Suroboyoan
- Seminar International Pen... pendidikan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 17:16 WIB
Embat HP PSK, Arifin Diamankan -
Rabu, 25/11/2009 16:59 WIB
Polisi Amankan 2.500 keping DVD Porno -
Rabu, 25/11/2009 16:46 WIB
Berkas Pelanggar Perda Anti Rokok Ditolak Pengadilan -
Rabu, 25/11/2009 16:37 WIB
Petugas Penegak Perda Anti Rokok Akan Dikurangi -
Rabu, 25/11/2009 16:09 WIB
Pilwali Surabaya 2010
Arif Afandi Tak Risaukan Majunya Bambang DH
Indeks Berita
Senin, 29/06/2009 15:08 WIB
Giliran Kantor Gubernur Digeruduk Para Buruh
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya -
Puas menyampaikan aspirasinya di Mapolda Jatim dan Disnaker, seratusan buruh tergabung Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Jatim ngelurug kantor gubernur Jalan Pahlawan.
Mereka meminta pemprov Jatim mengeluarkan peraturan untuk menjamin hak-hak pata buruh. "Kami ingin pihak pemerintah lebih memperhatikan nasib para buruh," ujar Sekretaris KASBI, Jamaludin kepada wartawan di lokasi, Senin (29/6/2009).
Dia menambahkan, aksi massa yang digelar ini melaporkan tindak pidana ketenagakerjaan yang dilakukan beberapa pengusaha nakal di Sidoarjo dan Kediri. Hingga saat ini kasus tersebut belum mendapatkan penanganan dari Disnaker setempat.
Perusahaan nakal tersebut yakni PT Grand Prix Indo Agung, PT Santox Jaya Abadi, PT Wijaya Sentosa Food dan PT Surya Indah Sejahtera. Ke-4 perusahaan di Sidoarjo. Sedangkan di Kediri yakni PT Timur Selatan.
Tindak pidana ketenagakerjaan oleh perusahaan tersebut adalah merumahkan buruh tanpa membayar upah, membayar upah buruh di bawah UMK, tidak mengikutsertakan buruh pada program Jamsostek, memberlakukan sistem kerja kontrak dan outsourcing yang bertentangan dengan ketentuan berlaku.
Ada 3 hal yang dituntut pihak Pemprov Jatim terkait kasus tersebut. Yakni mendesak gubernur Jatim untuk mengeluarkan peraturan di bidang pengawas ketenagakerjaan yang menjamin hak-hak buruh terlindungi. Selain itu pengawasan ketenagakerjaan Provinsi Jatim, mengambil alih kewenangan disnaker setempat dan Polda Jatim diharap mengambil alih penyidikan atas tindak pidana ketenagakerjaan yang sebelumnya dilaporkan ke polisi.
Massa juga menyatakan bahwa pileg dan pilpres tahun 2009 bukan solusi dari rakyat. Sementara capres dan cawapres bukanlah mereka-mereka yang berpihak ke rakyat.
(iwd/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Giliran Kantor Gubernur Digeruduk Para Buruh
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Foto: Imam Wahyudiyanta
Mereka meminta pemprov Jatim mengeluarkan peraturan untuk menjamin hak-hak pata buruh. "Kami ingin pihak pemerintah lebih memperhatikan nasib para buruh," ujar Sekretaris KASBI, Jamaludin kepada wartawan di lokasi, Senin (29/6/2009).
Dia menambahkan, aksi massa yang digelar ini melaporkan tindak pidana ketenagakerjaan yang dilakukan beberapa pengusaha nakal di Sidoarjo dan Kediri. Hingga saat ini kasus tersebut belum mendapatkan penanganan dari Disnaker setempat.
Perusahaan nakal tersebut yakni PT Grand Prix Indo Agung, PT Santox Jaya Abadi, PT Wijaya Sentosa Food dan PT Surya Indah Sejahtera. Ke-4 perusahaan di Sidoarjo. Sedangkan di Kediri yakni PT Timur Selatan.
Tindak pidana ketenagakerjaan oleh perusahaan tersebut adalah merumahkan buruh tanpa membayar upah, membayar upah buruh di bawah UMK, tidak mengikutsertakan buruh pada program Jamsostek, memberlakukan sistem kerja kontrak dan outsourcing yang bertentangan dengan ketentuan berlaku.
Ada 3 hal yang dituntut pihak Pemprov Jatim terkait kasus tersebut. Yakni mendesak gubernur Jatim untuk mengeluarkan peraturan di bidang pengawas ketenagakerjaan yang menjamin hak-hak buruh terlindungi. Selain itu pengawasan ketenagakerjaan Provinsi Jatim, mengambil alih kewenangan disnaker setempat dan Polda Jatim diharap mengambil alih penyidikan atas tindak pidana ketenagakerjaan yang sebelumnya dilaporkan ke polisi.
Massa juga menyatakan bahwa pileg dan pilpres tahun 2009 bukan solusi dari rakyat. Sementara capres dan cawapres bukanlah mereka-mereka yang berpihak ke rakyat.
(iwd/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Ratusan Buruh Pengolahan Kayu Wadul ke Gubernur
- Perusahaan Pailit, Ratusan Buruh Pengolahan Kayu Demo
- Tuntut Hentikan Reklamasi, Nelayan Greges Demo
- Jalan Tambak Mayor Rusak Parah, Ratusan Sopir Angkot Mogok
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




