Suroboyoan
- Detiker berbagi untuk Pen... wongsemprul
- ANDA MENGALAMI EJEKULASI ... kangpendi41
- Free...!!! 10 Tips Langsi... merlion
- [Khusus] Kenalan... henry9099
- selamat pagi... bukan_janda
- selamat siang... henry9099
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 20:38 WIB
Mie Instant Hasil Bajakan Diamankan -
Selasa, 09/02/2010 20:23 WIB
Pilwali Surabaya
Risma Makin Rajin 'Gerilya' di PDIP -
Selasa, 09/02/2010 17:56 WIB
Pilwali Surabaya
BM PAN Dukung Arif Afandi -
Selasa, 09/02/2010 17:45 WIB
Baksos DSC untuk Eka Putra
Dompet Amal Detikers Kumpulkan Rp 5,425 Juta -
Selasa, 09/02/2010 17:13 WIB
Sosialisasikan UU Lalin, Speaker Imbauan Dipasang di Perempatan Jalan
Indeks Berita
Rabu, 18/02/2009 10:33 WIB
Heboh Batu Petir Jombang
PWNU: Jangan Dilarang, Itu Hidayah untuk Membantu Orang Lain
Irawulan - detikSurabaya

Ponari Saat Memberikan Pengobatan/File
Surabaya -
Praktek pengobatan alternatif dengan menggunakan media batu petir yang dilakukan Ponari dan Dewi Sulistyowati tidak perlu dilarang. Namun, masyarakat tidak boleh mendewakan batu petir milik kedua bocah itu.
Hal tersebut disampaian Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Timur, Romadlon saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Rabu (18/2/2009).
"Kalau haram tidak. Boleh-boleh saja asalkan tidak mendewakan batu," kata Romadlon.
Batu milik Ponari dan Dewi menurut Romadlon hanya sebatar perantara. Namun semua tetap kembali kepada Allah SWT. Karena cara berobat yang dilakukan mereka sama ketika minum obat. Manusia kemudian sembuh itu karena ada kebersamaan antara Tuhan yang menginginkan kesembuhan.
"Yang menghentikan adalah Tuhan. Namun orang dianjurkan jangan sepenuhnya percaya dengan batu itu. Batu tersebut hanya perantara," ungkapnya.
Romadlon menambahkan, fenomena batu petir di Jombang akan hilang dengan sendirinya. Karena apa yang dipunyai oleh Ponari dan Dewi adalah nikmat yang diberi Tuhan SWT.
"Tidak perlu dilarang, biarkan saja itu nikmat yang Allah berikan pada seseorang. Nikmatnya lewat Ponari dan Dewi diberi hidayah membantu orang lain," tandasnya. (bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Heboh Batu Petir Jombang
PWNU: Jangan Dilarang, Itu Hidayah untuk Membantu Orang Lain
Irawulan - detikSurabaya

Ponari Saat Memberikan Pengobatan/File
Hal tersebut disampaian Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Timur, Romadlon saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Rabu (18/2/2009).
"Kalau haram tidak. Boleh-boleh saja asalkan tidak mendewakan batu," kata Romadlon.
Batu milik Ponari dan Dewi menurut Romadlon hanya sebatar perantara. Namun semua tetap kembali kepada Allah SWT. Karena cara berobat yang dilakukan mereka sama ketika minum obat. Manusia kemudian sembuh itu karena ada kebersamaan antara Tuhan yang menginginkan kesembuhan.
"Yang menghentikan adalah Tuhan. Namun orang dianjurkan jangan sepenuhnya percaya dengan batu itu. Batu tersebut hanya perantara," ungkapnya.
Romadlon menambahkan, fenomena batu petir di Jombang akan hilang dengan sendirinya. Karena apa yang dipunyai oleh Ponari dan Dewi adalah nikmat yang diberi Tuhan SWT.
"Tidak perlu dilarang, biarkan saja itu nikmat yang Allah berikan pada seseorang. Nikmatnya lewat Ponari dan Dewi diberi hidayah membantu orang lain," tandasnya. (bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Pakar ITS: Penyembuhan Batu Petir Itu Sugesti
- Akhirnya Gubernur Soekarwo Bicara Dukun Cilik Sakti Ponari
- Belum Terbukti Manjur, Dukun Cilik 'Sakti' Tetap Didatangi Pasien
- Harapkan Berkah, Warga Datangi Pohon Pisang Menangis
DETIKSURABAYA.COM
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com
Jl. Jimerto 17 A Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Telp/ Fax: 031 547 4465
Iklan & Promosi:
Telepon : 031 546 0475 | Faks : 031 547 4465
Email : iklan[at]detiksurabaya.com, event[at]detiksurabaya.com


