Suroboyoan
- Seminar : CERDAS MENEMBUS... heavenhunter
- [undangan] resepsi pernik... sepung
- Spoiler Sudah bisa !... polenk_sakti
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Minggu, 08/11/2009 14:05 WIB
Putus Cinta Naik Tower
Berhasil Dievakuasi Paksa, Keluarga Tolak Dibawa ke Polsek -
Minggu, 08/11/2009 13:12 WIB
Jelang Idul Adha, Marak Pedagang Kambing -
Minggu, 08/11/2009 12:33 WIB
Putus Cinta Naik Tower
5 Jam di Atas Tower, Heri Malah Asyik Merokok -
Minggu, 08/11/2009 11:28 WIB
Putus Cinta Naik Tower
Dievakuasi, Heri Ancam Kencingi Petugas PLN -
Minggu, 08/11/2009 10:10 WIB
Diduga Putus Cinta, Suheri Nekat Panjat Tower Sutet
Indeks Berita
Rabu, 10/06/2009 08:49 WIB
5 Bulan, 27 Kasus Asusila di Tuban Korbannya Anak-anak
TB Utama - detikSurabaya
Tuban -
Selama 5 bulan sejak Januari hingga akhir Mei 2009, 27 kasus perbuatan amoral terjadi di wilayah Kabupaten Tuban. Dari jumlah kasus perbuatan asusila tersebut, 70 persen korban diantaranya anak-anak.
"Ini kondisi yang memprihatinkan, anak-anak di bawah umur ternyata masih menjadi korban perbuatan kriminal amoral," kata Direktur Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR) Tuban, Nunuk Fauziyah di Sekretariat KPR Tuban di Jalan Panglima Sudirman, Sukolilo-Tuban, Rabu (10/6/2009).
Catatan KPR Tuban, dari 27 kasus tersebut sebanyak 22 kasus berupa pemerkosaan maupun pencabulan. Celakanya korbannya adalah anak-anak.
"Anak-anak memang sangat riskan menjadi korban perbuatan asusila maupun amoral. Mereka lebih mudah diserang," tambah Nunuk Fauziyah.
Menurutnya, pada tahun 2008 ada sekitar 93 kasus, 36 diantaranya adalah menimpa anak-anak. Untuk tahun 2007 ditemukan 92 kasus, sebanyak 30 diantaranya berupa pencabulan dan pemerkosaan dengan korban perempuan dengan usia di bawah 18 tahun.
Rentetan kasus yang dikaji KPR, ada beberapa faktor yang menyebabkan anak-anak lebih mudah menjadi korban. Diantaranya karena faktor lingkungan, orangtua bekerja atau di rumah sendirian. Dalam kondisi seperti itu, korban mudah dilumpuhkan dengan ancaman.
Dilihat dari sisi lokasi kejadian perkara (TKP), rata-rata korban asusila dan pemerkosaan berdomisili di sekitar wilayah hutan. Terbukti pula, korban yang paling sering melaporkan adanya pencabulan maupun pemerkosaan berada di wilayah tepian hutan.
Mereka berasal dari wilayah Kecamatan Merakurak, Kerek dan Kecamatan Bangilan. Di luar wilayah itu, juga sering terjadi pemerkosaan dan pencabulan yakni Kecamatan Kota, Widang dan Kecamatan Palang.
"Mereka yang berada di sekitar hutan tingkat pendidikannya kurang bagus, dan secara ekonomi juga tidak mapan," tambah Nunuk.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
5 Bulan, 27 Kasus Asusila di Tuban Korbannya Anak-anak
TB Utama - detikSurabaya
"Ini kondisi yang memprihatinkan, anak-anak di bawah umur ternyata masih menjadi korban perbuatan kriminal amoral," kata Direktur Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR) Tuban, Nunuk Fauziyah di Sekretariat KPR Tuban di Jalan Panglima Sudirman, Sukolilo-Tuban, Rabu (10/6/2009).
Catatan KPR Tuban, dari 27 kasus tersebut sebanyak 22 kasus berupa pemerkosaan maupun pencabulan. Celakanya korbannya adalah anak-anak.
"Anak-anak memang sangat riskan menjadi korban perbuatan asusila maupun amoral. Mereka lebih mudah diserang," tambah Nunuk Fauziyah.
Menurutnya, pada tahun 2008 ada sekitar 93 kasus, 36 diantaranya adalah menimpa anak-anak. Untuk tahun 2007 ditemukan 92 kasus, sebanyak 30 diantaranya berupa pencabulan dan pemerkosaan dengan korban perempuan dengan usia di bawah 18 tahun.
Rentetan kasus yang dikaji KPR, ada beberapa faktor yang menyebabkan anak-anak lebih mudah menjadi korban. Diantaranya karena faktor lingkungan, orangtua bekerja atau di rumah sendirian. Dalam kondisi seperti itu, korban mudah dilumpuhkan dengan ancaman.
Dilihat dari sisi lokasi kejadian perkara (TKP), rata-rata korban asusila dan pemerkosaan berdomisili di sekitar wilayah hutan. Terbukti pula, korban yang paling sering melaporkan adanya pencabulan maupun pemerkosaan berada di wilayah tepian hutan.
Mereka berasal dari wilayah Kecamatan Merakurak, Kerek dan Kecamatan Bangilan. Di luar wilayah itu, juga sering terjadi pemerkosaan dan pencabulan yakni Kecamatan Kota, Widang dan Kecamatan Palang.
"Mereka yang berada di sekitar hutan tingkat pendidikannya kurang bagus, dan secara ekonomi juga tidak mapan," tambah Nunuk.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Diancam Ditembak, Gadis Jalanan Diperkosa Dua Oknum TNI
- Diduga Tiduri Tetangga, Kasun Boreng Digeruduk Warga
- Siswi SMA Jadi Pelampiasan Nafsu Setan Pemuda Pengangguran
- Pencuri Ponsel Dicabuli
Divonis 8 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Nyatakan Banding
Iklan Mini
Mobil:GRAND Civic'90 Matic Htm Istw Mls(L)AC/PW/PS/TP Hub:03160552600/081703163030
Biro Jasa:"AHLINYA CUCI"Sofa,Spring Bed,Karpet,K.Kantor,Poles Lantai Marmer 03170577988
HP:Genteng Besar18 03192205799bks99% semua Lengkap N97Npc X 1bl(52)E66G/N95.8Gb(22)E90G(39) atom(12)9300Npc(9)5800G(24)N95(19)N81 2Gb(14)N81.8Gb(16)C6625G(17)Storm G(35)
Mobil:Honda City Z VTEC MT 2001 Biru Met Msn Hls Ondstl Prima Int Rapi Tlp:71281188
Komputer:ALL SERVICE PC,Mon,Print,Laptop Infus Ready P3/P4 TT/Kredit H:0315910356 Datang
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


