Suroboyoan
- hefny_amany... kuduk-kuduk_bawean
- Dompet Amal Untuk Penderi... wongsemprul
- Opo sih tempat dolan sing... www.hongkonggrosir.co.nr
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... delila
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 18:00 WIB
Himpunan Profesional Muda NU Dukung Gus Sholah Jadi Ketua PBNU -
Sabtu, 20/03/2010 17:18 WIB
Tak Ada Tahanan Ikut UN Tahun Ini

-
Sabtu, 20/03/2010 17:03 WIB
Muspida Jatim akan Rehabilitasi Mantan Napi Teroris -
Sabtu, 20/03/2010 16:38 WIB
Demi Foya-foya, Dua Remaja Nekat Gasak Motor -
Sabtu, 20/03/2010 16:03 WIB
Mendiknas Imbau Tak Percaya Bocoran UN

Indeks Berita
Rabu, 03/06/2009 09:52 WIB
Tuntut Hentikan Reklamasi, Nelayan Greges Demo
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya -
Gara-gara reklamasi yang dilakukan PT Greges Jaya Jalan Greges No 61, sekitar 100-an warga berdemo di kantor tersebut. Mereka menuntut agar perusahaan pengolahan kayu menghentikan reklamasi dan mengganti rugi nelayan.
"Reklamasi itu sudah dilakukan sejak tahun 1990," ujar Korlap aksi, Lujianto kepada detiksurabaya.com di lokasi, Rabu (3/6/2009).
Lujianto menambahkan, selama lebih dari 19 tahun sudah 10 hektar pantai yang ada di pesisir Kelurahan Greges diurug oleh PT Greges Jaya. Dan yang bertanggungjawab atas kejadian itu yakni Direkturnya Raharjo,yang sama sekali tidak pernah melihat penderitaan nelayan akibat reklamasi tersebut.
Bagi nelayan, setidaknya ada 3 kerugian yang ditimbulkan yakni kerusakan lingkungan karena hutan mangrove setelah direklamasi, berkurangnya mata penghasilan nelayan dan adanya banjir yang setiap tahun makin meninggi.
Untuk itu, tuntutan nelayan adalah meminta agar PT Greges Jaya menghentikan reklamasi serta memberi batas tanah antara milik tanah PT Greges dan tanah hasil reklamasi yang nota bene milik PT Pelindo.
Nelayan juga menuntut ganti rugi akibat reklamasi yang sudah dilakukan 19 tahun lalu. Selain berorasi, mereka juga membawa poster bertuliskan: "PT Greges Jaya Perusak Hutan Bakau","Harjo Jangan Injak Harga Diri Nelayan","Harjo Jangan Rusak Ikan Kami".
Selain itu nelayan juga membawa keranda sebagai simbol matinya perasaan Harjo terhadap rasa kemanusiaan. Unjuk rasa tersebut sempat memanas saat nelayan ingin menghadang Raharjo yang baru saja masuk dan datang ke kantornya.
Saat keluar dari mobil yang membawanya, Raharjo langsung dikawal oleh beberapa anggota dalmas Polres Surabaya Utara. Mereka mengelilingi Raharjo untuk melindungi dari amukan nelayan. Sementara aksi ini dijaga oleh puluhan petugas Polsek Asemrowo dan Polres Surabaya Utara. (iwd/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tuntut Hentikan Reklamasi, Nelayan Greges Demo
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Foto: Imam Wahyudiyanta
Video Terkait
"Reklamasi itu sudah dilakukan sejak tahun 1990," ujar Korlap aksi, Lujianto kepada detiksurabaya.com di lokasi, Rabu (3/6/2009).
Lujianto menambahkan, selama lebih dari 19 tahun sudah 10 hektar pantai yang ada di pesisir Kelurahan Greges diurug oleh PT Greges Jaya. Dan yang bertanggungjawab atas kejadian itu yakni Direkturnya Raharjo,yang sama sekali tidak pernah melihat penderitaan nelayan akibat reklamasi tersebut.
Bagi nelayan, setidaknya ada 3 kerugian yang ditimbulkan yakni kerusakan lingkungan karena hutan mangrove setelah direklamasi, berkurangnya mata penghasilan nelayan dan adanya banjir yang setiap tahun makin meninggi.
Untuk itu, tuntutan nelayan adalah meminta agar PT Greges Jaya menghentikan reklamasi serta memberi batas tanah antara milik tanah PT Greges dan tanah hasil reklamasi yang nota bene milik PT Pelindo.
Nelayan juga menuntut ganti rugi akibat reklamasi yang sudah dilakukan 19 tahun lalu. Selain berorasi, mereka juga membawa poster bertuliskan: "PT Greges Jaya Perusak Hutan Bakau","Harjo Jangan Injak Harga Diri Nelayan","Harjo Jangan Rusak Ikan Kami".
Selain itu nelayan juga membawa keranda sebagai simbol matinya perasaan Harjo terhadap rasa kemanusiaan. Unjuk rasa tersebut sempat memanas saat nelayan ingin menghadang Raharjo yang baru saja masuk dan datang ke kantornya.
Saat keluar dari mobil yang membawanya, Raharjo langsung dikawal oleh beberapa anggota dalmas Polres Surabaya Utara. Mereka mengelilingi Raharjo untuk melindungi dari amukan nelayan. Sementara aksi ini dijaga oleh puluhan petugas Polsek Asemrowo dan Polres Surabaya Utara. (iwd/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Peringatan May Day
Sebagian Ratusan Buruh Membubarkan Diri - Peringatan May Day
Ditemui Gubernur, Para Buruh Berebut Salaman - Peringatan May Day
Pertemuan Buruh Vs Gubernur Diinterupsi Salat Jumat - Peringatan May Day
Ratusan Buruh Kasbi dan FSPMI Tuntut UMK
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


