Suroboyoan
- ۩۞۩ [Un... thedarkcm
- Seminar International Pen... pendidikan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 19:34 WIB
Persik Imbang dengan Persipura -
Rabu, 25/11/2009 17:29 WIB
Dugaan Korupsi Rp 22 Miliar
Eks Dirut PT Iglas Dijebloskan ke Rutan Medaeng -
Rabu, 25/11/2009 17:16 WIB
Embat HP PSK, Arifin Diamankan -
Rabu, 25/11/2009 16:59 WIB
Polisi Amankan 2.500 keping DVD Porno -
Rabu, 25/11/2009 16:46 WIB
Berkas Pelanggar Perda Anti Rokok Ditolak Pengadilan
Indeks Berita
Rabu, 01/07/2009 10:16 WIB
Pisahkan Kembar Siam, Tim Dokter Berpacu dengan Waktu
Fatichatun Nadhiroh - detikSurabaya

Surabaya -
Proses pemisahan kembar siam asal NTB M Noval dan M Faras (3 bulan) hari ini membuat tim dokter kalang kabut. Berdasarkan pengalaman selama ini proses pemisahan harus melewati beberapa kali pemeriksaan dan perencanaan.
Diprediksi, operasi kali ini membutuhkan waktu selama kurang lebih 12 jam. Dalam operasi nanti risiko-risiko bisa saja terjadi baik sebelum atau sesudah operasi. Diantaranya, salah satu bayi meninggal, kedua bayi meninggal atau kedua bayi selamat.
"Ini adalah operasi pemisahan yang dilakukan tanpa persiapan panjang. Biasanya kita mempersiapkan operasi ini minimal 1 bulan sebelum pemisahan. Namun kali ini beda, karena kondisi memburuk operasi harus kita lakukan segera," kata salah satu tim kembar siam bedah anak RSU dr Soetomo, dr Purwadi SpBA(K) di sela-sela melakukan rapat tertutup kepada detiksurabaya.com, Rabu (1/7/2009).
Bahkan, pagi ini tim dokter mempersiapkan alat-alat yang diperlukan untuk pemisahan. Dan tehnik operasi pemisahan kembar siam tipe dempet dada hingga perut atau thoraco omphalopagus.
"Kita berusaha semaksimal mungkin untuk kedua bayi, apalagi berat badannya saat ini masih 5 kg tentu risikonya sangat tinggi," tambahnya.
Sebelumnya, tim dokter akan melakukan operasi pemisahan mendadak hari ini karena kembar siam asal Mataram, NTB memburuk. Bayi Ahmad Ridwan (38) dan BQ Widyawati (28) asal Penoda Gandor Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur ini kondisinya memburuk sejak sepekan. Bayi ini lahir pada Selasa 17 Maret 2009 pukul 13.00 WITA di RSUD Selong, Lombok Timur dan dirujuk ke RSU Mataram, NTB. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pisahkan Kembar Siam, Tim Dokter Berpacu dengan Waktu
Fatichatun Nadhiroh - detikSurabaya

Video Terkait
Diprediksi, operasi kali ini membutuhkan waktu selama kurang lebih 12 jam. Dalam operasi nanti risiko-risiko bisa saja terjadi baik sebelum atau sesudah operasi. Diantaranya, salah satu bayi meninggal, kedua bayi meninggal atau kedua bayi selamat.
"Ini adalah operasi pemisahan yang dilakukan tanpa persiapan panjang. Biasanya kita mempersiapkan operasi ini minimal 1 bulan sebelum pemisahan. Namun kali ini beda, karena kondisi memburuk operasi harus kita lakukan segera," kata salah satu tim kembar siam bedah anak RSU dr Soetomo, dr Purwadi SpBA(K) di sela-sela melakukan rapat tertutup kepada detiksurabaya.com, Rabu (1/7/2009).
Bahkan, pagi ini tim dokter mempersiapkan alat-alat yang diperlukan untuk pemisahan. Dan tehnik operasi pemisahan kembar siam tipe dempet dada hingga perut atau thoraco omphalopagus.
"Kita berusaha semaksimal mungkin untuk kedua bayi, apalagi berat badannya saat ini masih 5 kg tentu risikonya sangat tinggi," tambahnya.
Sebelumnya, tim dokter akan melakukan operasi pemisahan mendadak hari ini karena kembar siam asal Mataram, NTB memburuk. Bayi Ahmad Ridwan (38) dan BQ Widyawati (28) asal Penoda Gandor Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur ini kondisinya memburuk sejak sepekan. Bayi ini lahir pada Selasa 17 Maret 2009 pukul 13.00 WITA di RSUD Selong, Lombok Timur dan dirujuk ke RSU Mataram, NTB. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Kembar Siam Pandaan
Janeeta-Janeetra Jalani Operasi Pemisahan Juli - Kembar Siam Pandaan
Rayakan Ultah ke-1, Janeeta-Janeetra Banjir Hadiah - Jelang Operasi Pemisahan
Usia Kembar Janeeta-Janeetra Genap 1 Tahun - Kembar Siam Asal Sidoarjo
Sempat Kritis, Saat Ini Berat Badan Capai 4.300 Gram
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




