Suroboyoan
- Seminar International Pen... pendidikan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 14:41 WIB
Pelaku Pelindas Anak ke KA Divonis 10 Tahun Penjara -
Rabu, 25/11/2009 12:31 WIB
Landasan Pacu Lanud Berlubang
46 Hari Ditutup, Bandara Abdulrachman Saleh Dibuka -
Rabu, 25/11/2009 12:25 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
PSK 'Menghilang' Saat Razia Digelar -
Rabu, 25/11/2009 12:19 WIB
Dibacok Orang Tak Dikenal, Mulut Mandor Robek 15 Cm -
Rabu, 25/11/2009 11:18 WIB
Karyawan Bakso Kepala Sapi Dibawa Kabur Pria Beristri
Indeks Berita
Selasa, 02/06/2009 10:42 WIB
Bocah Tersiram Minyak Goreng
Agar Dingin, Fery Sempat Ditidurkan Beralas Daun Pisang
Ardi Yanuar - detikSurabaya

Fery sudah dirawat di rumah sakit/ Ardi Yanuar
Pamekasan -
Karena tak memiliki biaya, Fery Falentino oleh orangtuanya hanya diobati dengan cara tradisional yang dipercaya bisa menyembuhkan luka bakar.
Bocah berumur 28 bulan ini hany diobati dengan daun pisang yang dibakar dan dicampur minyak goreng kelapa. Ramuan itu kemudian diusapkan di bagian tubuh Fery yang melepuh.
"Ini resep orang zaman dulu, biar luka anak saya dingin jika dioleskan," kata Hendriyana, ibunya Fery saat ditemui detiksurabaya.com di ruang bedah trauma RSU Pamekasan, Selasa (2/6/2009).
Fery kini sudah dirawat di RSU Pamekasan setelah pemerintah setempat kebakaran jenggot karena media mengupas penderitaan Fery yang tak mendapat perhatian itu.
Bocah asal Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura sempat dirawat di Puskesmas namun akhirnya orangtuanya membawa pulang karena tidak lagi ada biaya pengobatan. Ibunya setiap malam mengoleskan minyak ramuan daun pisang agar sang buah hatinya tidak merasa kesakitan dan bisa tidur nyenyak.
Beruntung daun pisang itu tidak susah dicari di rumahnya. Sebab di sekitar rumahnya banyak ditemui. Dia mengaku sehari bisa menghabiskan 2 hingga 3 pohon pisang untuk mengobati anaknya.
Selain dioleskan, lembaran daun pisang itu juga dimanfaatkan untuk alas tidur Fery supaya dingin. "Daun lembar pisang itu saya buat alas tidurnya. Jika daunnya sudah kusut dan menguning, saya segera menggantinya dengan yang baru. Tapi sebelumnya saya olesi dengan ramuan daun pisang," tambah ibu yang sehari-hari berjualan keripik pisang.
Bahkan saat dirawat di Puskemas pun, ibunya membawa daun pisang. Alasanya agar luka Fery tidak menempel di seprai. "Daun pisang itu mendinginkan, bila sudah diganti daun yang baru, anak saya berangsur diam. Bahkan saat saya di puskesmas kemarin saya selalu bawa daun pisang. Karena takut kulitnya nempel di seprei," tambahnya.
Kini, Hendriyana mengaku lega setelah anaknya dibalut dengan perban oleh tim medis di RSU Pamekasan. "Sekarang tidak pakai alas daun pisang lagi. Alhamdulillah," tambahnya.
Sebelumnya, Fery Falentino sudah sebulan ini tergolek lemas di rumahnya. Hampir sekujur tubuh anak bungsu pasangan Sucipto (32) dan Hendriyana (28) ini melepuh setelah tersiram minyak goreng panas.
Penderitaan Fery Falentino pun akhirnya mendapat perhatian Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Kadarisman. Kadinkes dan Direktur RSU Pamekasan diperintahkan untuk merawat Fery hingga sembuh. Kadarisman sempat menyesalkan Kepala Puskesmas Talang, Kecamatan Larangan yang tidak segera merujuk Fery ke RSU Pamekasan.
