Suroboyoan
- Situs belajar mandarin... bemo88
- [pagi]Bantuin pilih desai... geraimaya
- "sandal dgn namamu&q... fif10
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 16/03/2010 13:29 WIB
Pilkada Sidoarjo
Wiwid Soewandi Usulkan Asuransi Kesehatan Bagi Seniman -
Selasa, 16/03/2010 11:16 WIB
Hormati Perayaan Nyepi, Siaran Televisi di Banyuwangi 'Menghilang' -
Selasa, 16/03/2010 10:47 WIB
Penemuan Kerangka Manusia Gegerkan Warga Situbondo -
Senin, 15/03/2010 21:32 WIB
Hormati Perayaan Nyepi, Pelabuhan Ketapang Malam Ini Ditutup -
Senin, 15/03/2010 18:03 WIB
'Kepala Obama' Ditendang Pendemo
Indeks Berita
Kamis, 07/05/2009 15:54 WIB
Amuk Bonek di Gresik
Saleh Curiga Ada Konspirasi Menghancurkan Persebaya
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Saleh dan Indah Kurnia
Surabaya -
Meski sudah sudah minta maaf atas kerusuhan di Gresik, namun manajemen Persebaya membantah jika kemarahan bonek itu dipicu kekalahan tim kesayangannya saat tanding melawan Gresik United di Stadion Tri Dharma. Kecurigaan adanya upaya untuk membumihanguskan tim berjuluk Bajul Ijo itu pun muncul.
Amuk bonek itu lebih dipicu kepempinan wasit yang curang. Peryataan ini disampaikan Ketua Umum Persebaya Saleh Ismail Mukadar karena menilai pemberitaan di media massa yang sudah membentuk opini seolah-olah bonek mengamuk karena kekalahan Persebaya.
"Nggak benar itu apa yang ditulis media. Bonek ricuh itu karena wasit bukan karena Persebaya kalah," tandas Saleh kepada wartawan ketika jumpa pers di Mess Persebaya, Surabaya, Kamis (7/5/2009).
Sudah sejak awal, kata Saleh, dirinya sudah memprotes terhadap keputusan panitia pelaksana yang menggunakan wasit Iwan Sukoco, asal Malang. Tetapi protesnya tidak digubris. Berdasarkan pengalaman sebelumnya bahwa setiap Persebaya bertanding, selalu menggunakan wasit asal propinsi di luar Jatim.
"Saya curiga ini ada konspirasi untuk menjatuhkan Persebaya," tambah Saleh yang juga Ketua PDIP Surabaya ini.
Sikap kecewa terhadap wasit juga dirasakan Manajer Persebaya, Indah Kurnia yang mendampingi Saleh saat jumpa pers. Bahkan dia mengaku telah menulis tentang kepemimpinan wasit di berita acara. Catatan itu tetap ditulisnya meski kolom untuk itu tidak ada. Pernyataan sikap pun akan dikirim ke PSSI untuk ditindaklanjuti.
"Harusnya wasit itu dihukum seumur hidup untuk tidak memimpin pertandingan lagi," tambah Saleh.
Selain menyampaikan protes atas kepemimpinan wasit, Persebaya juga mendesak PSSI dan BLI sebagai otoritas sepakbola tertinggi di negeri ini untuk menyelidiki kemungkinan adanya tindakan di luar semangat sportifitas dan fair play yang dilakukan wasit, asisten wasit maupun perangkat pertandingan lain. (gik/gik)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Amuk Bonek di Gresik
Saleh Curiga Ada Konspirasi Menghancurkan Persebaya
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Saleh dan Indah Kurnia
Amuk bonek itu lebih dipicu kepempinan wasit yang curang. Peryataan ini disampaikan Ketua Umum Persebaya Saleh Ismail Mukadar karena menilai pemberitaan di media massa yang sudah membentuk opini seolah-olah bonek mengamuk karena kekalahan Persebaya.
"Nggak benar itu apa yang ditulis media. Bonek ricuh itu karena wasit bukan karena Persebaya kalah," tandas Saleh kepada wartawan ketika jumpa pers di Mess Persebaya, Surabaya, Kamis (7/5/2009).
Sudah sejak awal, kata Saleh, dirinya sudah memprotes terhadap keputusan panitia pelaksana yang menggunakan wasit Iwan Sukoco, asal Malang. Tetapi protesnya tidak digubris. Berdasarkan pengalaman sebelumnya bahwa setiap Persebaya bertanding, selalu menggunakan wasit asal propinsi di luar Jatim.
"Saya curiga ini ada konspirasi untuk menjatuhkan Persebaya," tambah Saleh yang juga Ketua PDIP Surabaya ini.
Sikap kecewa terhadap wasit juga dirasakan Manajer Persebaya, Indah Kurnia yang mendampingi Saleh saat jumpa pers. Bahkan dia mengaku telah menulis tentang kepemimpinan wasit di berita acara. Catatan itu tetap ditulisnya meski kolom untuk itu tidak ada. Pernyataan sikap pun akan dikirim ke PSSI untuk ditindaklanjuti.
"Harusnya wasit itu dihukum seumur hidup untuk tidak memimpin pertandingan lagi," tambah Saleh.
Selain menyampaikan protes atas kepemimpinan wasit, Persebaya juga mendesak PSSI dan BLI sebagai otoritas sepakbola tertinggi di negeri ini untuk menyelidiki kemungkinan adanya tindakan di luar semangat sportifitas dan fair play yang dilakukan wasit, asisten wasit maupun perangkat pertandingan lain. (gik/gik)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (15 Komentar)
Baca juga :
- Amuk Bonek di Gresik
Rusak Fasilitas Umum dan Menjarah, 4 Orang Ditahan - Amuk Bonek Mania di Gresik Sisakan Trauma
- Persebaya Kalah
Wartawan Surya Babak Belur Dihajar Bonek - Persebaya Kalah, Bonek Mania Ngamuk
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


