatkan Oknum TNI
Rois Jajeli - detikSurabaya

Ilustrasi
"Kami sudah memberikan informasi siapa jaringan penggelapan mobil yang dilakukan tersangka Hendrikus. Tapi sampai saat ini masih belum ada kabar pelaku dari oknum yang diduga terlibat belum tertangkap," kata Wisnu, salah satu pemilik rental mobil kepada wartawan, saat menggelar jumpa pers di sebuah restoran di Jalan Darmo Permai Selatan, Surabaya, Kamis (2/7/2009) siang.
Wisnu, pemilik rent car di kawasan Dukuh Kupang Timur Surabaya ini mengatakan, mobil yang digelapkan tersangka sebanyak 100 unit dari beberapa rental. Untuk mobil miliknya, yang digelapkan mahasiswa semester V itu sebanyak 22 unit terdiri dari berbagai jenis seperti Xenia, Terios, Swift Vios dan
beberapa jenis mobil lainnya.
Jika ditaksir kerugiannya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2 Miliar. "Kerugian itu dihitung dari nilai mobil dan uang biaya sewa sebesar Rp 3 - 4 juta," tuturnya.
Ia mengatakan, tersangka menyewa mobil sejak Awal Juni 2008 dengan modus mengaku sebagai karyawan salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia. Tersangka menyodorkan proposal kerjasama dengan Wisnu tentang sewa mobil.
Awalnya Wisnu percaya dengan ulah tersangka. Namun Wisnu mulai curiga karena sejak akhir Februari tersangka menghilang dan tidak membayar sewa mobil. Wisnu juga kaget, karena setelah dicek tersangka bukan karyawan perusahaan rokok tersebut.
"Kami menurunkan tim sendiri dan menemukan 12 mobil dari 22 mobil yang digelapkan. Sekarang ini kami juga berusaha untuk mencari sisa mobil yang belum ditemukan," tuturnya.
Diduga penggelapan mobil itu melibatkan oknum TNI AL, AD dan AU. Pihaknya menyangkan polisi tidak memberikan surat tembusan ke polisi militer masing-masing TNI. Bahkan ada oknum TNI AL yang berpangkat Letnan Kolonel (Letkol).
"Kenapa pihak Polwiltabes Surabaya tidak membuatkan surat tembusan kepada instasi militer yang sudah jelas anggotanya terlibat dalam masalah ini. Kenapa pihak kepolisian yang suda kita berikan informasi mengenai sindikat jaringan dan orang-orang yang menggelapkan mobil tidak segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Tersangka Hendrikus Eka saat ini mendekam di tahanan Sat Reskrim Polwiltabes Surabaya sejak 16 Mei 2009 lalu.
Sedangkan siswa mobil yang sampai saat ini diduga berada ditangan oknum TNI maupun warga sipil yakni Xenia warna hitam Nopol L 1760 CF. Terios warna silver L 1558 DF. Swift warna hitam L 1776 GQ. Xenia hitam L 1694 GM. Yaris warna silver L 1576 FQ. Xenia warna hitam L 1517 MD. Xenia hitam L 1861 GO. Vios silver L 1265 BC. Xenia warna biru W 1595 NE dan Xenia warna Aqua Blue L 1504 HB.
(roi/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Perampokan di Villa Bukit Indah
Anak Majikan dan Pembantu Disekap - Usai Kencan dengan PSK, Satpam PGS Gasak Ponsel
- Perumahan Elit di Villa Bukit Indah Disatroni Perampok
- PSK Embat Dompet Tamunya yang Tengah Mabuk
Iklan Mini
Motor:GL MAX Neotex'96Lengkap Orsinil=5,6jt Nego Bratang Wetan 4/16A(081357292215)
Motor:MTR GEROBAK TERMURAH Cash/Kredit Bisa Grosir Ngagel Rejo Kidul 44 T03177852555
HP:"OC"03170232455;n97gX3mg(45)w980igbsb(17) 6500sg(1350)3660l/3650l(350/325)6600l(450)
Mobil:MANNA MOBIL KERTAJAYA 210 0315011571 H.STREAM 1.7 Manual'05(L)TgI Slv F.OrsCat
HP:Ciliwung 64 T.03170573369New100%PhilipsBat Standby 1Bulan2mp Bluetooth RadioMmc1Gb(8) PhilipsSpecialEditionDragon&Phoenix(11)tt
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com