Anda ingin membantu meringankan beban orangtua Fery? Saatnya berbagi terhadap sesama. (fat/gik)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Bocah Tersiram Minyak Goreng
Agar Dingin, Fery Sempat Ditidurkan Beralas Daun Pisang
Ardi Yanuar - detikSurabaya

Fery sudah dirawat di rumah sakit/ Ardi Yanuar
Bocah berumur 28 bulan ini hany diobati dengan daun pisang yang dibakar dan dicampur minyak goreng kelapa. Ramuan itu kemudian diusapkan di bagian tubuh Fery yang melepuh.
"Ini resep orang zaman dulu, biar luka anak saya dingin jika dioleskan," kata Hendriyana, ibunya Fery saat ditemui detiksurabaya.com di ruang bedah trauma RSU Pamekasan, Selasa (2/6/2009).
Fery kini sudah dirawat di RSU Pamekasan setelah pemerintah setempat kebakaran jenggot karena media mengupas penderitaan Fery yang tak mendapat perhatian itu.
Bocah asal Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura sempat dirawat di Puskesmas namun akhirnya orangtuanya membawa pulang karena tidak lagi ada biaya pengobatan. Ibunya setiap malam mengoleskan minyak ramuan daun pisang agar sang buah hatinya tidak merasa kesakitan dan bisa tidur nyenyak.
Beruntung daun pisang itu tidak susah dicari di rumahnya. Sebab di sekitar rumahnya banyak ditemui. Dia mengaku sehari bisa menghabiskan 2 hingga 3 pohon pisang untuk mengobati anaknya.
Selain dioleskan, lembaran daun pisang itu juga dimanfaatkan untuk alas tidur Fery supaya dingin. "Daun lembar pisang itu saya buat alas tidurnya. Jika daunnya sudah kusut dan menguning, saya segera menggantinya dengan yang baru. Tapi sebelumnya saya olesi dengan ramuan daun pisang," tambah ibu yang sehari-hari berjualan keripik pisang.
Bahkan saat dirawat di Puskemas pun, ibunya membawa daun pisang. Alasanya agar luka Fery tidak menempel di seprai. "Daun pisang itu mendinginkan, bila sudah diganti daun yang baru, anak saya berangsur diam. Bahkan saat saya di puskesmas kemarin saya selalu bawa daun pisang. Karena takut kulitnya nempel di seprei," tambahnya.
Kini, Hendriyana mengaku lega setelah anaknya dibalut dengan perban oleh tim medis di RSU Pamekasan. "Sekarang tidak pakai alas daun pisang lagi. Alhamdulillah," tambahnya.
Sebelumnya, Fery Falentino sudah sebulan ini tergolek lemas di rumahnya. Hampir sekujur tubuh anak bungsu pasangan Sucipto (32) dan Hendriyana (28) ini melepuh setelah tersiram minyak goreng panas.
Penderitaan Fery Falentino pun akhirnya mendapat perhatian Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Kadarisman. Kadinkes dan Direktur RSU Pamekasan diperintahkan untuk merawat Fery hingga sembuh. Kadarisman sempat menyesalkan Kepala Puskesmas Talang, Kecamatan Larangan yang tidak segera merujuk Fery ke RSU Pamekasan.
Anda ingin membantu meringankan beban orangtua Fery? Saatnya berbagi terhadap sesama. (fat/gik)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Bocah Tersiram Minyak Goreng
Luka Fery Mulai Diperban, Orangtua Lega - Bocah Tersiram Minyak Goreng
Wakil Bupati Perintahkan Fery Dirawat di RSU Pamekasan - Baksos Detik Surabaya Community
Tersiram Minyak Goreng, Fery Menanti Uluran Tangan Kita! - Tersiram Minyak Goreng Panas
Orangtua Tak Punya Biaya, Luka Fery Dikerubuti Lalat
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




