Suroboyoan
- Seminar International Pen... pendidikan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 14:41 WIB
Pelaku Pelindas Anak ke KA Divonis 10 Tahun Penjara -
Rabu, 25/11/2009 12:31 WIB
Landasan Pacu Lanud Berlubang
46 Hari Ditutup, Bandara Abdulrachman Saleh Dibuka -
Rabu, 25/11/2009 12:25 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
PSK 'Menghilang' Saat Razia Digelar -
Rabu, 25/11/2009 12:19 WIB
Dibacok Orang Tak Dikenal, Mulut Mandor Robek 15 Cm -
Rabu, 25/11/2009 11:18 WIB
Karyawan Bakso Kepala Sapi Dibawa Kabur Pria Beristri
Indeks Berita
Senin, 15/06/2009 10:55 WIB
Pemerintah Resmikan Proyek Gas Kota di Surabaya
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

File: detikfinance
Gresik -
Pemerintah resmikan proyek Gas Kota di Kecamatan Rungkut, Surabaya. Langkah ini dilakukan guna mempercepat pengurangan penggunaan minyak dan pengurangan subsidi BBM di kota tersebut.
"Untuk tahun ini, ada dua kota yang akan menjadi pilot project yakni Palembang dan Surabaya," ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di sela-sela peresmian fasilitas produksi LPG Hess Lapangan Ujung Pangkah dan pembentukan kota gas di Hess (Indonesia-Pangkah) Limited, Kawasan Industri Maspion, Manyar, Gresik, Senin (15/6/2009).
Purnomo mengatakan, program gas kota merupakan program yang dicanangkan pemerintah guna mengurangi penggunaan BBM. Melalui program tersebut, selain mengurangi subsidi BBM juga diharapkan dapat mendorong penggunaan gas bumi untuk rumah tangga yang lebih murah, bersih, dan ramah lingkungan.
"Alasan dua kota ini dipilih karena di sekitarnya terdapat sumber gas dan jaringan transmisinya," ujar Purnomo.
Wilayah Surabaya sendiri yang akan dibentuk menjadi kota gas adalah Kelurahan Kali Rungkut dan Rungkut Kidul.
"Untuk kedua wilayah itu, pasokan gasnya berasal dari Lapindo Brantas," ujar Dirjen migas, Evita H Legowo.
Besaran gas yang dipasok, kata Evita, adalah sebesar 2 MMSCF dalam jangka waktu 5 tahun. Kemajuan proyek hingga sampai saat ini masih pada tahap survei ulang dan pengadaan barang. Bulan Juni ditargetkan proyek sudah dalam tahap penggalian dan penggelaran pipa. Sehingga pada akhir Desember diharapkan gas sudah dapat tersalur ke rumah warga.
"Gas tersebut akan tersalur ke 3200 rumah warga yang ditempati 9.759 KK," tandas Evita.
Dan memang, lanjut Purnomo, kota gas akan dibentuk di sejumlah kota lainnya yang dekat dengan sumber gas. Untuk proyek gas kota di dua kota tersebut, proses pelelangan telah selesai dan akan segera memasuki tahap konstruksi. Targetnya pembangunan dapat diselesaikan akhir tahun ini.
"Tahun depan, giliran 4 kota lain yang akan digarap, yakni Tarakan, Depok, Bekasi dan Sidoarjo," ujarnya.
Dalam proyek ini, pemerintah akan turun tangan secara langsung dengan menggunakan anggaran dari APBN. Namun untuk selanjutnya, lanjut Purnomo, baik BUMN maupun pihak swasta diharapkan dapat melanjutkan proyek ini.
Purnomo mengatakan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan gas bumi, pemerintah memprioritaskan produksi gas bumi untuk kebutuhan domestik. Berdasarkan perjanjian jual beli gas antara tahun 2002 hingga Mei 2009, alokasi gas untuk kebutuhan domestik sebesar 16.555 TBTU atau 64,1%. Sedangkan porsi ekspor sebesar 9.284 TBTU atau 35,9%.
