Suroboyoan
- Situs belajar mandarin... bemo88
- [pagi]Bantuin pilih desai... geraimaya
- "sandal dgn namamu&q... fif10
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 23:09 WIB
Persebaya Dipecundangi PSM -
Senin, 15/03/2010 21:50 WIB
Oknum Polisi Diringkus Saat Asyik Pesta Sabu dan Seks -
Senin, 15/03/2010 17:58 WIB
3 Tahun Menghilang, DPO Pembobolan Toko Diringkus -
Senin, 15/03/2010 17:46 WIB
Pemilik Rumah Bantah Air Sumur Tiban dari Pipa PDAM Bocor

-
Senin, 15/03/2010 17:22 WIB
Berbekal STNK Temuan, Yusuf Malah Embat Motor
Indeks Berita
Kamis, 11/06/2009 13:19 WIB
Kasus Penganiyaan Terbongkar Saat Kecelakaan di Jalan Rajawali
Rois Jajeli - detikSurabaya

Foto: Rois Jajeli
Surabaya -
Sebuah kecelakaan terjadi di Jalan Rajawali depan PT Kalimas akhirnya membongkar kasus penganiayaan yang dialami oleh Gunawan (31) warga Wonorejo, Rungkut Surabaya.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari itu menewaskan seseorang yang diduga pelaku penganiayaan bernama Bambang (25) warga Kalilom Lor Gang Bubut, Surabaya.
Kecelakaan melibatkan Isuzu Panther warna biru nopol N 741 NC berpenumpang 4 orang dan sebuah trailer milik PT Kalimas nopol B 9694 JM itu menyebabkan Bambang tewas.
Sedangkan 3 pelaku lainnya, H Mustofa dirujuk ke RS Adi Husada karena mengalami luka robek bibir dan kulit kepala bagian belakang, sedangkan Imam Syafii mengalami patah kaki sebelah kanan dan luka-luka pada wajah dirawat di RS Bhayangkara. Sedangkan Gunawan berada di kamar mayat RSU dr Soetomo.
"Saya tidak kenal mereka, tiba-tiba ada mobil Panther berhenti di depan saya saat berhenti di halte bus Jalan Panglima Sudirman sekitra pukul 02.00 WIB. Satu orang turun sambil memukul wajah saya 2 kali dan langsung dimasukkan ke mobil," kata Gunawan kepada detiksurabaya.com saat menjalani perawatan di IGD RS Bhayangkara, Kamis (11/6/2009).
Pria yang sehari-hari beternak bibit lele sedang berbincang-bincang dengan pacarnya, Siti (30) asal Malang di atas motor Suzuki A100 langsung didatangi mobil Phanter warna biru. Namun dirinya tidak mengetahui apa yng dibicarakan pria-pria yang telah memukulnya di dalam mobil.
"Sepertinya mereka itu habis minum-minuman keras karena mulutnya bau miras. Setelah itu saya tidak tahu ke arah mana mobil itu berjalan. Tiba-tiba mobil yang ditumpangi mengalami kecelakaan dengan trailer," jelasnya.
Dia mengaku tubuhnya terasa nyeri dan sakit semua. Jari kakinya pun ada yang robek.
Sementara Kapolsek Genteng AKP Dolly Aprimanto mengatakan setelah Gunawan dibawa orang yang tak dikenal, Siti pacar korban langsung mendatangi pos lalu lintas di Jalan Pemuda. Setelah itu petugas memburu mobil Panther tersebut sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan Siti.
Petugas pun berhasil menemukan mobil Panther tersebut dalam keadaan kecelakaan dengan sebuah trailer. "Untuk kasus kecelakaan yang menangani Polres Surabaya Utara karena kejadiannya di sana. Sedangkan kasus penganiayaan kami tangani (Polsek Genteng)," tambahnya.
Dolly menjelaskan, para pelaku yang terdiri 4 orang diduga usai pesta miras. Mereka usai datang dari Suramadu dan langsung menuju Jalan Panglima Sudirman.
"Diduga mereka ada yang menjadi pelaku penganiayaan tapi kita terus mencari informasi. Karena salah satu pelaku masih dimintai keterangan," jelasnya.
Dari pantauan detiksurabaya.com, saat Imam Syafii yang menjadi sopir mobil Panther saat dirawat di RS Bhayangkara meminta maaf ke Gunawan, yang bersebelahan dengannya.
"Sepurone yo mas yo," kata Imam kepada Gunawan sembari meminta agar tidak dilaporkan ke polisi.
"Oh ya sama-sama mas, aku juga minta maaf," tambah Gunawan.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kasus Penganiyaan Terbongkar Saat Kecelakaan di Jalan Rajawali
Rois Jajeli - detikSurabaya

