Suroboyoan
- Seminar International Pen... pendidikan
- Slm bwt detikers smua dh ... atiqfitro
- Tambah Sepi... cak_roy
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
- selamat malam............ henry9099
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 16:19 WIB
Ribuan Lubang Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan -
Rabu, 25/11/2009 14:41 WIB
Pelaku Pelindas Anak ke KA Divonis 10 Tahun Penjara -
Rabu, 25/11/2009 12:31 WIB
Landasan Pacu Lanud Berlubang
46 Hari Ditutup, Bandara Abdulrachman Saleh Dibuka -
Rabu, 25/11/2009 12:25 WIB
Bisnis Syahwat di Sumenep
PSK 'Menghilang' Saat Razia Digelar -
Rabu, 25/11/2009 12:19 WIB
Dibacok Orang Tak Dikenal, Mulut Mandor Robek 15 Cm
Indeks Berita
Selasa, 12/05/2009 11:25 WIB
SDN Sampang Terendam Lumpur, Pelajar Ujian di Rumah Warga
Moh Hartono - detikSurabaya
Sampang -
Sebanyak 18 pelajar SDN Pasean 2 Kabupaten Sampang, Madura, terpaksa melakukan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) di rumah warga karena ruang kelasnya berlumpur sejak dilanda banjir.
Para siswa tersebut menempati teras rumah milik Pak Subaidah (47). Selain terbuka, hujan yang masih melanda Kota Sampang membuat para pelajar mengeluh karena memecah konsentrasi.
Salah seorang pelajar, Moh Hadi (12) mengaku konsentrasi pecah saat menjawab naskah soal karena selain suasana ramai dan juga hujan. Namun, tetap berusaha maksimal agar nilai tidak terlalu anjlok.
"Dengan ruang kelas berlumpur sangat mengganggu ujian," ujar Hadi kepada wartawan usai melaksanakan ujian di Desa Pasean, Kota Sampang, Selasa (12/5/2009).
Sementara Kepala Sekolah SDN Pasean, Kecamatan Kota Sampang, Said Wahab, mengaku pelaksanaan UASBN tahun ini memang mengganggu konsentrasi siswa, namun semuanya berjalan lancar.
"Banjir yang membawa lumpur ke ruang sekolah itu kan bukan disengaja. Pihak sekolah sudah tidak mempunyai kemampuan untuk membersihkan lumpur sehingga terpaksa numpang di rumah warga," terang Said kepada wartawan di halaman rumah warga Desa Pasean, Kota Sampang.
Pihaknya berharap peserta ujian mengambil hikmah dari banjir dan tidak sampai mempengaruhi nilai. Sementara itu sejumlah wilayah di Kota Sampang masih terendam banjir hingga ketinggian antara 10 sampai 15 cm. Jalan melati dan Desa Panggung aktivitas masyarakat juga terganggu.
Jalur lalu lintas kota menuju Kecamatan Omben atau utara kota juga nyaris lumpuh sebab, air sungai dari Kali Kamuning yang melintas di Kota Sampang masih meluap. Diprediksi air akan meninggi, selain masih hujan, kondisi air laut juga pasang. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
SDN Sampang Terendam Lumpur, Pelajar Ujian di Rumah Warga
Moh Hartono - detikSurabaya
Para siswa tersebut menempati teras rumah milik Pak Subaidah (47). Selain terbuka, hujan yang masih melanda Kota Sampang membuat para pelajar mengeluh karena memecah konsentrasi.
Salah seorang pelajar, Moh Hadi (12) mengaku konsentrasi pecah saat menjawab naskah soal karena selain suasana ramai dan juga hujan. Namun, tetap berusaha maksimal agar nilai tidak terlalu anjlok.
"Dengan ruang kelas berlumpur sangat mengganggu ujian," ujar Hadi kepada wartawan usai melaksanakan ujian di Desa Pasean, Kota Sampang, Selasa (12/5/2009).
Sementara Kepala Sekolah SDN Pasean, Kecamatan Kota Sampang, Said Wahab, mengaku pelaksanaan UASBN tahun ini memang mengganggu konsentrasi siswa, namun semuanya berjalan lancar.
"Banjir yang membawa lumpur ke ruang sekolah itu kan bukan disengaja. Pihak sekolah sudah tidak mempunyai kemampuan untuk membersihkan lumpur sehingga terpaksa numpang di rumah warga," terang Said kepada wartawan di halaman rumah warga Desa Pasean, Kota Sampang.
Pihaknya berharap peserta ujian mengambil hikmah dari banjir dan tidak sampai mempengaruhi nilai. Sementara itu sejumlah wilayah di Kota Sampang masih terendam banjir hingga ketinggian antara 10 sampai 15 cm. Jalan melati dan Desa Panggung aktivitas masyarakat juga terganggu.
Jalur lalu lintas kota menuju Kecamatan Omben atau utara kota juga nyaris lumpuh sebab, air sungai dari Kali Kamuning yang melintas di Kota Sampang masih meluap. Diprediksi air akan meninggi, selain masih hujan, kondisi air laut juga pasang. (fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Hari Pertama Unas SD/MI Diwarnai Penyegelan Gedung
- Bangunan SD di Tulungagung Rusak Berat Diterjang Longsor
- Atap Kelas Roboh, 7 Siswa Tertimpa Reruntuhan Genting
- Sebelum Belajar, Siswa SD di Tuban Wajib Isi Bak Mandi
Iklan Mini
Lowongan:DCR Karyawati Dibid.Fashion Dom.Ps.Atum Krm Lmr Ps.Atum ThpI Lt1-1165T H:0315025718
DNA:DNA Genteng Besar18 03170973237newGemini/5800/6300?bks99%e90fs(35)bb8900bsbfs(32/28)n86gX2mg(37)omnia/e71gbsb(25)e51(13)n95/n81/5610/6500c/s/s8300/BB8310/BB8700
Makanan:Angela Salad Buah Istimewa dan Pastel Goreng Istimewa Buktikan T.(031)5996429/77803380
Motor:V-IXION'09 TGN.I ABU2 SPT BARU (19jt) Rungkut Kidul Raya 22 T.081330040500 nego
AC:FRESH COOL Pusatnya Service AC Cleaning3Gratis1(25rb)Freon(75rb)Bgkr+Psg(100) Terjamin+Bergaransi+Puas T.0318720699
Selengkapnya
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com




