Suroboyoan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- Curhat... cow
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 12:25 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
PSK 'Menghilang' Saat Razia Digelar -
Rabu, 25/11/2009 12:19 WIB
Dibacok Orang Tak Dikenal, Mulut Mandor Robek 15 Cm -
Rabu, 25/11/2009 11:18 WIB
Karyawan Bakso Kepala Sapi Dibawa Kabur Pria Beristri -
Rabu, 25/11/2009 09:58 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
Rumah Sempat Dibakar Tapi Tak Membuat Jera -
Rabu, 25/11/2009 09:05 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep Mulai Rambah Perkampungan
Indeks Berita
Senin, 08/06/2009 15:03 WIB
Diduga Tiduri Tetangga, Kasun Boreng Digeruduk Warga
Harry Purwanto - detikSurabaya
Lumajang -
Diduga meniduri istri tetangga, seorang Kepala Dusun Krajan II Desa Boreng, Lumajang Suhem (40) digeruduk warganya. Puluhan warga melakukan unjuk rasa di balai desa setempat, diduga meniduri istri Amang, Minuk (36) warga Dusun Krajan I Desa Boreng.
Aksi demo ini lantaran sikap tidak tegas Kepala Desa (Kades) Boreng, Sudarto tidak memecat kasunnya yang diduga selingkuh dengan tetangganya pasca pengrebekan warga. "Kami menyatakan sikap berhentikan Kasun Sahem dari jabatan karena menyetubuhi istri orang," ujar Koordinator Aksi Riyanto kepada wartawan di lokasi, Senin (8/6/2009).
Riyanto menambahkan, tindakan Kasun Sahem memang sangat meresahkan warga, karena sering membawa Minuk keluar rumah hingga larut malam. Kejadian itu terjadi jika suami Minuk bekerja keluar kota. "Buntutnya 5 hari lalu, Minuk dibawa kasun itu hingga jam 2 pagi dan warga langsung menggrebek," jelas Riyanto.
Dalam aksi itu warga membawa berbagai macam spanduk dan poster yang bertuliskan: "Pecat Kasun Sahem Pemakan Istri Orang","Kasun Sahem Perusak Nama Baik Desa" dan "Berhentikan Kasun Suka Tiduri Istri Warganya".
Sementara Kades Boreng Sudarto saat ditemui wartawan berjanji akan menyelesaikan permasalahan Kasun yang diduga meniduri tetanggannya, dengan memangil kedua belah pihak. Jika terbukti ada kasus persetubuhan di luar nikah akan dilaporkan kepolisian dan memcat sang Kasun.
"Kami terima laporan warga dan akan diselesaikan agar warga tenang," kata Sudarto.
Sedangkan puluhan personel kepolisian Polres Lumajang mengamankan aksi warga dikhawatirkan terjadi sikap anarkis massa. Karena warga mengancam akan membakar balai desa jika tuntutannya tidak di kabulkan. "Bila Kasun Sahem tidak segera ditindak, aksi massa akan lebih besar lagi dan akan bakar kantor desa," ancam Riyanto.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Diduga Tiduri Tetangga, Kasun Boreng Digeruduk Warga
Harry Purwanto - detikSurabaya
Aksi demo ini lantaran sikap tidak tegas Kepala Desa (Kades) Boreng, Sudarto tidak memecat kasunnya yang diduga selingkuh dengan tetangganya pasca pengrebekan warga. "Kami menyatakan sikap berhentikan Kasun Sahem dari jabatan karena menyetubuhi istri orang," ujar Koordinator Aksi Riyanto kepada wartawan di lokasi, Senin (8/6/2009).
Riyanto menambahkan, tindakan Kasun Sahem memang sangat meresahkan warga, karena sering membawa Minuk keluar rumah hingga larut malam. Kejadian itu terjadi jika suami Minuk bekerja keluar kota. "Buntutnya 5 hari lalu, Minuk dibawa kasun itu hingga jam 2 pagi dan warga langsung menggrebek," jelas Riyanto.
Dalam aksi itu warga membawa berbagai macam spanduk dan poster yang bertuliskan: "Pecat Kasun Sahem Pemakan Istri Orang","Kasun Sahem Perusak Nama Baik Desa" dan "Berhentikan Kasun Suka Tiduri Istri Warganya".
Sementara Kades Boreng Sudarto saat ditemui wartawan berjanji akan menyelesaikan permasalahan Kasun yang diduga meniduri tetanggannya, dengan memangil kedua belah pihak. Jika terbukti ada kasus persetubuhan di luar nikah akan dilaporkan kepolisian dan memcat sang Kasun.
"Kami terima laporan warga dan akan diselesaikan agar warga tenang," kata Sudarto.
Sedangkan puluhan personel kepolisian Polres Lumajang mengamankan aksi warga dikhawatirkan terjadi sikap anarkis massa. Karena warga mengancam akan membakar balai desa jika tuntutannya tidak di kabulkan. "Bila Kasun Sahem tidak segera ditindak, aksi massa akan lebih besar lagi dan akan bakar kantor desa," ancam Riyanto.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Pencuri Ponsel Dicabuli
Divonis 8 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Nyatakan Banding - Terlibat Perselingkuhan, 2 Staf RSUD Kediri Dipecat
- Aktor Video Mesum Pelajar Kota Madiun Terkuak
- Video Mesum Pelajar Kembali Hebohkan Warga Madiun
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




