Suroboyoan
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- salam kenal cak..:D... angelicavoc
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Senin, 23/11/2009 22:19 WIB
Gara-gara Bola Voli, Mahasiswa STIKES Tawuran dengan Warga -
Senin, 23/11/2009 18:26 WIB
Askes Imbau RS Pemerintah Ikut Program PJKMU -
Senin, 23/11/2009 18:20 WIB
Tidur-tiduran, Tukang Becak Bablas ke Akhirat -
Senin, 23/11/2009 18:15 WIB
Berawal Telepon Nyasar, Mahkota Sekar Direnggut -
Senin, 23/11/2009 18:06 WIB
Terbelit Utang, Stanley Gadaikan Motor Teman
Indeks Berita
Jumat, 19/06/2009 10:48 WIB
Kecerdasan Anak Dipengaruhi Lingkungan dan Genetik
Fatichatun Nadhiroh - detikSurabaya

Surabaya -
Orang tua mana yang tak ingin anak cerdas dan kreatif. Semua orang tua dapat melakukannya jika mau mementingkan dan mengutamakan kebutuhan anak mulai dari kandungan.
Kecerdasan dipengaruhi 2 faktor utama yakni faktor lingkungan dan keturunan (genetik). Seorang anak bisa mengembangkan kecerdasan dengan dasar keturunan dan rangsangan dari faktor lingkungan. Namun bagi orang tua yang kebetulan tidak berkesempatan mengikuti pendidikan tinggi, bisa dicukupi kebutuhan pengembangan kecerdasan mulai kandungan hingga remaja.
"Stimulasi dilakukan setiap ada kesempatan berinteraksi dengan anak sesuai umur dan perkembangan anak. Yang perlu disiapkan yakni kebutuhan fisik-biologis, kasih sayang dan kebutuhan stimulasi," kata ahli anak Siloam Hospital, dr Ahmad Suryawan SpAK kepada detiksurabaya.com, Jumat (19/6/2009).
Stimulasi dini dan perangsangan kecerdasan itu bisa dilakukan saat memandikan, mengganti popok, menyusui, menggendong, berjalan-jalan, menonton teve, membunyikan berbagai suara atau musik bergantian dan menjelang tidur.
"Bermain Bermain ciluk ba pada bayi 3-6 bulan, memanggil nama, mengajak bersalaman, membacakan dongeng, merangsang duduk dan dilatih berdiri berpegangan pada bayi 6-12 bulan," tambahnya.
Selain itu menggambar, menyusun kubus, puzzle, naik turun tangga, melepas celana, mengerti dan melakukan perintah sederhana, menyebut dan menunjuk benda-benda pada usia 12-18 bulan.
Usia 18-24 bulan, menyebut dan menunjuk bagian-bagian tubuh, nama-nama binatang dan benda di sekitar rumah, bermain bola, melompat, memakai celana baju dan mencuci tangan.
Perangsangan untuk berbicara dan bercerita, seperti diajak memancing, menendang bola, mengalah dan belajar kerja sama, mengajarkan anak menanam biji hingga tumbuh, memelihara tanaman atau binatang, berwisata dan mengenalkan alam semesta pada usia 2-3 tahun.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kecerdasan Anak Dipengaruhi Lingkungan dan Genetik
Fatichatun Nadhiroh - detikSurabaya

Kecerdasan dipengaruhi 2 faktor utama yakni faktor lingkungan dan keturunan (genetik). Seorang anak bisa mengembangkan kecerdasan dengan dasar keturunan dan rangsangan dari faktor lingkungan. Namun bagi orang tua yang kebetulan tidak berkesempatan mengikuti pendidikan tinggi, bisa dicukupi kebutuhan pengembangan kecerdasan mulai kandungan hingga remaja.
"Stimulasi dilakukan setiap ada kesempatan berinteraksi dengan anak sesuai umur dan perkembangan anak. Yang perlu disiapkan yakni kebutuhan fisik-biologis, kasih sayang dan kebutuhan stimulasi," kata ahli anak Siloam Hospital, dr Ahmad Suryawan SpAK kepada detiksurabaya.com, Jumat (19/6/2009).
Stimulasi dini dan perangsangan kecerdasan itu bisa dilakukan saat memandikan, mengganti popok, menyusui, menggendong, berjalan-jalan, menonton teve, membunyikan berbagai suara atau musik bergantian dan menjelang tidur.
"Bermain Bermain ciluk ba pada bayi 3-6 bulan, memanggil nama, mengajak bersalaman, membacakan dongeng, merangsang duduk dan dilatih berdiri berpegangan pada bayi 6-12 bulan," tambahnya.
Selain itu menggambar, menyusun kubus, puzzle, naik turun tangga, melepas celana, mengerti dan melakukan perintah sederhana, menyebut dan menunjuk benda-benda pada usia 12-18 bulan.
Usia 18-24 bulan, menyebut dan menunjuk bagian-bagian tubuh, nama-nama binatang dan benda di sekitar rumah, bermain bola, melompat, memakai celana baju dan mencuci tangan.
Perangsangan untuk berbicara dan bercerita, seperti diajak memancing, menendang bola, mengalah dan belajar kerja sama, mengajarkan anak menanam biji hingga tumbuh, memelihara tanaman atau binatang, berwisata dan mengenalkan alam semesta pada usia 2-3 tahun.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Demam Kerap Ganggu Kesehatan Anak Saat Pancaroba
- Baksos DSC untuk Fery
Bantuan Bocah Tersiram Minyak Goreng Kembali Diberikan - Awas..! Musim Pancaroba Hantui Anak-anak
- Bocah Tersiram Minyak Goreng
Luka Bakar di Punggung Kering, Fery Minta Duduk
Iklan Mini
Motor:GL MAX Neotex'96Lengkap Orsinil=5,6jt Nego Bratang Wetan 4/16A(081357292215)
Motor:MTR GEROBAK TERMURAH Cash/Kredit Bisa Grosir Ngagel Rejo Kidul 44 T03177852555
HP:"OC"03170232455;n97gX3mg(45)w980igbsb(17) 6500sg(1350)3660l/3650l(350/325)6600l(450)
Mobil:MANNA MOBIL KERTAJAYA 210 0315011571 H.STREAM 1.7 Manual'05(L)TgI Slv F.OrsCat
HP:Ciliwung 64 T.03170573369New100%PhilipsBat Standby 1Bulan2mp Bluetooth RadioMmc1Gb(8) PhilipsSpecialEditionDragon&Phoenix(11)tt
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com





