Suroboyoan
- Detiker berbagi untuk Pen... wongsemprul
- ANDA MENGALAMI EJEKULASI ... kangpendi41
- Free...!!! 10 Tips Langsi... merlion
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 18:03 WIB
Sempat Disandera, Bayi Meninggal di RS Dibawa Pulang -
Selasa, 09/02/2010 16:34 WIB
Peneliti Australia Teliti Hiu Tutul di Probolinggo -
Selasa, 09/02/2010 16:22 WIB
Nelayan Madura Tangkap Dua Kapal Pukat Harimau -
Selasa, 09/02/2010 15:47 WIB
Suporter Persik Kediri Tawuran, 1 Orang Kritis -
Selasa, 09/02/2010 15:23 WIB
Wartawan di Banyuwangi Jadi Korban Perampokan
Indeks Berita
Jumat, 20/02/2009 19:09 WIB
Berkat Batu dari Mimpi, Bocah di Bangkalan Jadi Dukun
Moh Hartono - detikSurabaya

Irfan dan Batu Hitamnya
Jombang -
Selain di Jombang dan Banyuwangi, pengobatan alternatif dengan menggunakan kekuatan batu juga muncul di Bangkalan, Madura. Namun, batu yang digunakan bocah cilik ini tidak didapatkan dari sambaran petir, melainkan didapatkan setelah dia mendapat mimpi aneh.
Bocah yang tiba-tiba mendapatkan batu ajaib dan bisa mengobati orang sakit yakni Irfan Maulana (6), asal Kampung Baru, Desa Kamal, Bangkalan. Kemampuan Irfan dalam mengobati penyakit ini terjadi sejak, Kamis 12 Februari lalu.
Anak pasangan Nur Hasanah (40) dan Moh Sumar (55) yang kesehariannya sebagai wiraswasta ini sebelum mendapatkan batu hitam ajaib mengaku bermimpi kedatangan 3 pria memakai surban. Di dalam mimpi itu, salah seorang diantaranya memberikan uang Rp 1.000 untuk membeli air mineral.
Namun, uang yang diterima dalam mimpinya berubah menjadi batu hitam, dan pria dalam mimpinya itu berpesan agar dijadikan media untuk pengobatan segala macam penyakit.
"Irfan terbangun. Lalu, bercerita isi mimpinya itu dan di genggaman tangan kanan terdapat batu hitam," terang Nur Hasanah, ibu Irfan pada wartawan di rumahnya, Jumat (20/2/2009).
Awalnya, Nur Hasanah sedikit ragu dengan kejadian anaknya. Namun, di sisi lain ingin mencoba kehebatan batu hitam yang tiba-tiba ada dalam genggaman tangan putra sulungnya itu.
"Pertama kali saya coba pada tetangga yang merasakan sakit ngilu. Dengan cara dicelupkan ke air putih lalu diminumkan. Hasilnya terbukti sembuh," ujarnya.
Lambat laun, kabar pengobatan yang dilakukan Irfan Maulana yang dibantu ibunya meluas. Setiap hari selalu ada pasien baik dari tetangga dekat maupun tetangga desa yang minta diobati. "Ada yang sudah kembali sampai 2 kali dan penyakit yang diderita sembuh," paparnya.
Cara pemgobatan yang dilakukan oleh Irfan ini tidak jauh beda dengan apa yang dilakukan Ponari dukun cilik asal Jombang. Air putih yang sudah dicelupkan batu hitam tinggal diminumkan pada pasien yang menderita penyakit.
Menurut pengakuan Nur Hasanah, jenis penyakit yang sudah diobati anaknya mulai dari penyakit ringan hingga kencing manis. Setiap tamu yang datang ada yang memberi uang ke Irfan Maulana antara Rp 1.000 sampai Rp 5.000 per orang.
"Sejak 3 hari terakhir ini, pasien mulai banyak berdatangan secara bergantian. Ya, antara 20 sampai 30 orang setiap harinya," pungkasnya.
(bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Berkat Batu dari Mimpi, Bocah di Bangkalan Jadi Dukun
Moh Hartono - detikSurabaya

Irfan dan Batu Hitamnya
Bocah yang tiba-tiba mendapatkan batu ajaib dan bisa mengobati orang sakit yakni Irfan Maulana (6), asal Kampung Baru, Desa Kamal, Bangkalan. Kemampuan Irfan dalam mengobati penyakit ini terjadi sejak, Kamis 12 Februari lalu.
Anak pasangan Nur Hasanah (40) dan Moh Sumar (55) yang kesehariannya sebagai wiraswasta ini sebelum mendapatkan batu hitam ajaib mengaku bermimpi kedatangan 3 pria memakai surban. Di dalam mimpi itu, salah seorang diantaranya memberikan uang Rp 1.000 untuk membeli air mineral.
Namun, uang yang diterima dalam mimpinya berubah menjadi batu hitam, dan pria dalam mimpinya itu berpesan agar dijadikan media untuk pengobatan segala macam penyakit.
"Irfan terbangun. Lalu, bercerita isi mimpinya itu dan di genggaman tangan kanan terdapat batu hitam," terang Nur Hasanah, ibu Irfan pada wartawan di rumahnya, Jumat (20/2/2009).
Awalnya, Nur Hasanah sedikit ragu dengan kejadian anaknya. Namun, di sisi lain ingin mencoba kehebatan batu hitam yang tiba-tiba ada dalam genggaman tangan putra sulungnya itu.
"Pertama kali saya coba pada tetangga yang merasakan sakit ngilu. Dengan cara dicelupkan ke air putih lalu diminumkan. Hasilnya terbukti sembuh," ujarnya.
Lambat laun, kabar pengobatan yang dilakukan Irfan Maulana yang dibantu ibunya meluas. Setiap hari selalu ada pasien baik dari tetangga dekat maupun tetangga desa yang minta diobati. "Ada yang sudah kembali sampai 2 kali dan penyakit yang diderita sembuh," paparnya.
Cara pemgobatan yang dilakukan oleh Irfan ini tidak jauh beda dengan apa yang dilakukan Ponari dukun cilik asal Jombang. Air putih yang sudah dicelupkan batu hitam tinggal diminumkan pada pasien yang menderita penyakit.
Menurut pengakuan Nur Hasanah, jenis penyakit yang sudah diobati anaknya mulai dari penyakit ringan hingga kencing manis. Setiap tamu yang datang ada yang memberi uang ke Irfan Maulana antara Rp 1.000 sampai Rp 5.000 per orang.
"Sejak 3 hari terakhir ini, pasien mulai banyak berdatangan secara bergantian. Ya, antara 20 sampai 30 orang setiap harinya," pungkasnya.
(bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga :
- Dukun Calik Sakti
Demi Pengobatan, Ponari Hanya Sekolah Tiga Jam - Berangkat Sekolah, Ponari Dielu-elukan Seperti Artis
- Masuk Sekolah, Ponari Dikawal Ketat Bak Pejabat
- Praktek Dukun Cilik Ponari Libur, Warga Tetap Berjubel
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