Foto: Rois Jajeli
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari itu menewaskan seseorang yang diduga pelaku penganiayaan bernama Bambang (25) warga Kalilom Lor Gang Bubut, Surabaya.
Kecelakaan melibatkan Isuzu Panther warna biru nopol N 741 NC berpenumpang 4 orang dan sebuah trailer milik PT Kalimas nopol B 9694 JM itu menyebabkan Bambang tewas.
Sedangkan 3 pelaku lainnya, H Mustofa dirujuk ke RS Adi Husada karena mengalami luka robek bibir dan kulit kepala bagian belakang, sedangkan Imam Syafii mengalami patah kaki sebelah kanan dan luka-luka pada wajah dirawat di RS Bhayangkara. Sedangkan Gunawan berada di kamar mayat RSU dr Soetomo.
"Saya tidak kenal mereka, tiba-tiba ada mobil Panther berhenti di depan saya saat berhenti di halte bus Jalan Panglima Sudirman sekitra pukul 02.00 WIB. Satu orang turun sambil memukul wajah saya 2 kali dan langsung dimasukkan ke mobil," kata Gunawan kepada detiksurabaya.com saat menjalani perawatan di IGD RS Bhayangkara, Kamis (11/6/2009).
Pria yang sehari-hari beternak bibit lele sedang berbincang-bincang dengan pacarnya, Siti (30) asal Malang di atas motor Suzuki A100 langsung didatangi mobil Phanter warna biru. Namun dirinya tidak mengetahui apa yng dibicarakan pria-pria yang telah memukulnya di dalam mobil.
"Sepertinya mereka itu habis minum-minuman keras karena mulutnya bau miras. Setelah itu saya tidak tahu ke arah mana mobil itu berjalan. Tiba-tiba mobil yang ditumpangi mengalami kecelakaan dengan trailer," jelasnya.
Dia mengaku tubuhnya terasa nyeri dan sakit semua. Jari kakinya pun ada yang robek.
Sementara Kapolsek Genteng AKP Dolly Aprimanto mengatakan setelah Gunawan dibawa orang yang tak dikenal, Siti pacar korban langsung mendatangi pos lalu lintas di Jalan Pemuda. Setelah itu petugas memburu mobil Panther tersebut sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan Siti.
Petugas pun berhasil menemukan mobil Panther tersebut dalam keadaan kecelakaan dengan sebuah trailer. "Untuk kasus kecelakaan yang menangani Polres Surabaya Utara karena kejadiannya di sana. Sedangkan kasus penganiayaan kami tangani (Polsek Genteng)," tambahnya.
Dolly menjelaskan, para pelaku yang terdiri 4 orang diduga usai pesta miras. Mereka usai datang dari Suramadu dan langsung menuju Jalan Panglima Sudirman.
"Diduga mereka ada yang menjadi pelaku penganiayaan tapi kita terus mencari informasi. Karena salah satu pelaku masih dimintai keterangan," jelasnya.
Dari pantauan detiksurabaya.com, saat Imam Syafii yang menjadi sopir mobil Panther saat dirawat di RS Bhayangkara meminta maaf ke Gunawan, yang bersebelahan dengannya.
"Sepurone yo mas yo," kata Imam kepada Gunawan sembari meminta agar tidak dilaporkan ke polisi.
"Oh ya sama-sama mas, aku juga minta maaf," tambah Gunawan.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Senggolan, Muslim Tega Bacok Ibundanya
- Tabrakan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan, Tol Perak Tersendat
- Warga Negara Jepang Dilaporkan Istri Simpanan ke Polisi
- Terobos Palang Pintu, Jazz Jungkir Balik Diseruduk KA Penataran
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