Untuk pemanfaatan gas bumi bagi rumah tangga, keterbatasan infrastruktur memang menjadi salah satu kendala. Oleh sebab itu, pemerintah menggalang proyek gas kota.
Sementara data BPH Migas per tahun 2007 menyebutkan, jumlah konsumen rumah tangga yang terlayani hanya sebanyak 81.294 unit. Pemakaian gasnya pun hanya 2 juta kaki kubik per hari. (lih/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pemerintah Resmikan Proyek Gas Kota di Surabaya
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

File: detikfinance
"Untuk tahun ini, ada dua kota yang akan menjadi pilot project yakni Palembang dan Surabaya," ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di sela-sela peresmian fasilitas produksi LPG Hess Lapangan Ujung Pangkah dan pembentukan kota gas di Hess (Indonesia-Pangkah) Limited, Kawasan Industri Maspion, Manyar, Gresik, Senin (15/6/2009).
Purnomo mengatakan, program gas kota merupakan program yang dicanangkan pemerintah guna mengurangi penggunaan BBM. Melalui program tersebut, selain mengurangi subsidi BBM juga diharapkan dapat mendorong penggunaan gas bumi untuk rumah tangga yang lebih murah, bersih, dan ramah lingkungan.
"Alasan dua kota ini dipilih karena di sekitarnya terdapat sumber gas dan jaringan transmisinya," ujar Purnomo.
Wilayah Surabaya sendiri yang akan dibentuk menjadi kota gas adalah Kelurahan Kali Rungkut dan Rungkut Kidul.
"Untuk kedua wilayah itu, pasokan gasnya berasal dari Lapindo Brantas," ujar Dirjen migas, Evita H Legowo.
Besaran gas yang dipasok, kata Evita, adalah sebesar 2 MMSCF dalam jangka waktu 5 tahun. Kemajuan proyek hingga sampai saat ini masih pada tahap survei ulang dan pengadaan barang. Bulan Juni ditargetkan proyek sudah dalam tahap penggalian dan penggelaran pipa. Sehingga pada akhir Desember diharapkan gas sudah dapat tersalur ke rumah warga.
"Gas tersebut akan tersalur ke 3200 rumah warga yang ditempati 9.759 KK," tandas Evita.
Dan memang, lanjut Purnomo, kota gas akan dibentuk di sejumlah kota lainnya yang dekat dengan sumber gas. Untuk proyek gas kota di dua kota tersebut, proses pelelangan telah selesai dan akan segera memasuki tahap konstruksi. Targetnya pembangunan dapat diselesaikan akhir tahun ini.
"Tahun depan, giliran 4 kota lain yang akan digarap, yakni Tarakan, Depok, Bekasi dan Sidoarjo," ujarnya.
Dalam proyek ini, pemerintah akan turun tangan secara langsung dengan menggunakan anggaran dari APBN. Namun untuk selanjutnya, lanjut Purnomo, baik BUMN maupun pihak swasta diharapkan dapat melanjutkan proyek ini.
Purnomo mengatakan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan gas bumi, pemerintah memprioritaskan produksi gas bumi untuk kebutuhan domestik. Berdasarkan perjanjian jual beli gas antara tahun 2002 hingga Mei 2009, alokasi gas untuk kebutuhan domestik sebesar 16.555 TBTU atau 64,1%. Sedangkan porsi ekspor sebesar 9.284 TBTU atau 35,9%.
Untuk pemanfaatan gas bumi bagi rumah tangga, keterbatasan infrastruktur memang menjadi salah satu kendala. Oleh sebab itu, pemerintah menggalang proyek gas kota.
Sementara data BPH Migas per tahun 2007 menyebutkan, jumlah konsumen rumah tangga yang terlayani hanya sebanyak 81.294 unit. Pemakaian gasnya pun hanya 2 juta kaki kubik per hari. (lih/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Penyelundupan Ratusan Liter BBM Digagalkan
- Solar Habis, Belasan Truk Ekspedisi Menginap di SPBU
- Gas Alam Gratis Bagi Warga Pamekasan
- BBM Langka, Angkutan Umum di Sumenep Mogok Operasi
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




