Suroboyoan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 12:52 WIB
Bayi Usia 1 Bulan Tewas
2,5 Tahun Menikah, Nanang Kerap Hajar Istri -
Rabu, 25/11/2009 12:04 WIB
Sebulan Perda Anti Rokok
Pemberian Sanksi Sepenuhnya Tugas Satpol PP -
Rabu, 25/11/2009 11:22 WIB
Pertamina Jamin BBM untuk Penerbangan Haji Aman -
Rabu, 25/11/2009 11:08 WIB
Lomba Lari 10 KM di Suramadu
Surat Izin Menteri PU Turun, Siang Ini Gelar Rapat Teknis -
Rabu, 25/11/2009 10:47 WIB
Kabel Telepon Terjulur Ke Jalan, Lalin Kalianak Macet
Indeks Berita
Rabu, 01/07/2009 09:28 WIB
Kondisi Memburuk, Kembar Siam NTB Dipisahkan Hari Ini
Steven Lenakoly - detikSurabaya

Kembar siam M Noval dan M Faras
Surabaya -
Tim kembar siam RSU dr Soetomo Surabaya memisahkan kembar siam asal Mataram, NTB hari ini. Pasalnya, kondisi bayi yang mengalami kembar siam tipe dempet dada hingga perut atau thoraco omphalopagus, M Noval dan M Faras (3 bulan) memburuk.
"Memburuknya kondisi ini dipicu tubuh M Noval yang mengalami kelainan jantung dan pembuluh darah terbalik, sehingga tubuhnya terus membiru," kata salah satu tim kembar siam bedah anak RSU dr Soetomo, dr Purwadi SpBA(K) di sela-sela mengikuti rapat tertutup kepada detiksurabaya.com, Rabu (1/7/2009).
Purwadi menjelaskan, seharusnya bayi kembar siam dioperasi dalam over tan yakni saat berat badan mencapai 10 kg, hemoglobin mencapai 10 dan usia mencapai 10 minggu. Namun karena alasan ingin menyelamatkan kedua bayi maka operasi darurat dilakukan.
Namun sejak sepekan ini kondisi bayi pasangan Ahmad Ridwan (38) dan BQ Widyawati (28) asal Penoda Gandor Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur kondisinya terus memburuk. Selain sesak nafas karena mengalami payah jantung, suhu tubuhnya terus meninggi.
"Saat ini kita mengalami dilema. Satu sisi harus menyelamatkan salah satu bayi, di sisi lain kondisi bayi tidak optimal," tambahnya.
Operasi darurat ini rencananya akan dilakukan usai makan siang. Tim dokter yang melakukan operasi berjumlah 60 orang dan dibagi menjadi 2 tim. Tim I dipimpin oleh dr Purwadi SpBAK dan tim II dipimpin Prof Dr dr Sjaifuddin Noer SpBP.
"Doa kan operasi ini berjalan lancar dan tidak ada kendala. Mudah-mudahan kedua bayi bisa diselamatkan," tegasnya.
Sebelumnya, bayi asal Penoda Gandor Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur lahir pada Selasa 17 Maret 2009 pukul 13.00 WITA di RSUD Selong, Lombok Timur dan dirujuk ke RSU Mataram, NTB. Bayi Ahmad Ridwan (38) dan BQ Widyawati (28) ini dirujuk ke RSU dr Soetomo untuk dipisahkan. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kondisi Memburuk, Kembar Siam NTB Dipisahkan Hari Ini
Steven Lenakoly - detikSurabaya

Kembar siam M Noval dan M Faras
Video Terkait
"Memburuknya kondisi ini dipicu tubuh M Noval yang mengalami kelainan jantung dan pembuluh darah terbalik, sehingga tubuhnya terus membiru," kata salah satu tim kembar siam bedah anak RSU dr Soetomo, dr Purwadi SpBA(K) di sela-sela mengikuti rapat tertutup kepada detiksurabaya.com, Rabu (1/7/2009).
Purwadi menjelaskan, seharusnya bayi kembar siam dioperasi dalam over tan yakni saat berat badan mencapai 10 kg, hemoglobin mencapai 10 dan usia mencapai 10 minggu. Namun karena alasan ingin menyelamatkan kedua bayi maka operasi darurat dilakukan.
Namun sejak sepekan ini kondisi bayi pasangan Ahmad Ridwan (38) dan BQ Widyawati (28) asal Penoda Gandor Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur kondisinya terus memburuk. Selain sesak nafas karena mengalami payah jantung, suhu tubuhnya terus meninggi.
"Saat ini kita mengalami dilema. Satu sisi harus menyelamatkan salah satu bayi, di sisi lain kondisi bayi tidak optimal," tambahnya.
Operasi darurat ini rencananya akan dilakukan usai makan siang. Tim dokter yang melakukan operasi berjumlah 60 orang dan dibagi menjadi 2 tim. Tim I dipimpin oleh dr Purwadi SpBAK dan tim II dipimpin Prof Dr dr Sjaifuddin Noer SpBP.
"Doa kan operasi ini berjalan lancar dan tidak ada kendala. Mudah-mudahan kedua bayi bisa diselamatkan," tegasnya.
Sebelumnya, bayi asal Penoda Gandor Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur lahir pada Selasa 17 Maret 2009 pukul 13.00 WITA di RSUD Selong, Lombok Timur dan dirujuk ke RSU Mataram, NTB. Bayi Ahmad Ridwan (38) dan BQ Widyawati (28) ini dirujuk ke RSU dr Soetomo untuk dipisahkan. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Kembar Siam Pandaan
Janeeta-Janeetra Jalani Operasi Pemisahan Juli - Kembar Siam Pandaan
Rayakan Ultah ke-1, Janeeta-Janeetra Banjir Hadiah - Jelang Operasi Pemisahan
Usia Kembar Janeeta-Janeetra Genap 1 Tahun - Kembar Siam Asal Sidoarjo
Sempat Kritis, Saat Ini Berat Badan Capai 4.300 Gram
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




